Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Penampilan Baru


__ADS_3

Bram mengajak Ariani liburan. perut Ariani semakin membesar masa persalinan akan segera tiba. Ariani dan Bram sudah menyiapkan beberapa perlengkapan bayi. mereka juga sudah menyiapkan nama untuk bayi laki-laki dan bayi perempuan. keduanya sedang diliputi kebahagian menunggu calon bayi mereka. mereka membayangkan menjadi orangtua. Bram dan Ariani sedang berbaring di kamar menikmati suasana santai. Ariani baru selesai melakukan yoga kehamilan. ia terlihat bugar di kehamilannya yang semakin tua.


"Sayang aku kepikiran dengan gadis itu".


"Siapa".


"Keara".


"Kenapa memangnya dengan gadis itu?".


"Sepertinya ia menyukai Hyuk, bukan hanya suka tapi itu cinta". Mata Ariani menerawang mengingat obrolan mereka saat Keara mewawancarinya. mata gadis itu berbinar saat Ariani bertanya kedekatannya dengan Hyuk. dan sekarang Bram malah mengatur perjodohan Hyuk dengan Cecilia.


"Bisakah kau jodohkan saja Hyuk dengan Keara?, kumohon"..Ariani terlihat memelas.


"Hey apa ini?, kenapa terlihat sedih begitu. baiklah akan ku jodohkan Hyuk dengan wanita mana saja yang kau suka". Ariani tersenyum puas.

__ADS_1


"Terimakasih sayang".


***


Sementara di tempat lain Keara sedang berada di salon. ia ingin merubah gaya rambutnya. ia ingi memotongnya jadi agak pendek. ia memandang ke cermin besar di depannya. matanya agak sembab. ia mengerti kenapa orang putus cinta bisa sampai ada yang gila. ia sendiri belum jadian dan belum putus tapi sudah merasa gila.


"Apa segini?". Pekerja salon mengarahkan rambut Ariani sepundak. maksudnya Ariani mau kalau di potong sependek itu, dan Ariani mengangguk. ia juga mau meluruskan rambutnya. berjam-jam ia habiskan di salon, ini sama sekali bukan dirinya. tapi entah mengapa ia merasa lebih baik.


"Ada apa dengan mu?". Suara berat yang Keara kenal. pemilik suara yang ia damba. Keara segera menoleh dan benar saja ada Hyuk disana. setelah dari salon Keara memutuskan untuk menikmati es krim di taman dan ia malah bertemu Hyuk disana.


"Memang kenapa?". Tanya Keara cuek sembari menjilati es krimnya. kali ini ia benar-benar sudah berani pada Hyuk. ia bahkan bersikap cuek pada Hyuk.


"Kenapa rambut mu jelek sekali?". Hyuk membuka suara


Keara memegang rambutnya, setengah mati ia bertahan disalon demi rambut itu tapi lelaki ini bilang rambutnya jelek.

__ADS_1


"Bukan urusan mu tuan".


Hyuk terkekeh, baru kali ini Keara melihat Hyuk tertawa.


Tolong jangan membuat hatiku luluh, aku sedang mencoba menjauh dari mu. Keara.


"Apa kau sedang patah hati sampai mengubah penampilan mu?". Tanya Hyuk memandang kedepan.


Iya aku patah hati dengan mu!, di belakang ku kau jalan dengan kakak ku!. Keara.


"Tidak, aku hanya bosan saja dengan model rambut itu-itu saja, aku mau mencoba hal baru".


"Bagus, apa itu karena Keanu?".


Kenapa dia malah bawa-bawa Keanu?. Keara.

__ADS_1


"Kalau iya apa itu jadi masalah buat mu tuan?".


Hyuk tersenyum. ia berdiri berjalan menjauh meninggalkan Keara. gadis itu menatap punggung Hyuk yang semakin menjauh. ia ingin sekali memeluk punggung itu dan mengatakan semua perasaannya yang campur aduk. Keara menangis ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


__ADS_2