Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Perampokan


__ADS_3

Bram dan Hyuk baru saja menyelesaikan meeting siang itu. Petra dengan tergesa-gesa memasuki ruang kerja Bram.


"Kau sudah mendengar berita?". Petra menghadap wajah Hyuk. nafasnya terengah karena panik. Bram melihat adiknya seperti orang gila.


"Keluarga Bestari kerampokan besar dan mereka di habisi oleh perampoknya!".


Bola mata Hyuk membesar. mata sipitnya memoerlihatkan kecemasan. Hyuk melihat ke arah Bram tanpa bicara. ia meminta izin dengan pandangan matanya yang penuh kecemasan. Bram mengangguk.

__ADS_1


"Pergilah". Kata Bram. ia tahu siapa yang Hyuk cemaskan. sudah pasti gadis itu.


"Kak bolehkah aku ikut dengannya?". Petra memohon pada kakaknya agar di izinkan ikut Hyuk ke rumah keluarga Bestari. Bram mengangguk pasrah, di cegah pun percuma.


Hyuk tiba di lokasi perampokan. polisi sedang berjaga dan memeriksa barang bukti serta rekaman cctv di rumah itu. Dewan Bestsri dan istrinya tergeletak di lantai dengan luka karena sabetan benda tajam. sementara Keara yang barunsaja tiba dinrumahnya langaung histeris dan mencari Cecilia. satu-satunya anggota keluarganya yang masih tersisa. Cecilia di bawa ke rumah sakit karena menderita trauma. ia tidak terluka karena bersembunyi di gudang rahasia di rumah itu. ayah dan ibu mereka tidak sempat untuk lari atau bersembunyi. Keara menangisi jasad ayah dan ibunya. Hyuk dan Petra berjalan mendekat pada Keara. sekali lagi Hyuk menatap sorot mata yang penuh ketakutan dari Keara. gadis itu berdiri dari jongkoknya dan memeluk Hyuk. ia menangis sejadinya di dada Hyuk. Petra yang melihatnya ikut iba. ia tidak merasa cemburu karena dari awal ia tahu Keara masih mencintai Hyuk. Hyuk mengusap halus rambut Keara dan menepuk pelan bahu gadis itu. ia mencoba menenangkan dan memeberi kekuatan pada Keara.


"Cecilia di rumah sakit, ayo kita kesana". Kata Keara di tengah isak tangianya. Hyuk mengangguk dan mengantar Keara menuju rumah sakit. Petra mengikuti keduanya dengan mobilnya. ia juga ingin tahu keadaan Cecilia.

__ADS_1


Di rumah sakit Cecilia nampak tertidur di ranjang. wajah nya pucat. ia menderita trauma sikis dan harus berobat pada ahlinya. ia akan di terapi dan di obati agar kesadaran mentalnya segera pulih. Keara mengecup kening kakaknya dan memeluknya erat. airmatanya tak bisa di bendung. kini hanya tersisa mereka berdua. Hyuk melihat Keara tak berdaya. ia ingin melindungi gadis itu dengan nyawanya. terlalu banyak luka dan kesedihan yang di alami Keara.


Keara berjalan pelan menyusurinlorong rumah sakit bersama Hyuk yang tidak melepaskan tangannya. lelaki itu menggenggan tangan Keara agar gadis itu tahu kalau ia masih memiliki seseorang lagi dalam hidupnya.


"Aku harus bagaimana sekarang?". Keara menatap Hyuk. wajahnya antara kebingungan, panik dan sedih membaur jadi satu. Hyuk memeluknya.


"Jangan cemas ada aku di sisimu. aku tidak akan meninggalkan mu". Bisik Hyuk.

__ADS_1


Hyuk mengantarkan Keara mengurus semua jntuk pemakaman kedua orang tua angkatnya. Hyuk dan Petra sigap membantunya.


keesokan harinya Hyuk mengantarkan Keara ke apartemennya. gadis itu terlihat pucat dan lemas. ia sama sekali tidak makan dan minum dari kemarin. Hyuk membaringka Keara di kamarnya. ia melangkah ke sofa dan duduk disan. ia terpikir tentang sebuah pernikahan. Hyuk menyesal telah menyakiti Keara. kini ia akan menebusnya, Hyuk akan menikahinya dalam waktu dekat ini. Hyuk kembali ke kamar Keara dan melihat kondisi Keara. ia memakaikan selimut pada Keara yang sedang terlelap.


__ADS_2