
di saat mobil bagas, melintas ke rumah cinta, cinta melihat nya.
" mah.. mah.. ?? " ( cinta) ia berteriak.
" ada apa sih, kamu teriak teriak gitu.. ?? " ( mamah cinta) ia berlari, terpogoh pogoh.
" mah, itu mobil nya bagas kan,mereka mau kemana. ?? " ( cinta) ia pun menunjuk mobil bagas.
mamah cinta pun melihat arah telunjuk sang istri.
" iy ya, mereka mau kemana.. ?? " ( mamah cinta) penuh dengan penasaran.
" mungkin, mereka mau jalan jalan. ?? " ( cinta) ia sangat pesimis, engga mungkin kalau bagas, sedang jalan jalan saja.
" iya mudah mudah han aja, tapi untuk memasti kan saja, gimana kalau kita bertanya sama ira.. ?? " ( cinta)
" ia boleh juga, iya udah kamu tanya aja ke sana.. ?? " ( mamah cinta)
cinta pun mengangguk dan, dan menuju ke rumah bagas, untuk memasti kan.
di saat ira akan masuk ke rumah nya, ada yg memanggil nya, ira pun menoleh.
" ada apa.. ?? " ( ira) dengan sedikit ketus.
" aku cuman mau nanya aja.. ?? " ( cinta)
" nanya apa.. ?? ( ira)
" bagas sama keluarga nya mau kemana.. ?? " ( cinta)
" perlu aku jawab.. ?? " ( ira)
" tinggal jawab aja, jangan banyak basa basi.. ?? " ( cinta)
" kalau aku engga mau jawab gimana.. ?? " ( ira)
" kamu nyebelin ya.. ?? " ( cinta) sudah mengepal kan tangan nya, menahan kekesalan.
" kenapa sih, susah banget, tinggal bilang aja, bagas sekarang kemana. ?? " ( cinta)
" maaf, informasi nya mahal.. ?? " ( ira) langsung masuk ke dalam rumah, dengan membanting kan pintu.
membuat cinta tersentak kaget.
" ira, ke luar kamu. ?? " ( cinta) ia sedikit berteriak.
tapi sayang ira, sama sekali tidak menggubris nya.
__ADS_1
membuat cinta, tambah kesal, dan ia memutuskan untuk pulang saja, nanti lain waktu ia akan datang lagi.
di saat ia akan meninggal kan, kediaman bagas, iya berpapasan dengan iya.
iya hanya menatap sekilas, dan berlalu begitu saja.
" tunggu.. ?? " ( cinta)
iya pun menoleh, ke arah cinta.
" ada apa.. ?? " ( iya) dengan tatapan sinis, ia tah siapa cinta, ia anggap musuh, karena iya menyukai laki laki yg sama.
" kamu tau bagas kemana.. ?? " ( cinta)
iya pun langsung menatap ke arah halaman, dan terlihat di sana tidak ada mobil bagas, ia pun mengkerut kan kening nya, karena ia baru saja dari pasar untuk membeli baju,supaya bagas melirik nya .
" he.. ?? di tanya kenapa malah melamun. ?? " ( cinta) sedikit menaik kan nada suara nya.
iya pun tersentak, dan menatap ke arah cinta.
" aku engga tau, kamu engga liat kalau aku habis dari luar.. ?? " ( iya) tak kalah tajam nya, ia menatap cinta,dan mengangkat keresek ke arah cinta.
cinta pun terdiam, dan menatap ke arah iya, dan terlihat iya membawa keresek hitam, tanpa banyak kata, cinta pun meninggal kan iya.
iya hanya menggeleng geleng kan kepala nya saja, saat melihat ke lakuan cinta.
" apa ia pulang, bukan nya nanti siang mereka pulang, ko sekarang sudah pada pulang. " ( iya ) ia bermonolog dalam hati.
ia pun membuka pintu, dan hanya sang kakak yg sedang beberes rumah.
ira pun menoleh ke arah sang adik, hanya beberapa detik, ia pun melanjut kan kembali pekerjaan nya.
" ko sepi teh.. ?? " ( iya) ia berasa basi, karena ia ingin tahu bagas kemana, mudah mudah han apa yg ia pikir kan, tidak terjadi.
" mereka, sudah pulang.. ?? " ( ira) tanpa menoleh, ia masih asyik dengan beberes.
" kamu sekarang buka loundry, biar ini urusan teteh.. ?? " ( ira)
iya hanya menjawab dengan angguk kan saja, ia malas berucap, karena ia merasa kecewa, karena apa yg ia bayang kan, hanya menjadi angan angan saja.
" tapi suatu saat kan bagas akan ke sini lagi, jadi aku akan berusaha mengambil hati bagas, semangat ira.. ?? " ( ira) ia berusaha menyemangati diri nya, dan ia pun membuka loundry, ia membersih kan dan memberes kan nya.
berbeda dengan cinta ia menuju ke rumah dengan hati yg dongkol, ia sedikit menggerutu.
mamah cinta, yg lagi menyapu halaman, mengkerut kan kening nya, saat melihat sang anak, memanyun kam bibir nya.
" kamu, kenapa.. ?? " ( mamah cinta)
__ADS_1
cinta pun menuju ke arah nya, dan berhenti di depan nya.
" aku kesal mah, sama ira dan adik nya itu.. ?? " ( cinta)
" kesal kenapa.. ?? " ( mamah cinta)
" mereka engga memberitahu kalau bagas dan keluarga nya kemana.. ?? " ( cinta) ia memanyun kam bibir nya.
" apa ko bisa sih, mereka engga memberitahu.. ?? " ( mamah cinta) ia sedikit meninggi kan suara nya, dan tidak Terima, sang anak di perlakukan seperti itu.
" bener mah, apalagi si ira, ia sangat sewot banget sama aku, selain itu ia membanting kan pintu sangat keras, di depan aku mah, membuat aku kaget.. ?? " ( cinta) ia mengadu ke arah sang mamah, karena ia benar benar malah, atas sikap ira, yg sangat menjatuh kan harga diri nya.
" kurang ajar, dia belum tau siapa kamu, jangan jangan macam deh, dia itu emang nya siapa, dia di sini itu hanya menumpang..?? " ( mamah cinta) ia sedikit meninggi kan suara nya.
" iya mah, makan nya mamah yg menanyakan, kalau ke aku dia engga akan takut. " ( cinta)
mamah cinta pun mengangguk, dan memberi kan sapu lidi nya ke arah sang anak.
tak menunggu waktu lama, mamah cinta pun sudah sampai ke rumah bagas.
" mana kaka kamu.. ?? " ( mamah cinta) ia membentak iya.
iya mengkerut kan kening nya, dan menatap ke arah mamah cinta.
" ada apa, nanyain saya.. ?? " ( ira) yg muncul dari arah samping, karena ia baru membersih kan halaman, dan mendengar ada suara yg berteriak teriak, mencari nya, ia pun langsung menyimpan sapu nya, dan menuju ke orang yg mencari nya, ternyata itu mamah nya biang kerok.
" kenapa kamu engga memberitahu, anak saya, kalau bagas kemana, tinggal jawab aja, ko repot.. ?? " ( mamah cinta)
ira hanya menghela napas nya, ternyata masih berkepanjangan, hanya masalah ini.
" emang mau apa, tanya seperti itu.. ?? " ( ira)
" kamu tinggal jawab aja, apa susah nya.. ?? " ( mamah cinta ) ia berkacak pinggang.
" emang perlu ya, saya jawab.. ?? " ( ira) dengan jawab ban jutek nya.
" iya perlu , sekarang jawab aja pertanyaan saya. ?? " ( mamah cinta)
" emang mau apa, banyak pa bagas..?? " ( ira)
" bukan urusan kamu, sekarang cepet kasih tau bagas kemana.. ?? " ( mamah cinta)
" kalau engga mau, ngasih tau gimana.. ?? " ( ira)
" jadi kamu engga mau ngasih tau, kamu engga tau siapa saya di sini, saya bisa saja mengusir kamu, dari kampung ini, kamu kan bukan orang sini asli.. ?? " ( mamah cinta) ia meninggi kam suara nya.
ira pun bingung, dengan ancaman, yg di berikan oleh mamah cinta, mau tidak mau akhir nya, cinta pun memberitahu, kalau bagas pulang, membuat mamah cinta tersenyum sinis , karena ancaman nya berhasil, ia pun langsung pulang, di saat ia mendapat kan informasi.
__ADS_1