
Sementara itu ..
" Apa aku boleh menanyakan sesuatu ? " Seru Devan
Melda melirik datar , " bukan biasanya kau bisa langsung bicara tanpa bertanya " ucap Melda
Devan tersenyum , " benar juga , apa yang membuat mu menolak ku ? "
" Kau yakin ingin mendengar alasan nya ,"
" Ehm , " Devan melihat Melda
" Pertama aku tidak suka bocah seperti mu , kedua aku tidak suka berhubungan Dengan bocah , ketiga pokoknya aku tidak suka ! , Jadi jangan membuat diri mu terluka nantinya akan hal ini "
" Kaka yakin hanya itu ? , Bukan karena hati mu sudah memiliki pemilik nya ?. Kuharap aku bukanlah pelampiasan "
" No komen " ucap Melda tak ingin menjawab dan memalingkan wajahnya menatap jendela mobil .
"Brugggg !! " Kencang pintu mobil di tutup Ahyar sesampainya dia di kingdom IT lalu masuk ,
Sedangkan raii yang juga tiba secara bersamaan tepat di belakang nya hanya mengerutkan kening melihat ahyar lalu berjalan menyusul nya tanpa Ahyar sadari .
Dan mereka pun kembali bersibuk dengan pekerjaan mereka , bersama ahyar yang tak sedang merasa dirinya good , ya bisa di katakan mungkin dirinya seperti terombang ambil dengan hatinya sendiri bukan berarti ia tak mengerti apa yang sedang terjadi pada dirinya
***
Saat ini pukul 4 sore , raii dan ahyar sudah akan pergi meninggalkan kingdom IT lebih dulu karena tak ingin terjebak macet . Seperti biasa raii pergi ke toko bunga untuk menjemput qayla istri tercintanya ,
" suasana hati lu lagi kurang bagus kembali ? " ucap raii
" Biasa ajah " jawab Ahyar datar
" Baiklah .." sahut raii
Sampai tibalah mereka di toko bunga smiling flower ,
Raii tersenyum menghampiri qayla , " bagaimana keadaan mu sayang ? Apa perutnya masih keram ? " gumam raii
" Aku sudah baik-baik saja , terimakasih untuk obat dan makanan nya "
" Aku merindukanmu , " lirih raii
Ya bahwa kalimat kecil itu yang setiap hari raii katakan mampu membuat qayla tersipu bahkan dalam diam menyukainya " kau mengatakan itu setiap hari sedangkan kita juga bertemu setiap hari"
" Tapi begitulah kenyataannya sayang , aku terus ingin menghabiskan sepanjang hari ku setiap harinya hanya bersama mu, "
" Duh duh duh dunia bagaikan milik kali berdua doang ya , dan kita bertiga hanya menjadi nyamuk yang menonton adegan romantis suami istri ini ledek lifah . Eh tapi tunggu kayanya yang benar-benar cocok jadi nyamuk nya cuma aku ajah deh soalnya fream Melda sama Ahyar tuh kaya pasangan " seru lifah tersenyum menyenggol Melda
" Kau itu benar-benar ahlinya berbicara tanpa berpikiran terlebih dulu ! , jangan ngawur dan jangan bicara yang gak-gak ! . " Sanggah Melda tegas
Yang hanya di lihat Ahyar datar dan dingin ,
__ADS_1
" Siapa bilang kamu jadi nyamuk , aku sudah di sini " seru Ahmad yang baru saja datang
Membuat semua orang menoleh ,
Dengan malasnya lifah langsung segera berbalik setelah menoleh dan pergi meninggalkan nya ,
"Lif , lif tunggu dong , maafin aku ! Jangan marah terus dengan ku " ucap Ahmad mengejar lifah
" Sebaiknya kamu pergi saja jika masih menganggap dirinya mu tidak salah ."
" Baiklah aku akui kalau memang aku salah dan aku juga akan meminta maaf tapi tolong jangan marah terus dengan ku . aku tidak bisa jika kau terus marah dan tak ingin bertemu dengan ku , "
" Benarkah ? , Tapi tolong jangan mengulangi kejadian seperti ini lagi dengan siapapun itu . "
" Iyah aku janji " Ucap Ahmad lalu ia menghampiri raii
Lifah , Melda dan qayla tersenyum mendengar Ahmad yang ternyata ingin meminta maaf
" Sorry untuk tempo hari , " seru nya memeluk raii sok akrab lalu berbisik
" jangan harap gua bakal minta maaf dengan kalian , gua sama sekali tak merasa salah karena gua jauh lebih baik dari kalian . " Ujar Ahmad yang bukannya benar-benar minta maaf ia malah bertindak lebih menjengkelkan ,
" Cih , bahkan sekalipun kau tengelam pasti hanya mulut besar mu lah yang selamat ! " Ucap raii tersenyum sinis melepas pelukan Ahmad
Dan Ahmad pun kini bergantian jabat tangan dengan Ahyar lalu hendak memeluk nya juga tapi Ahyar segera menolaknya dingin . " kau salah jika berurusan dengan ku ! , Bahkan acting mu begitu buruk ! " ucap Ahyar memiringkan senyum nya yang dingin dan mengintimidasi di dalamnya
Lifah pun tersenyum , " gua berharap kalian bisa memaafkan ka Ahmad " seru lifah
" Tidak masalah . " Ucap raii datar pergi menghampiri qayla
Lalu mereka pun bersiap-siap pulang , lifah dan Ahmad sudah pergi duluan meninggalkan toko bunga , sementara itu ..
" Mel , pulang nya bareng kita saja ya dari pada naik taxi " seru qayla
" terimakasih qay tapi aku naik taxi saja , lagi pula arah rumah kita kan berbeda " Jawab Melda yang hanya di tatap Ahyar
" Saya melewati arah mu jadi sekalian saja " ucap Ahyar
" Tidak usah terimakasih " sahut Melda . Qay , Kalau begitu aku duluan yah ujar nya lalu pergi menaiki taxi
mereka pun akhirnya pergi ..
Keesokan pagi harinya , di meja makan
" Sayangg , " lirih raii manja memeluk qayla
" Ehm .." gumam qayla menatap sarapan
" Aku ingin makan siang berdua dengan mu , " seru raii
" Eumm , seperti nya tidak bisa karena siang ini lifah dan Melda sudah mengajak ku makan siang bersama mereka , Duduklah sarapan nya sudah siap "
__ADS_1
" Ehfff , " hembusan nafas raii tak bersemangat lalu duduk
Mereka menghabiskan sarapannya , " sayang nanti aku tidak bisa ikut mengantar mu , karena aku harus bertemu klien "
Dan datanglah Ahyar menjemput ,
" Yar , lu antarkan Qayla . Gua pergi bawa mobil sendiri " ucap raii
" Ehm .." jawab nya
" Sayang , aku berangkat yah " seru raii mengecup kening qayla lalu pergi dengan mobil sport nya ,
Di susul ahyar yang mengantarkan qayla , " Ahyar , nanti kita mampir sebentar ke supermarket dulu yah " seru qayla
" Ehm " Sahut Ahyar
" Oh ya ada yang bilang kalau kita sedang merasa tidak baik-baik saja dan merasa tidak menemukan jawaban . Cobalah untuk jujur , jujur dengan apa yang di rasakan hati karena tubuh mu bisa saja berbohong sedangkan hati tidak " gumam qayla
Ahyar hanya terdiam , dan merubah pandangan fokus menyetir lurus kearah depan sampai berhenti lah mobil ahyar di depan Supermarket
" Perlu di antar ? " Ucap ahyar
" Aku akan kedalam sendiri , apa ada yang mau di titip ? "
" Tidak .. " sahut Ahyar
Dan qayla pun masuk Supermarket , ia membeli beberapa bahan masakan lalu kembali kemobil dan pergi menuju toko bunga milik nya
Sesampainya di toko , " terimakasih " seru qayla lalu bergegas masuk ke dalam toko .
" Assalamualaikum .. " ucap qayla
" Wihh , banyak sekali . Tumben membeli ini semuanya " seru lifah
" Waalaikummusallam , jawab Melda . Orang tuh ya kalau ngucapin salam itu di jawab !
" hehe maaf-maaf , waalaikummusallam " ujar lifah
Qayla tersenyum , " eum aku ingin memasakan makan siang untuk raii . " gumam qayla
" Ahayyy pasutri satu ini membuat iri , nona raii Nugraha " ledek lifah
" Kau ini bisa saja "
Melda ikut tertawa , sebelum akhirnya mereka bersibuk
***
-
-
__ADS_1
jangan lupa like vote dan komenya ☺️🌻