
Setelah pulang dari rumah Balqis, malamnya Axel dan Alexa gak bisa tidur karena seseorang yang sudah meneror Balqis dengan foto foto lama dan juga beberapa foto editan.
"Ka, bagaimana ini?" tanya Alexa.
"Entahlah, aku juga gak tau. Tapi kayaknya kita harus menyewa jasa orang lain." Jawab Axel.
"Maksudnya gimana kak, aku gak ngerti." Ujar Alexa.
"Kita harus mencari keberadaan tante itu dengan menyewa orang lain. Karena kalau kita cari sendiri, sangatlah susah. Kita gak bisa kemana mana. Dan juga kita gak terlalu faham dengan jalan yang ada di luar kota walaupun sudah di bantu google maps sekalipun. Satu satunya cara hanya dengan membayar orang untuk mencari keberadaannya. Nanti fotonya bisa kita ambil dari sosial medianya." Ucap Axel sambil terus menerus memikirkan langkah apa yang bagus untuk menyelesaikan semua masalah ini. Axel dan Alexa seperti bermain game hanya saja ini berbentuk nyata.
"Tapi kak, menyewa jasa orang lain pasti butuh uang yang sangat banyak dan kita gak punya itu." Ujar Alexa.
"Jika tabungan kita di satukan apa masih belum cukup?" tanya Axel. Di tabungan Axel ada sekitar 7 jutaan sedangkan di tabungan Alexa ada sekitar 4 jutaan. Dan itu adalah tabungan mereka berdua selama ini. Karena orang tuanya selalu memberikan uang yang lebih dari cukup tiap bulannya sehingga mereka berdua masih bisa menabung kecuali Alexa yang sedikit agak boros karena seringkali beli baju lewat online. Tapi walau sedikit agak boros, namun Alexa masih bisa menyisihkan uangnya buat menabung.
"Apa kita pinjem dulu ya ke aby?" tanya Alexa.
"Nanti aby curiga. Kalau aby nanya, uangnya buat apa? kita mau jawab gimana? sedangkan uang bulanan untuk kita aja sudah lebih dari cukup. Kita gak punya alasan untuk kita utarakan ke aby." Jawab Axel.
"Iya juga sih. Apa kita pinjem uang dulu ke Tante Balqis?" tanya Alexa.
"Gak enak jugalah, minjem ke tante. Walau sebenarnya ini juga demi kebaikan tante sekeluarga." Jawab Axel.
"Hemm terus enaknya gimana nih?" tanya Alexa.
"Pinjem ke oma aja yuk, aku yakin kalau kita pinjem ke oma. Oma pasti ngasih dan gak mungkin nanya ini itu." Ujar Axel.
"Boleh juga, tapi kita minjem berapa?" tanya Alexa.
"Empat juta mungkin, di tambah punya kamu dan punya kau. Semua total 15 jutaan. Cukuplah untuk dua orang." Jawab Axel.
"Tapi nanti pas kita menyewa jasa orang lain, jangan di bayar semua kak. Bayar aja uang mukanya dulu, takutnya yang kita sewa jasanya bukan orang yang bertanggung jawab alias penipu. Jadi buat jaga jaga, kita bayar uang muka dulu atau gak setengahnya dulu." Ujar Alexa.
"Iya kamu benar. Iya udah ayo kita ke kamar oma." Ajak Axel.
__ADS_1
"Tapi ini udah jam 10 malam, emang oma masih belum tidur tah?" tanya Alexa.
"Ya gak tau, kita liat aja dulu. Kalau omma sudah tidur, ya kita ngomongnya besok aja." Jawab Axel.
"Iya udah ayo."
Axel dan Alexapun segera pergi ke kamar Aulia. Namun sesampaii di sana, pintu kamarnya terbuka sedikit dan gak di kunci. Axel pun mengintipnya dan melihat Aulia yang lagi nonton tivi di kamarnya sambil tidur tiduran.
"Gimana kak, oma sudah tidur, belom?" tanya Alexa.
"Belum, masih nonton tivi tuh."
"Iya udah ketok aja pintunya." Ujar Alexa.
"Iya, sabar."
Axel pun mengetok pintunya 3x.
"Masuk." Ucap oma dari dalam.
"Assalamu'alaikum oma." Ujar Axel dan Alexa sambil membuka pintu terus menutupnya kembali.
"Tumben sayang ke sini, ada apa?" tanya oma heran.
"Gak ada omma, cuma pengen ke sini aja." Jawab Alexa tersenyum.
"Hemm tapi dari rupa rupanya, ada yang di sembunyiin nih. Ada apa sayang? Bilang aja, oma janji gak akan kasih tau ke siapapun." Ujar omma lembut.
"Gini oma, sebenarnya aku ke sini mau pinjem uang ke omma." Ucap Axel.
"Kenapa harus pinjem sayag, oma pasti kasih berapapun yang kamu mau." Ujar Aulia.
"Emmm gak papa oma, kami akan bayar jika ada uang." Ujar Alexa.
"Gak papa sayang, biar oma kasih aja. Oma kan jarang ngasih uang ke kalian. Emang kalian butuh berapa?" tanya Aulia lembut.
"Emmm 4 juta oma." Ucap Axel nunduk karena malu.
__ADS_1
"Oh ya bentar, oma ambilin." Aulia mengambil tasnya dan mengambil dompet lalu mengambil uang seratus ribuan sebesar 4 juta.
"Ini sayang, kalian hitung lagi." Ucap Aulia sambil memberikan uang sebesar 4 juta.
Axel dan Alexapun terperangah mengambil uang itu, karena tak menyangka akan memberikan uang cash malam ini juga. Axel berfikir omma nya akan mentrasfer uangnya tapi malah memberi nya secara cash.
"Makasih ya omma." Ujar Axel dan Alexa bersamaan.
"Kalian gak hitung dulu uangnya?" tanya Aulia.
"Gak usah oma, kami percaya kog." Jawab Axel tersenyum.
"Iya udah sana kalian tidur, sudah malam. Besok harus sekolah kan?" tanya Aulia.
"Iya omma. Sekali lagi makasih ya omma, kami pamit dulu. Assalamu'alaikum."
"Waalaikumsalam."
Setelah menerima uang, merekapun segera pergi. Mereka jalan diam diam karena takut kepergok aby dan umynya. Setelah sampai di dalam kamar, Axel dan Alexa pun bernafaas lega. Axel langsung menaruh uang itu ke dalam tasnya.
"Uang sudah terkumpul, sekarang kita tinggal mencari orang yang mau membantu kita mencari wanita itu kak."
"Iya kamu benar. Kita harus hati hati mencari orang, biar kita gak kena tipu."
"Iya kak."
Merekapun mulai mencarinya di mbah google, mereka mencari dengan sangat teliti sekali. Setelah menemukannya mereka pun mulai berkomunikasi lewat Messenger. Setelah mulai ada kesepakatan, mereka pun lanjut berkomunikasi lewat Whatsapp.
Namun Axel dan Alexa tak langsung mempercayainya begitu saja. Axel mencoba untuk menghack / menyadap hp orang itu. Setelah memastikan datanya benar, Axel dan Alexapun tersenyum karena apa yang di katakan oleh orang itu 100% benar. Axel juga mencari tau tentang orang itu dari semua sosial medianya, tapi Alhamdulillah semuanya aman dan terpercaya.
Merekapun bersepakat untuk bertemu di kafe setelah Axel dan Alexa pulang sekolah.
__ADS_1