
Tepatnya malam ini adalah malam di mana Acara undangan para pembisnis , yang di gelar di gedung mewah . Acara pertemuan para pembisnis dari berbagai negara terkenal dan hebat semua berkumpul malam ini . Termasuk raii dan ahyar yang datang ke Seoul Korea bukan semata-mata hanya untuk mengurus Beberapa pekerjaan tapi juga salah satunya untuk menghadiri undangan ini .
Saat ini mobil raii berhenti tepat di depan loby gedung , raii mengulurkan tangannya pada qayla sambil tersenyum yang hanya di tatap qayla tampak begitu gugup
" Ada apa sayang ? " Gumam raii berbisik di telinga qayla
" eum , Apa tidak sebaiknya aku tidak ikut masuk bersama mu saja "
" Kenapa begitu ? "
" Di dalam pasti banyak orang-orang penting dan jika kau masuk bersama ku , pasti orang-orang juga akan bertanya tentang ku " lirih qayla
" Justru itu bagus , karena aku ingin memberitahu seluruh dunia kalau wanita cantik ini adalah istri ku , dia milikku " ucap raii tersenyum
" Apa itu yang kamu inginkan ? "
" Tentu saja , ayoo " ujar raii meyakinkan qayla kemudian memberikan tangannya
Dan akhirnya mereka pun masuk kedalam ,
Ya benar saja di dalam gedung yang mewah dan megah itu banyak pandangan mengarah pada raii dan qayla yang berada di sampingnya yang baru saja tiba itu ..
Banyak rekan bisnis raii menghampiri nya dan menyapa , kemudian melihat kearah qayla . dan dengan hormat raii juga mengenalkan qayla sebagai istrinya . Lalu dengan ramahnya qayla menyapa ,
yang di sambut ramah pula oleh para rekan bisnis ...
" Cantik banget ya ternyata istrinya , Iyah benar cantik . padahal polesan makeup nya juga sangat natural tapi masih terlihat dengan begitu cantiknya , ramah pula . mereka cocok yah " perbincangan kala itu para tamu undangan yang hadir
Hal itu juga sontak menjadi perbincangan yang selama ini selalu di tanya-tanya banyak orang tentang apakah benar raii sudah menikah dan siapa sosok istrinya itu , karena tak sekalipun tercium bagaimana hubungan mereka . Sampai-sampai banyak asumsi yang tidak-tidak tentang hubungan mereka , dari Yang mengira jika qayla wanita yang memiliki kekurangan hingga raii tak sama sekali mengspill apapun tentang istrinya itu , dan kini terkuak dengan raii yang memperkenalkan sendiri qayla yang ternyata juga membuat asumsi mereka salah karena qayla begitu cantik dengan balutan gaun berwarna nude tampak membuat nya begitu elegan .
Di sudut lain , sepasang matanya menatapnya sinis tak senang dengan keberadaan qayla di samping raii . Yang tak lain itu adalah Veronica , ia menghampiri raii menyapanya .
Dan tanpa basa-basi raii juga memperkenalkan qayla istrinya dengan tatapan yang tak pernah lepas dari pandangannya , membuat Veronica semakin sangat membenci qayla .
Lalu tak lama di susul kedatangan ahyar dan Melda , sama halnya dengan raii . Ahyar juga mengenalkan Melda dengan yang lainnya ,
Mereka juga bertemu dengan tuan Kim dan nyonya Kim ,
Nona Kim begitu senang dapat bertemu qayla kembali apalagi sekarang di Seoul , ya nona Kim langsung memeluk qayla dengan begitu akrabnya ..
tak lupa qayla pun memperkenalkan Melda dengan nona Kim dan tak di sangka ternyata nona Kim juga langsung begitu akrab dengan Melda bahkan mereka bertiga berbincang begitu natural layaknya seseorang teman lama yang tak jumpa .
Ya hal itu lagi-lagi membuat Veronica memicingkan matanya , ia bahkan selama acara berlangsung hanya memancarkan kebencian melihat tingkah qayla yang menurutnya tak pantas berada di acara ini dan juga tentang status nya dengan raii . Terlebih melihat keakraban nya dengan nona Kim yang notabenenya terkenal dengan sosok yang tak pernah mudah akrab dengan orang lain dan sangat sulit untuk mengambil hatinya itu .
Acara pun selesai , di loby sebelum pergi . nona Kim kembali memeluk qayla dan berganti dengan Melda .
" Karena kalian berada di Seoul , aku mengundang kalian untuk berkunjung ke kediaman keluarga Kim . Harus dan wajib " ujar nona Kim
" dengan senang hati kami akan berkunjung nona Kim " sahut qayla tersenyum
" Aku tunggu ya , Ahh , kalian berdua sangat beruntung memiliki istri yang tidak hanya cantik tapi juga kepribadiannya sangat begitu baik " seru nona Kim dengan raii dan ahyar sebelum akhirnya pergi ,
ya itu salah satu hal yang membuat nona Kim nyaman dan akrab dengan qayla dan Melda.
***
Keesokan harinya , qayla dan Melda sudah berada di gedung ××× akan menghadiri undangan event seminar perangkaian bunga ..
" Sayang , Maaf yaa aku tidak bisa menemani mu di dalam " lirih raii lantaran ada urusan di perusahaan
" Tidak apa-apa ," seru qayla tersenyum
Beda halnya dengan raii , ahyar memilih untuk stay cool masuk mobil setelah mengantarkan Melda
__ADS_1
Dan dengan berat hati raii pun pergi sambil melambaikan tangannya ..
Acara Event seminar pun berlangsung dengan Melda yang mengirim selca-selca selama event tersebut ke lifah yang memang meminta untuk di kirimkan foto mereka . di pertengahan acara qayla dan Melda juga secara tak sengaja kembali bertemu nona Kim yang ternyata ia merupakan salah satu partisipan di event tersebut ,
Lagi-lagi nona Kim sangat senang di pertemukan kembali dengan qayla dan juga Melda ,
Selang beberapa menit sesosok perempuan dengan pakaian yang glamor bergerutu ,
" apa ! , Mereka ada di event ini juga ! , Bagaimana bisa mereka berada di sini . Lihat betapa tidak pantas nya mereka di sini ! Dan lihat mereka berbincang dengan nona Kim lagi , jelas-jelas mereka beda kasta . Biar aku buktikan bagaimana seharusnya mereka bertindak ! " Gumam perempuan itu yang tiba-tiba saja datang menghampiri ,
" Halo nona Kim , " ia menyapa nona Kim sambil melirik qayla dengan tatapan sinis dan tak sukanya
Yang hanya di sapa balik nona Kim dengan datar dan dingin ,
" Ah nona Kim apa tidak sebaiknya kita bergabung dengan yang lainnya saja yang lebih penting " seru perempuan itu menyindir melirik kearah qayla dan juga Melda
Melda tersenyum jengkel menatap perempuan itu , " sorry ya mbaknya punya masalah apa dengan kita ! " Ucap Melda
" UPS ! Ada yang tersindir ya " sahut nya
" Tersindir ? , Duh sayangnya gak tuh cuman sedih ajah ngeliat mbaknya bertindak kampungan banget , gak suka dengan qayla gara-gara ia adalah istrinya raii yang selama ini anda sukai kan ! ." Ucap Melda mengskak mati
" Mell , Melda .. " gumam qayla mengguncangkan lengan Melda untuk tidak menanggapi nya
" cih , inget level kita itu beda ! Dan raii gak pantas untuk perempuan seperti mu ! " Sahut perempuan itu
" Kalah saing mbaknya " ujar Melda tersenyum menatapnya
" Apaaa !! "
" Mell , udah ah yuk kita pindah ajah " ajak qayla tak ingin memperpanjang
Sepeninggalan nona Kim ,
" Mel , gak usah di ladenin yah " seru qayla
" Niat hati maunya begitu tapi sumpah gak tahan banget qay ngeliatnya , kamu harus hati-hati dengan dia " seru Melda
" Eum , Aku rasa kayanya kita berlebihan deh Mel "
" Gak lah , berlebihan apanya . dia itu suka sama raii qayy , menyukai raii loh ! . Kamu tuh bisa gak si kali ini ajah gak nganggep semua orang tuh baik ." pinta Melda
Qayla terdiam ...
" Uhff , aku tuh jadi pake urat ihh kalau tiap kali inget tadi ih , maaf ya qay terbawa suasana " seru Melda menatap sahabatnya itu
" He'um gapapa , kita lanjut dengan event ini lagi yah " ujar qayla tersenyum .
Jakarta , smiling flower ~
Seperti biasa lifah tengah sibuk melayani para pembeli meskipun tak terlalu banyak seperti biasanya , jadi dengan sesekali ia menggeser-geser ponselnya begitu penasaran ingin melihat selca yang Melda kirimkan ..
" Duh kak , apa gak bisa gerak cepat yah . saya buru-buru nih " celetuk salah satu pembeli
" Tangan saya cuma dua masnya jadi sabar sedikit " seru lifah
" Udah tahu tokonya rame , kenapa gak nambah karyawan ajah si mba " sahut yang lainnya
" Silahkan , meja kasir nya sudah beroperasi ! " Sahut Ian yang langsung berdiri di meja kasir yang di tatap lifah kaget
" Kau ! , Apa kau tidak punya pekerjaan ? Sampai-sampai lalulanggang seperti ini ? . " bisik lifah
__ADS_1
" Bos itu bebas kan mau ngapain ajah .
dan kebetulan juga lewat sini "
" Wah ! , cukup raii dan ahyar saja yang punya slogan itu tapi ternyata orang seperti mereka ada satu lagi di sini " batin lifah geleng-geleng ..
Dan langsung melayani pembeli selanjutnya yang kali ini adalah perempuan muda kira-kira anak SMA an lah , sejak Ian masuk memang pandangannya tak henti melihat kearah Ian , dan begitu ia sampai di meja kasir ,
" wah sangat tampan " serunya masih menatap ke wajah Ian yang di balas senyuman dengan Ian
" Total harganya ××× " ujar Ian menyebutkan nonimal pembayaran menyadarkan pembeli wanita itu
" Ah ini , permisi maaf tuan apa boleh mengambil selca bersama ? "
" Ya tentu saja " jawab Ian tanpa penolakan , langsung bergaya dengan senyum nya .
Sementara lifah hanya melihat nya heran menyeringitkan dahinya , karena menurut nya tak biasanya kan orang-orang berwajah tampan dengan status nya itu mau di ajak berswa foto ..
Setelah dari itu tak ada sejam bahkan hanya dalam itungan menit , toko smiling flower langsung padat oleh kaum hawa , bahkan sampai membuat antrean panjang di luar .
" Ka , aku mau pesen buket bunga dong tapi boleh kan aku juga mau foto kaya ini yaa " ujar costumer perempuan menunjukkan foto di laman medsos yang menunjukkan foto pembeli sebelumnya berswa foto bersama Ian , yang kini mendadak menjadi pusat perhatian para kaum hawa .
Bukti Kekuatan media sosial wkwk ..
" Setuju , saya akan melakukan selca tapi hanya untuk yang membeli buket bunga saja " ucap Ian
Lifah di buat tercengang kaget karena pasalnya biasanya rata-rata costumer smiling flower di dominasi oleh para laki-laki yang membeli buket bunga nya tapi tidak untuk saat ini , langsung melirik ian ,
" Cepatlah ! " Ujar ian
" Ah , ya .. iyaa .. " seru lifah di buat kelimpungan dengan ramainya pembelian yang bukan hanya membeli tapi juga berkunjung sekaligus untuk mengambil selca bersama Ian ,
Stok bunga di smiling flower pun sudah ludes habis semua dan jam juga sudah menunjukkan pukul 5 lewat sedikit , lifah menghela nafas merebahkan kepalanya di meja dengan tampilan yang jelas tak fresh lagi dan bajunya yang sedikit Lusuh tak rapi akibat gerak sana , gerak sini melayani ramainya pembeli .
" karena aku sudah membantu mu bahkan membuat bunga-bunga di sini habis terjual jadi kau ... " seru Ian
" Uhff , semua ada timbal baliknya ya . kau mau bilang di dunia ini tidak ada yang gratis kan . Baiklah aku memberikan imbalan , sebagai imbalannya aku akan mentraktir mu makan " ujar lifah yang begitu lesu dan juga laper menenteng tasnya pergi ..
" ikutlah denganku . " Ucap Ian melajukan mobilnya
" Aku tidak tahu , aku harus bersyukur atau mengeluhh soal hari iniii . Di lain sempatan jangan pernah lakukan ajang berswa selca lagiii " oceh lifah protes karena lelah yang ia rasa
" Jawaban dari ocehan mu itu adalah kau tengah mengeluh . " Ucap Ian memberhentikan mobilnya dan turun ,
Lifah pun turun dan berjalan mengikuti Ian , saat sampai di depan restoran dan membaca nama tempat restoran tersebut . mendadak lifah menghentikan langkahnya dan menarik Ian ..
" Eh , eh , kita makan di tempat lain ajah yaa jangan di sini . Di restoran lain banyak makan yang enak-enak juga "
" Kenapa ? "
" Aishh , aku memang akan mentraktir mu tapi tidak untuk di sini ! Bisa-bisa uang tabungan ku hanya habis untuk membayar makanan di sini doang "
Ian memilih tak peduli dan berjalan masuk begitu saja ,
Saat itu lifah sedikit kesal , " dia memang kaya tapi akukan tidak . seharusnya ia sadar diri memilih tempat traktiran nya , ish bukankah ia memang picik " dumel lifah yang akhirnya juga ikut masuk kedalam
-
-
-
__ADS_1
... Jangan lupa like vote dan komenya ☺️🌻...