
Setelah kepergian Inez, Axel dan Alexa langsung masuk ke dalam kamar. Mereka mandi secara bergantian dan setelah itu mereka sholat dhuhur berjamaah. Selesai sholat, mereka pergi ke kamar Balqis.
"Tante?" panggil Alexa.
"Iya sayang." Jawab Balqis
"Tante, sudah makan?" tanya Alexa.
"Belum sayang." Jawab Balqis.
"Tante mau makan di sini apa bareng kami di ruang makan. Jika mau makan di sini, biar nanti Alexa bawakan."Ujar Alexa lembut.
"Gak usah sayang, nanti tante makan bersama kalian aja. Emang bibi sudah selesai masaknya?" tanya Balqis.
"Aku belum tau tante, soalnya setelah selesai sholat kami langsung ke sini." Ucap Alexa sedangkan Axel memilih diam menjadi pendengar setia.
"Oh gitu iya sudah, kalian tunggu di ruang makan aja ya. Tante mau sholat dhuhur dulu bentar."
"Iya tante."
Setelah itu, Axel dan Alexa pun pergi menuju ruang makan. Namun makanan belum selesai di siapkan. Axel dan Alexa pun tetap memilih menunggu di kursi ruang makan sambil menunggu Balqis yang lagi sholat dhuhur.
Namun tiba tiba Axel di kejutkan dengan dering hp yang ia pegang.
"Siapa kak?" tanya Alexa.
"Umy." Jawab Axel sambil mengankat telfon dari Zahra.
"Assalamu'alaikum umy." Ujar Axel mengucap salam.
"Waalaikumsalam nak. Bagaimana kabarnya?" tanya Zahra.
"Alhamdulillah baik umy. Kabar umy, aby sama omma gimana?" tanya balek Axel.
"Alhamdulillah nak, kabar umy baik begitupun dengan aby dan omma. Terus kabar Alexa gimana?" tanya Zahra.
"Alhamdulillah baik juga umy sekarang dia ada di samping aku. Apakah umy mau ngomong sama Alexa juga?" tanya Axel.
"Boleh sayang." Ujar Zahra.
"Al, ini umy mau ngomong sama kamu." Ucap Axel sambil memberikan hp nya kepada Alexa.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum umy." Sapa Alexa dengan wajah cerianya.
"Waaalaikumsalam nak. Gimana kabarnya?" tanya Zahra.
"Alhamdulillah baik umy." Jawab Axela senang.
"Kenapa selama kalian di sana, gak pernah nelvon umy, aby dan omma. Apakah kalian sudah lupa sama kami?" tanya Zahra pura pura sedih.
"Maafkan aku dan Kak Axel, umy. Kami di sini karena sedang melakukan tugas jadi kadang lupa mau nelvon umy, aby dan omma." Jawab Alexa merasa bersalah.
"Tugas apa sayang?" tanya Zahra.
"Rahasia umy. Nanti juga sudah selesai, aku akan ceritakan semuanya sama umy secara detail."
"Baiklah, umy gak akan maksa. Oh ya tante sama om kemana?" tanya Zahra menanyakan kabar Balqis dan juga Aksa.
"Om Aksa lagi kerja umy dan pulannya nanti jam 5 sore kalau tante masih ada di kamarnya, lagi sholat dhuhur." Ujar Alexa.
"Kalian sudah makan?" tanya Zahra.
"Belum umy, tapi aku dan kak Axel sudah ada di ruang makan nunggu bibi menyelesaikan masakannya dan juga sambil nunggu Tante Balqis yang lagi sholat. Oh ya umy, ada kabar gembira buat umy."
"Apa sayang."
"Tante Balqis hamil, umy."
"Iya, umy nanti salamnya aku sampein."
"Iya sudah kalau gitu, umy tutup dulu ya telvonnya. Kamu dan kak Axel jaga diri baik baik dan jangan menyusahkan om dan tante."
"Iya umy, pasti."
"Iya sudah, Assalamu'alaikum."
"Waalaikumsalam."
Setelah mematikan telvonnya, Alexa pun memberikan hp nya kepada Axel.
"Nih ka." Ujar Alexa sambil memberikan hp nya.
Dan tiba tiba bibi datang menyajikan makanan di meja makan. Alexa pun membantu bibi mengambil makanan di dapur dan menatannya di meja. Setelah selesai, Balqis datang dan duduk di kursi.
"Maaf, tante lama."
"Gak papa tan, ini juga makanannya baru aja selesai. Oh ya tadi umy nelvon." Ucap Alexa.
"Benarkah? Terus bagaimana kabar umy?"
__ADS_1
"Alhamudulillah umy baik. Tadi umy nitip salam buat tante." Jawab Alexa.
"Nanti kalau umy nelvon lagi, bilang salam balek ya dari tante."
"Oke tante."
"Iya sudah ayo makan mumpung masih hangat." Ujar Balqis.
"Bolehkah jika bibi makan bareng kita, walau bagaimanapun bibi yang sudah masak makanan ini." Ucap Alexa pelan.
"Oh boleh sayang, sana kamu panggil bibi sama yang lainnya juga." Ujar Balqis tersenyum.
Alexa pun pergi ke dapur dan melihat bibi yang membersihkan kompor."
"Bi, ayo makan bareng dan tolong panggil yang lain ya." Ujar Alexa karena memang ada beberapa asisten rumah tangga di sana.
"Tapi non......"
"Gak papa, jangan menolak. Tante juga sudah mengizinkan." Ucap Alexa.
"Iya sudah, bibi manggil yang lain dulu ya."
"Oke, bi. Aku tunggu di ruang makan ya."
"Iya non."
Setelah itu, Alexa pun kembali ke ruang makan. Sambil nunggu bibi datang, Axel, Alexa dan Balqis pun bercanda ria.
"Ayo bi, sini duduk. Gak usah sungkan." Ujar Balqis melihat bibi sudah berdiri di sampingnya.
"Iya nyonya." Ucap bibi, dulu mereka semua memanggil Balqis dengan sebutan non. Tapi sekarang di ubah dengan sebutan nyonya.
Setelah itu, mereka pun makan bersama. Selesai makan, Balqis mengajak Axel dan Alexa pergi ke taman belakang rumah sambil ngobrol.
__ADS_1