
Adzriel dan Zahra segera pergi ke kamar Aulia saat mendengar suara Ayunda yang berteriak begitupun dengan semua asistennya yang juga ikut ke kamar Aulia, takut jika ada apa-apa dengan majikannya.
"Ada apa nak?" tanya Zahra.
"Oma pingsan," jawab Ayunda yang ada di dekat Aulia. Memang tadi saat Ayunda membuka pintu, ia melihat Aulia yang tergeletak di lantai.
"Kita harus bawa bunda ke rumah sakit mas," ucap Zahra panik.
"Iya," ujar Adzriel yang langsung menggotong bundanya menuju mobil. Zahra dan Ayunda juga ikut menuju mobil. Ayunda dan Zahra duduk di belakang bersama Aulia yang ada di tengah-tengah mereka.
Sedangkan Adzriel duduk di depan menyetir mobilnya. Adzriel menyetir di atas kecepatan rata-rata.
\=\=\=\=\=\=
Sedangkan di rumah sakit, Alexa lupa untuk menjemput adiknya karena ia di sibukkan dengan pasien kecelakaan. Alexa tadi hanya istirahat sebentar, untuk makan siang dan sholat dhuhur setelah itu, ia kembali bekerja bersama Andi karena Vita libur lagi, entah kemana.
Tepat jam satu lewat 25 menit, Alexa baru keluar dari ruangan bersama Andi dan beberapa dokter lainnya.
Namun saat Alexa mau berjalan ke ruangannya, kakinya tergelincir, makhlum Naila menggunakan high heels dengan tinggi 7 cm. Untunglah Andi dengan sigap langsung membantunya dengan memegang pinggang Alexa sehingga Alexa gak sampai jatuh ke bawah.
__ADS_1
Namun saat adegan itu, tiba-tiba Adzriel dan Zahra melihatnya.
"Alexa," bentak Adzriel. Yah untuk pertama kalinya, Adzriel membentak putrinya itu hingga membuat Alexa kaget dan langsung mendorong Andi.
"Aby," ucap Alexa gemetar. Alexa gak menyangka kalau kedua orangtuanya melihat adegan yang tak seharusnya mereka lihat.
"Aby jangan mikir yang macam-macam, ini tidak seperti yang aby lihat. Tadi Mas Andi hanya ingin membantuku, karena aku tergelincir," ujar Alexa mencoba menjelaskan.
"Sudahlah, kita bahas itu nanti. Sekarang kamu bantu Oma dulu," ucap Zahra menengahi.
Alexa melihat Aulia yang di gendong oleh Adzriel. Alexa dengan sigap langsung mengambil brankar dan membawa Omanya masuk ke dalam ruang pasien. Alexa memeriksa Omanya dengan teliti.
"Oma gak papa Umy, Oma hanya kecapean. Oma juga gak perlu di rawat di sini, nanti jika Oma sudah siuman, Oma boleh pulang. Yang penting istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi, aku juga akan mengambilkan vitamin buat Oma," ucap Alexa yang berusaha bersikap biasa aja walaupun sebenarnya ia sangat takut melihat tatapan abunya yang terus mengarah kepada Alexa.
Alexa segera keluar ruangan untuk bisa bernafas lega, Alexa mengambil vitamin lalu masuk kembali ke dalam ruangan dan memberikan vitamin itu kepada Zahra Umy nya.
"Aby, Umy. A.. aku mau keluar dulu soalnya aku masih ada jadwal operasi 15 menit lagi, jadi aku mau siap-siap dulu." ucap Alexa bergetar sambil pergi tanpa menunggu jawaban kedua orangtuanya.
Ayunda yang mengerti dengan kondisi kakaknya langsung mengejarnya, kebetulan Alexa pergi ke ruangannya.
__ADS_1
"Kak?" panggil Ayunda
"Kenapa dek? Kenapa kamu gak bilang kalau aby dan Umy udah pulang?" tanya Alexa kecewa.
"Seharusnya aku yang nanya gitu kak, kenapa kakak gak bilang kalau aby dan Umy pulang hari ini? Lagian aku juga baru tau saat pulang sekolah, aby dan Umy jemput aku dan ketik sampai rumah, aku lihat Oma pingsan dan langsung membawanya ke sini."
"Maafin aku dek, aku lupa," jawab Alexa.
"Sudahlah kak, aku gak papa. Aku faham akhir-akhir ini kakak banyak fikiran, jadi aku gak mempermasalahkan itu semua. Sekarang yang paling penting adalah, bagaimana kakak menghadapi aby, karena setelah kejadian tadi. Aby pasti marah besar bahkan aku melihat ada tatapan kecewa di mata aby saat aby melihat wajah kakak," ucap Ayunda.
"Tapi tadi itu kejadiannya gak sengaja, Mas Andi hanya bantuin kakak yang hampir jatuh," ujar Alexa.
"Apapun alasannya, kakak sudah bikin aby dan Umy kecewa," ucap Ayunda.
"Sudahlah, kamu jangan menambah beban fikiran kakak. Lebih baik kamu ke ruangan Oma sekarang, kakak akan menyuruh suster juga untuk jaga Oma karena kakak sendiri masih ada jadwal operasi ntar lagi," ujar Alexa.
"Iya kak," Ayunda pun pergi dari ruangan kakaknya dan pergi ke ruangan Aulia yang masih belum sadarkan diri.
Alexa benar-benar kesal, ia gak menyangka bahwa kedua orangtuanya harus melihat adegan itu. Alexa gak tau apa yang harus ia lakukan.
__ADS_1
Alexa menangis dalam diam, walaupun tadi adalah kejadian yang tak di sengaja tapi tetap saja itu bikin aby dan Umy nya kecewa.