Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Patah Hati


__ADS_3

"Kakak ia benar-benar meninggalkan ku". Keara menelpon Ariani.


"Kenapa Kea?".


"Besok akan ku ceritakan pada mu kak". Keara menutup telepon.


Ariani ingin menemui Keara. ia meminta izin pada Bram. Bram menyuruh Hyuk mengantar Ariani. Ariani mendengus kesal pada suaminya. ini masalah Keara dan Hyuk, ia ingin tahu kenapa mereka berpisah. Ariani ingin membicarakan si asisten kulkas itu tapi Bram malah meminta si kulkas menemaninya.


"Tidak perlu sayang, bisakah aku pergi sendiri?"


Ariani melirik Hyuk tajam.


"Tidak boleh, biar Hyuk yang menjemput gadis itu kemari". Kata Bram sembari sibuk dengan ponselnya. Ariani ingin menepuk jidatnya ia kesal pada Bram.


"Tidak perlu, aku sudah tidak berminat pergi sayang!". Ariani meninggalkan Bram dan Hyuk di ruang kerja Bram.


"Ariani kenapa?". Bram mengalihkan pandangannya dari ponsel ke istrinya yang berwajah cemberut dan pergi. Hyuk terdiam, ia jelas tahu kenapa Ariani ingin bertemu Keara.


***

__ADS_1


Hyuk duduk di ruang kerjanya di gedung Admaja Group. ia terlihat sibuk dengan laptopnya. Hyuk membaca beberapa email yang baru saja masuk. tak sengaja ada email lama yang terbaca. email berisi foto dari Keara. Hyuk memandangi foto itu.saat itu Keara terlihat bahagia menggamit lengan Hyuk dengan manja. Hyuk menyandarkan kepalanya di sandaran kursi. ia memejamkan matanya mengenang hubungannya dengan Keara yang kini telah berakhir. baru kali ini Hyuk merasakan patah hati dan itu cukup menyakitkan.


Hyuk memandang Keara dari kejauhan. ia melihat gadis itu sedang berjalan keluar dari tempat kerjanya. Keara nampak berjalan menuju taman. ia mengeluarkan sepotong sandwich dan memakannya sambil menangis tersedu. Hyuk yang melihatnya merasa iba dan sedih. ia memberi luka pada gadis itu. Hyuk menjauh menuju mobilnya.


***


Baru kali ini Keara merasakan hampa dan kosong dalam jiwanya. patah hatinya dengan Hyuk begitu dalam. ia tak bisa berbuat apa-apa. Keara menunduk menghapus sisa air matanya.


Tak bisakah kau bertemu dengan ku dan memperjuangkan hubungan kita. Keara.


***


"Lepaskan, aku bisa berjalan sendiri". Kata Hyuk pada pengawal itu. ia berjalan menuju kamarnya, menutup pintu dengan keras. tuan Ma berjalan dengan tongkatnya, memandang mengawal yang tadi memapah Hyuk masuk ke dalam rumah.


"Tuan muda sepertinya sedang kesal tuan". Kata pengawal itu pada tuan Ma.


"Biarkan dia". Tuan Ma kembali kekamarnya untuk beristirahat.


Sementara Hyuk tergeletak di lantai kamarnya. ia melepas jas dan dasinya, melemparkannya ke pintu.

__ADS_1


"Sial!! ". Teriaknya sembari meninju lantai.


Bram menghubungi ponsel Hyuk tapi tak ada balasan.


"Mereka mengakhiri hubungannya sayang". Ariani meraih ponsel Bram dan meletakkannya di meja. nencoba mengalihkan perhatian Bram dari ponselnya.


"Siapa?".


"Siapa lagi kalau bukan Tuan Hyuk dan Keara".


Bram terdiam, ia tak tahu karena Hyuk tak menunjukan gejala orang patah hati, Hyuk terlihat seperti biasanya.


"Benarkah?". Bram meletakkan ponselnya ia tidak jadi menghubungi Hyuk.


"Sedih rasanya, aku berharap banyak pada hubungan mereka sayang".


Bram menggaruk rambutnya. ia tidak paham harus bersikap bagaimana di situasi seperti ini. bagi Bram pata hati adalah hal yang wajar dan akan pulih seiring berjalannya waktu.


"Sudahlah biarkan mereka dengan keputusannya, kita tidak perlu ikut campur". Bram gemas melihat istrinya itu. Ariani masib belum bisa terima ia masih ingin Hyuk dan Keara kembali memperbaiki hubungan mereka.

__ADS_1


__ADS_2