
Balqis dan Aksa turun dari mobil dan menuju pintu utama. Kebetulan pintu rumah di buka dan Balqis melihat Zahra ada di ruang tamu sambil mengaji sedangkan kedua anaknya lagi belajar di depan Zahra.
"Assalamu'alaikum." Ujar Balqis.
"Waalaikumsalam. MasyaAllah Balqis, sini masuk." Ucap Zahra tersenyum sambil menutup Al Qur'annya dan menaruhnya di lemari.
Setelah itu Zahra menghampiri Balqis sambil berjabat tangan dan mencium pipi Balqis kanan kiri. Sedangkan kepada Aksa, Zahra hanya menaruh tangannya di dada karena ia tak mungkin berjabat tangan dengan laki laki yang bukan mahromnya.
"Sini duduk. Mau minum apa?" Tanya Zahra ramah.
"Gak usah, soalnya aku di sini cuma sebentar kog." Jawab Balqis yang sudah duduk di kursi bersama suaminya.
"Kakak, ayo salim dulu sama om dan tante. Belajarnya lanjutin nanti aja." Ujar Zahra melihat Axel dan Alexa yang masih fokus sama belajarnya sampek gak sadar ada tamu. Mulai hari ini Zahra akan memanggil Axel dan Alexa kakak karena bentar lagi ia akan memberikan adik untuk mereka berdua.
"Iya umy." Ujar Axel. Ia langsung menyalim tangan Aksa tapi tidk dengan Balqis.
"Maaf ya tan, mulai sekarang aku gak bisa jabat tangan tante lagi karena kata aby bukan muhram. Jadi gak boleh nyentuh lawan jenis." Ucap Axel memberikan penjelasan.
"Iya sayang, gak papa. Tante ngerti." Jawab Balqis tersenyum.
Sedangkan Alexa yang dari tadi diam langsung mencium tangan Balqis tapi tidak dengan Aksa.
__ADS_1
"Tante bawa apa tuh?" tanya Alexa melihat Balqis memegang kantong kresek berwarna pink.
"Oh ini. Ini baju untuk Alexa dan Axel. Ini sayang." Ujar Balqis sambil memberikan baju untuk Axel dan Alexa.
"Makasih ya tante." Ucap Axel dan Alexa bersamaan.
"Iya sayang sama sama." Ujar Balqis.
"Kenapa repot repot beliin mereka baju Balqis." Ucap Zahra yang gak enak hati.
"Gak repot kog. Tadi kebetulan pergi ke Mall terus beli baju Couple buat aku dan Mas Aksa. Lalu ada baju kembar bagus, aku rasa cocok buat mereka. Jadi aku beli." Ujar Balqis.
"Makasih ya....." Ucap Zahra.
"Iya sama sama." Ujar Balqis tersenyumm.
"Oh dia belum pulang. Katanya masih ada di jalan." Jawab Zahra.
"Terus kalau bunda di mana?" tanya Balqis.
"Dia pergi ke resto ke luar kota. Biasanya kalo pergi keluar kota, bunda pasti nginep. Soalnya kan bunda juga sudah membuka cabang resto di beberapa kota jadi seminggu sekali bunda pasti akan keluar kota untuk mengecek restonya." Jawab Zahra.
"Oh gitu. Iya sudah kalo gitu, aku pamit ya." Ucap Balqis.
"Kenapa sebentar banget?" tanya Zahra.
__ADS_1
"Kan cuma mampir sebentar buat ngasih baju untuk Axel dan Alexa." Jawab Balqis.
"Tapi ini bentar lagi Adzan Maghrib lho. Apa gak sebaiknya sholat Maghrib di sini?" tanya Zahra.
"Gak usah, nanti biar kami sholat di jalan aja pas Adzan. Kan banyak masjid yang ada di pinggir jalan." Jawab Balqis.
"Oh gitu, iya udah hati hati ya." Ujar Zahra sambil berjabat tangan lagi dengan Balqis. Begitupun dengan Axel dan Alexa. Axel mencium tangan Aksa dan Alexa mencium tangan Balqis.
"Makasih ya om, tante. Kapan kapan boleh kan aku main ke rumah om dan tante?" tanya Alexa dengan wajah imutnya apalagi hijab yang ia pakai membuat Alexa tambah imut layaknya boneka.
"Iya sayang, gak papa. Tante dan om akan tunggu kedatangan kalian di rumah." Jawab Aksa tersenyum ramah, dia sangat gemas melihat dua bocah yang sangat sopan dan ngerti etika di usianya yang masih kecil.
"Makasih ya tan, nanti aku akan bilang ke aby buat mengantarkan aku ke rumah om dan tante." Ujar Axel.
"Iya, nanti kabari om dan tante ya kalau mau ke rumah. Biar tante bisa masakin dan buat kue banyak untuk kalian." Ucap Balqis.
"Oke." Ujar Axeld an Alexa senang.
"Aku pamit pulang dulu ya Zah. Assalamu'alaikum."
"Waalaikumsala. Hati hati di jalan." Ujar Zahra. Dan Balqis hanya menjawabnya dengan anggukan kepala. Setelah Balqis dan Aksa masuk ke dalam mobil meninggalkan rumah Zahra. Tak lama kemudian Adzriel datang.
__ADS_1