Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Axel Bahagia


__ADS_3

Sampai di rumah, ia langsung masuk kamarnya dan mandi. Selesai mandi ia segera sholat lalu setelah itu, ia langsung pergi ke ruang keluarga karena gara-gara sibuk dengan masalah percintaannya, Axel sampai mengabaikan keberadaan Andi dan keluarganya.


Tapi kini Axel bisa bertemu dengan mereka dengan wajah cerah dan ngobrol layaknya keluarga dekat. Andi pun mereka bahagia melihat saudara iparnya yang kini bisa tersenyum dan juga terlihat sangat bahagia sekali tidak seperti hari-hari sebelumnya.


Alexa sendiri juga merasa bahagia walaupun ia belum tau apa yang membuat saudara kembarnya itu sampai sebahagia itu karena ia bisa melihat Axel dari tadi tak henti-hentinya tersenyum dan juga wajahnya terlihat sangat ceria sekali.


Alexa memang gak tau apa yang kini di rasakan oleh Axel karena Axel gak bilang kalau dirinya bertemu dengan Alesha hari ini. Namun apapun alasannya, Alexa merasa bahagia melihat saudara kembarnya bahagia.

__ADS_1


Aulia sendiri juga tersenyum melihat cucu kesayangannya kini tak lagi berwajah muram seperti kemarin. Aulia sangat bahagia melihat Axel sudah seperti dulu lagi, laki-laki periang, ceria, ramah, dan laki-laki yang bisa di andalkan dalam hal apapun. Bukan laki-laki cengeng, mudah berputus asa, dan sedih hingga seringkali menangis hanya karena satu wanita yang tega menyakiti hati dan perasaannya. Wanita yang sangat di hargai di kelurga Axel namun dengan teganya membohongi semua orang hingga membuat kekacauan.


Zahra dan Adzriel sendiri juga terlihat sangat bahagia. Mereka berdua tau apa yang terjadi dengan putranya itu karena tadi Adam sudah memberitahu kalau Axel mengajak Alesha jalan bareng bahkan tadi Axel juga sempat ke rumah Adam untuk mengantarkan Alesha pulang.


Adzriel juga melihat rekaman Axel dan Alesha dari orang suruhannya. Memang Adzriel selalu menyuruh orang untuk selalu memantau ketiga anaknya, Axel, Alexa dan juga Ayunda. Bukan apa-apa, tapi Adzriel selalu menghawatirkan keadaan mereka bertiga. Bukan karena Adzriel gak percaya dengan putra putrinya, Adzriel percaya mereka semua pasti bisa jaga diri mereka baik-baik. Hanya saja sebagai orang tua, Adzriel dan Zahra kadang memang terlalu berlebihan. Mereka akan melakukan apapun untuk melindungi ketiga buah hatinya.


Bahkan kadang orang-orang suruhannya bisa jadi apa saja yang penting bisa selalu ada di dekat mereka.

__ADS_1


Adzriel dan Zahra bahagia karena ia gak salah menjodohkan Axel dengan anak dari sahabatnya. Hanya saja Zahra berharap rumah tangga yang di bangun Axel bagi tidak seperti rumah tangga yang ia bangun pertama kali dengan suaminya.


Zahra juga akan berbuat sesuatu agar Afifah bisa pergi dari kehidupan Axel. Bukan karena Zahra membenci Afifah, dia memang kecewa karena Afifah sudah membohonginya tapi Zahra tidak membencinya. Jika pun ia benci, ia tidak membenci Afifah tapi ia membenci sikapnya yang tak bisa menjaga dirinya dengan sebaik mungkin hingga peristiwa itu terjadi.


Tapi yang lalu biarlah berlalu. Mungkin itu adalah takdir dari yang maha kuasa. Tapi Zahra tetap akan meminta Afifah untuk pergi keluar kota dan Zahra akan membiayai seluruh kebutuhan Afifah di sana termasuk rumah, usaha dan juga sepeda motor agar memudahkan Afifah bisa pergi kemana aja tanpa harus jalan kaki atau naik angkutan umum.


Zahra melakukan ini demi kebahagiaan Axel, putra satu-satunya. Dan Adzriel pun akan mendukung apapun yang dilakukan oleh isterinya itu.

__ADS_1


__ADS_2