Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Yang di mabuk cinta


__ADS_3

Bram memandangi Ariani tanpa bosan. ia rindu sekali dengan Ariani. Ariani mengecup bibir Bram lalu mereka tertawa. Bram membalas mencium lama bibir Ariani. mereka sedang terbuai melepas kerinduan. Bram menciumi leher Ariani. dada dan perut gadis itu. Ariani membelai rambut Bram menyisirnya dengan jari. Bram semakin tak bisa menahan diri. ia ******* bibir Ariani hingga Ariani susah bernafas. Bram menarik ikat rambut Ariani. kini rambut ikal itu tergerai indah. Bram menciumi leher Ariani lalu ke wajah dan ke bahu. baju tidur Ariani terbuka dan Bram sudah leluasa mencumbunya. Ariani berdebar ketika Bram menindih tubuhnya. tangannya sudah bergerilya kemana mana. ia sekarang bermain main di area dada Ariani. Ariani tersentak dan menggigit bibirnya. Bram melepas baju dan celananya ia membuat Ariani di mabuk kepayang hingga keduanya merasa lelah dan tertidur.


***

__ADS_1


Paginya Bram langsung mandi. pagi ini ia harus berangkat lebih awal karena ada meeting penting. Ariani sibuk menyiapkan stelan jas dan dasi yang pas untuk Bram. ia bergegas mengeringkan rambut Bram dan menatanya rapi. lalu mengancingkan keja Bram dan memakaikan dasi. rutinitas yang paling di sukai Bram saat Ariani memakaikan dasi untuknya. ia bisa bebas memandangi wajah Ariani. pagi ini Ariani mengenakan kaos putih ketat dan rok pendek diatas lutut. rambut ikalnya di ikat kesamping memperlihatkan leher putihnya. Bram tersenyum mengecup leher Ariani. meninggalkan tanda di sana. Bram menahan saat Ariani akan turun dari bangku kecilnya. Bram mengangkat kaos putih Ariani dan nampak dua buah bukit faforit Bram. ia menyeringai meremas dan memainkannya. Ariani menahannya mengepalkan tangan.


"Bukankah kau ada meeting sayang?", tanya Ariani terbata saat Bram mencium dan menghisap bukitnya. Bram tak bergeming ia malah asyik sendiri tak memperdulikan ocehan Ariani. Bram menyibak rok Ariani dan melepas ikat pinggangnya. Ariani tau sepertinya Bram akan berangkat siang. Bram mengangkat Ariani dalam gendongannya membalikan tubuh Ariani menghadap meja rias dan ia melakukan dari belakang Ariani. Ariani tersengal tanganya mengacak perlengkapan make up hingga terjatuh semua ke lantai. Bram semakin liar dengan aksinya. ia mendorong tubuh kecil Ariani menekuk kedua tangan Ariani kebelakang dan dengan satu tangannya ia menggenggam tangan Ariani. satu tagannya membuka resleting celana dan Bram sekarang bebas melakukan apa saja.

__ADS_1


Hyuk melihat jam di tangannya. Bram belum juga turun dari kamar. Hyuk tau apa tang terjadi pada tuannya, ia segera berangkat sendirian ke kantor. mewakili meeting besar pagi ini yang harusnya di pimpin Bram.


kembali pada Bram dan Ariani. keduanya terduduk di depan meja rias. Bram mengelus rambut ikal Ariani. keduanya hanya terdiam.

__ADS_1


"Aku ingin kau hamil dan memberiku keturunan", Bram menatap mata Ariani.


"Jadi lepas kontrasepsi yang kau pakai selama ini, aku tidak akan pernah meninggalkan mu Ariani", Bram memeluk Ariani dan mendekapnya. air mata Ariani meleleh di pipi halusnya.

__ADS_1


__ADS_2