Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
complicated


__ADS_3

Keesokan paginya , qayla tengah bersibuk di meja makan dengan perutnya yang sudah membesar .


" Nona muda , ini ada amplop lagi untuk nona . " Seru intan yang baru saja menerimanya di luar


" Amplop ? . Lagi , Dari siapa intan ? " Tanya qayla


" Entah nona , tidak ada nama pengirimnya lagi . " jawab intan


" A-ah terimakasih yaa .. " sahut qayla , Intan pun kembali kebelakang . Kemudian qayla membukanya dengan tangan sedikit gemetar dan lagi-lagi ia terkejut karena amplop itu berisikan kata-kata tak menyenangkan lagi . Bukan hanya kali ini ia mendapat amplop berisi surat tak menyenangkan itu , tak hanya amplop tapi juga pesan lewat ponselnya sudah beberapa hari terakhir belakangan ini . tapi qayla tak pernah memberitahukan siapa-siapa tentang hal ini , karena ia yang selalu berpikiran positif hanya mengira mungkin orang iseng atau sebagainya .


Isi surat di amplop itu :


Tampaknya hidup mu sudah bahagia , tapi sayangnya kebahagiaan mu adalah duka kesedihan bagi ku . Kau amat nyaman seperti nya menjadi nona raii Nugraha ! Tapi tidak untuk ku ! . Itu sangat menjengkelkan , peringatan . ingat baik-baik aku akan selalu ada di dekat mu dan di mana pun kau pergi mengawasi mu ! . aku tidak akan tinggal diam melihat kebahagiaan mu . Ketahuilah , ada seseorang yang membencimu di sekitar mu . Dan itu aku ! Orang yang tak akan tinggal diam melihat ketenangan hidup mu ..


" Ada apa ?. sayang " Seru raii melihat qayla berdiri diam lama di depan meja makan


" Ah , kau sudah turun . Ayok kita sarapan .. " ucap qayla tersenyum dengan tangan yang meremas kertas tersebut menyembunyikan nya , lalu ia kedapur membuang kertas itu .


" Hari ini aku yang akan mengantarkan istri ku tercinta ke smiling flower , " ujar raii . Membuat qayla tertawa


" Tapi permisi pak suami , kau akan telat jika mengantar istri tercinta mu itu " sahut qayla


" Tak masalah , aku punya waktu banyak untuk istri tercinta ku dan lagi pula aku bos nya di sana " ucap raii menaikan kelopak matanya


" Uwah , hmm kalau begitu baiklah . Okee . " Jawab qayla


Pagi ini raii sebenarnya sedikit cemas , karena ahyar memberitahukan diri nya jika ia tak berhasil menemukan identitas siapa pengirim kertas itu bahkan anak buahnya juga . Karena ini kali pertama ahyar kesulitan untuk mencaritahu hal semacam ini . jika bukan karena pengirim itu begitu rapih menyembunyikan identitasnya , tapi tak tinggal diam raii dan ahyar pun masih terus mencaritahu dengan segala cara .


Sesampainya di smiling flower ,


" terimakasih .. semoga hari mu menyenangkan " seru qayla melambaikan tangannya tersenyum .


" semoga hari mu juga menyenangkan , sayang . " yang di balas lambaian tangan juga oleh raii lalu ia pergi .


Tak lama dari kepergian raii , mobil ahyar sampai mengantar Melda juga . lalu qayla dan Melda pun masuk ke smiling flower bersama ,


Setelah mereka selesai rapih-rapih , lifah datang dengan wajah yang tak bisa terkondisikan lagi .


" Ada apa dengan wajah mu hah ! " Ujar Melda begitu terkejut melihatnya


" Lif , kamu baik-baik saja ? " Seru qayla


Tiba-tiba saja lifah mewek , " kenapa aku harus berakhir seperti ini ?! " Ucapnya


" Kenapa ? , Ada apa ! " Sahut Melda


Qayla pun membawa lifah duduk ,


" Aku sudah mengakhiri peran ku dengan Ian . Semalam setelah aku pergi makan malam di kediaman nya aku bilang tidak akan mau melakukan nya lagi ! Aku tidak mau bertemu dengan nya lagi . Dan mulai sekarang harus menghindari nya ! . Tapi kenapa ini sangat sulit ... Haruskah aku merasa seperti ini ? "


" Huyuhh .. " gumam Melda . sementara qayla memberikan tisu sambil mengelus-elus lembut punggung lifah


" Tapi . Aku baik-baik saja , aku kan lifah . Semua pria banyak yang menyukai ku .. " seru lifah menghapus air matanya meninggalkan qayla dan Melda .


" Ck ck Berdosa sekali ian ! " seru Melda melihat qayla , yang di anggukkan qayla .


Menjelang sore hari nya , " qay . Ada paket untuk mu " seru Melda


" Paket ? " Gumam qayla melihat Melda , kemudian ia melihat tak ada nama pengirimnya . Di depan paket tersebut terdapat amplop merah , qayla pun membuka nya .


Pikirmu kamu istimewa ?

__ADS_1


Kamu salah besar .


Kamu biasa saja , sama saja seperti isi paket itu ! . Peringatan : tidak akan ku biarkan kau bahagia , karena kau tidak pantas mendapatkan hal itu ..


" Qay , kau kenapa ? " Seru Melda melihat qayla pucat setelah membaca amplop itu ,


Dengan sedikit gemetar qayla memberanikan diri membuka isi paket itu dan betapa syok nya ia melihat isi paket tersebut berupa boneka usang yang di tusuk-tusuk . Qayla berteriak ketakutan melempar nya , sontak membuat lifah lari menghampiri . melihat qayla tak berdaya ia memeluknya sementara Melda kaget mendapati isi amplop tersebut dan juga mengambil kotak paket yang berisi boneka usang yang sudah tak jelas bentukan nya dengan tusukan-tusukan di mana-mana .


Lifah membawa qayla yang gemetaran , dan memberikannya air . Qayla benar-benar terlihat begitu ketakutan ,


" Aku ingin pulang .. " seru qayla pucat


" Baiklah . Kita akan mengantarmu " ucap Melda


Mereka pun bergegas , dengan lifah yang mengendarai mobil . Di belakang mobil Melda tengah menenangkan qayla yang masih ketakutan ,


" Tolong jawab aku qay , sejak kapan kau mendapat teror seperti itu ? " Tanya Melda


" aku sama sekali tidak mengerti . Tapi beberapa hari terakhir ini aku terus mendapatkan nya . bahkan ia juga mengirimkan ku pesan juga , " Gumam qayla terbata memberikan ponselnya pada Melda ,


Yang tentunya membuat Melda mengumpat ..


Sesampainya di apartment , Melda dan lifah membawa qayla langsung kekamarnya . Ia bahkan tak menjawab pertanyaan intan yang menanyakan apa yang terjadi dengan nona muda nya itu . yang terlihat benar-benar tak baik .


" Kau istirahatlah .. aku akan di sini bersama mu " ujar lifah menyelimuti qayla , lifah duduk di sampingnya sambil menggenggam qayla untuk memenangkan .


" Lif , sementara kau di sini menemani qayla . Aku akan pergi sebentar menemui ahyar dan raii untuk membicarakan ini , tak mengapa kan ? " Seru Melda


" Yaa baiklah . Mel , tapi hati-hati ya .. " ucap lifah . Yang di anggukkan Melda ,


Melda pun meluncur ke kingdom IT . Setibanya di sana , dengan wajah cemasnya ia masih menghormati para karyawan yang tersenyum pada nya . ia pun langsung keruangan ahyar , tapi tak mendapati suaminya itu . kemudian ia berjalan sebentar ke ruang raii di sebrang dan di sanalah baru ia temui suaminya dan juga raii yang ternyata mereka juga sedang membicarakan persoalan yang ingin melda sampaikan .


" Jadi Kalian sudah mengetahui nya ? Sahut Melda


" Ini gawat . " Ucap Melda memberikan paket yang ia bawa tadi . Yang langsung di lihat raii dan ahyar


" Bukan kali ini saja tapi sebelumnya qayla bilang sudah mendapat beberapa amplop dan juga pesan di ponselnya . Paket itu di kirim ke smiling flower tadi dan membuat qayla benar-benar syok ketakutan . " Jelas Melda ,


" di mana qayla sekarang ? . bagaimana dengan nya Sekarang ? " Buru raii berdiri khawatir meletakkan paket itu


" Kau tak pernah khawatir , qayla sudah di rumah kalian . sekarang ia bersama lifah tengah istirahat " ujar Melda , raii menghela nafas kasar


" Lalu , bagaimana ? . Kalian sudah mengetahui siapa pelakunya ? " Ucap Melda


" Belum . " Jawab raii mengepalkan tangannya , mendengar itu membuat Melda sedikit kecewa .


" Thanks Mel untuk qayla .. " seru raii pergi meninggalkan kingdom IT yang tentunya di susul oleh ahyar dan melda .


Sementara raii melesat , beda halnya dengan mobil yang di Kendari ahyar dan melda yang sedikit terjebak kemacetan .


" Uhff kapan selesainya masalah yang datang pada mereka " gumam Melda


" Kau benar . " Sahut ahyar


" Baru saja rasanya Mereka merasakan bahagia , lalu sekarang apa lagi coba ini ! . " Lirih Melda , " kupikir akan mudah bagi raii dan kau untuk menemukan siapa pelaku semua ini karena kita tahu raii memiliki koneksi kuat untuk itu kan .. "


" Untuk kalian ini tidak semudah itu . Pengirim itu begitu pandai dan rapih menyembunyikan identitasnya . Sepertinya mereka sudah paham jika akan di selidiki , tapi berani ku pastikan ia tak akan lolos oleh raii . Jadi kau tidak perlu khawatir " Seru ahyar menggenggam tangan Melda


" Yang ku khawatirkan saat ini qayla kan tengah sedang berbadan dua juga . Di mana aku tahu jika orang tengah berbadan dua tidak boleh dalam keadaan stres , banyak pikiran dan tertekan . Karena itu akan mempengaruhi kondisi kesehatan tubuhnya dan juga janin nya " lirih Melda


" mudah-mudahan kita bisa dengan cepat menemukan bedebah gila itu yang melakukan hal murahan seperti ini " ucap ahyar .

__ADS_1




Raii menutup pintu mobil begitu kencang dan berlari menuju kamar mereka . Di mana ia ingin segera melihat istrinya itu ,



" Bagaimana keadaannya ? " Seru raii , melihat lifah tengah menemaninya istrinya itu



" Qayla baru saja terlelap .. " sahut lifah bangkit dari duduknya melepaskan genggaman tangannya dan membiarkan raii yang ambil bagian itu .



" Kau sudah mendengar nya dari melda kan . Ini , orang itu juga mengirim pesan di ponsel qayla " ucap lifah memberikan ponsel itu , yang di lihat dengan raii .



" Gua masih mencari tahu siapa orang nya . Karena mereka menggunakan fake akun " ucap raii



" Semoga dengan cepat bisa diketahui orang brengsek itu ! " Maki lifah



" Thanks ya lif udah jagain qayla .. " Seru raii



" Qayla itu bukan cuman sahabat tapi udah kayak keluarga bagi gua sama Melda jadi untuk Hal ini tidak perlu berterimakasih . " Sahut lifah ,



Ahyar dan Melda pun bergabung dan melihat qayla terlelap di samping raii . Melihat sudah ada raii di sisinya mereka pun berpamitan pulang ,



" Kalau ada apa-apa kabarin gua ." ucap ahyar ,



" itu perlu di ingat ! " Sahut lifah yang di anggukkan Melda ,



" Ehm . Sekali lagi thanks semuanya " seru raii .



\*\*\*



\-


\-


\-

__ADS_1


***jangan lupa like vote dan komenya ☺️🌻***


__ADS_2