
Sore harinya, setelah selesai sholat ashar. Alexa, Adzriel dan Ayunda mengantarkan Axel ke bandara. Sedangkan Zahra gak bisa ikut karena harus menemani ibu mertuanya. Walaupun Aulia sudah sembuh tapi tetap saja gak boleh bepergian takutnya nanti drop lagi.
Saat mereka masih berada di dalam mobil, Alexa dan Ayunda terus saja menangis membuat Axel gak tega.
"Sudah jangan nangis lagi, aku kan gak pergi untuk berperang melainkan pergi untuk mengurus bisnis. Lagian jika kalian kangen sama aku, kalian bisa datang kapan aja." ucap Axel mencoba menenangkan adiknya dan saudara kembarnya.
"Tapi kan jauh kak," ujar Ayunda
"Walaupun jauh kalau naik pesawat kan deket. Lagian cuma beberapa jam doang. Alexa kan sudah tau dan sudah terbiasa pulang pergi ke luar negeri. Jadi kamu bisa menemui aku kapanpun kamu mau sambil ajak Ayunda sekalian."
"Hemm kalian gak perlu pusing. Aby janji setiap satu bulan sekali, kita akan pergi ke tempat Axel bersama Umy dan juga Oma." ucap Adzriel tersenyum.
"Beneran aby?" tanya Ayunda senang
"Iya dong, emang aby pernah ingkar janji?" tanya Adzriel
"Yeeeee." Ayunda pun senang tapi tidak dengan Alexa. Satu bulan gak bertemu Axel rasanya pasti akan membuat Alexa kangen banget. Tapi Alexa juga gak bisa menyuruh Axel mengurungkan niatnya karena ini adalah perintah dari aby nya.
Bahkan sampai di bandara pun Alexa memilih diam.
Axel memeluk Alexa, saudara kembarnya yang sangat ia sayangi.
"Aku minta maaf, jika selama ini aku jarang ada waktu buat kamu," ujar Axel
__ADS_1
"Aku juga minta maaf kak, aku juga jarang ada waktu buat Kak Axel," ucap Alexa sambil menitikkan air mata.
"Andai Afifah menerima lamaran kakak kemaren, mungkin kejadiannya gak akan seperti ini," lanjut Alexa yang menyalahkan Afifah atas kepergian saudara kembarnya itu
"Sudahlah, gak perlu ada yang di salahkan. Memang sudah takdirnya aku harus pergi," ucap Axel
"Ini seperti mimpi buat aku." Alexa terus saja menangis di pelukan saudara kembarnya.
"Sudahlah, jangan menangis lagi. Kita masih bisa bertemu. Lagian aku gak pergi selamanya. Aku akan chat dan nelvon kamu setiap harinya. Atau kita bisa Vidio call jika kamu sudah pulang kerja." Axel terus menenangkan Alexa.
"Beneran, Kak Axel akan chat dan nelfon aku setiap hari?" tanya Alexa
"Iya aku janji. Tapi sesampai di sana, aku akan ganti nomer hp dan semua sosial mediaku akan aku non aktifkan untuk sementara waktu. Jadi mungkin nanti aku akan menghubungi kamu dengan nomer baru."
"Tapi kenapa harus ganti nomer dan menonaktifkan sosial media Kak Axel?" tanya Alexa tak mengerti
"Baiklah kak, terserah Kak Axel gimana baiknya. Yang penting kak Axel melati janjinya untuk chat dan nelvon aku setiap hari." ujar Alexa yang mulai tersenyum
"Iya aku pasti akan menepati janji aku. Kamu di sini jaga diri baik-baik. Kalau ada apa-apa, hubungi aku. Oh ya nanti malam, Andi akan datang kan untuk melamar kamu. Salam ya buat dia." ucap Axel
"Mulai sekarang, Kak Axel harus memanggil Mas Andi dengan sebutan kak atau mas. Umur dia jauh lebih tua dari kak Axel lho." ujar Alexa
"Tapi entah kenapa aku risih kalau memanggil dia dengan sebutan Kak atau mas hehe. Sudahlah aku lebih suka manggil dia dengan sebutan nama, aku yakin dia gak akan keberatan," ucap Axel.
__ADS_1
"Nak itu pesawat nya sudah mau berangkat," ucap Adzriel
"Iya aby, aku berangkat dulu ya." ujar Axel sambil mencium kening Alexa.
"Iya, Kak Axel hati-hati ya di sana. Kalau udah nyampe di tempat tinggal kakak, kasih tau aku." ucap Alexa.
"Oke sip,"
Setelah itu, Axel pun pamitan ke aby dan juga adiknya
"Ayunda, jaga diri baik-baik ya." ujar Axel
"Iya kak." jawab Ayunda sambil menitikkan air mata. Axel yang gak tega langsung memeluknya sebentar sambil mencium kedua pipinya.
Sedangkan ke Adzriel, Axel hanya mencium tangannya. Lalu setelah itu Axel pun segera pergi meninggalkan mereka.
Alexa dan Ayunda hanya menatap kepergian Axel dengan hati yang sangat perih. Mereka berdoa semoga Allah melindungi Axel di manapun ia berada.
Adzriel sendiri juga sebenarnya berat menyuruh putranya untuk mengurus bisnisnya yang artinya putranya akan tinggal di luar negeri selama beberapa bulan lamanya tapi ini untuk masa depan putranya.
Adzriel berharap keputusannya ini adalah keputusan yang terbaik buat buah hatinya.
Setelah Axel pergi. Adzriel pun mengajak Alexa dan Ayunda pulang.
__ADS_1
\=\=\=\=
jangan lupa like, komen dan votenya ya 😘😘