
Setelah puas jalan jalan, Adzriel mengajak mereka makan di resto dan setelah itu sholat maghrib di masjid karena memang saat adzan magrib, mereka masih ada di jalan. Adzriel juga membelikan baju buat mereka agar bisa ganti baju.
"Aby, apa umy gak marah kita jalan seharian kayak gini bahkan sampai malam?" tanya Axel.
"Engga kog, aby sudah minta izin ke umy sebelum ngajak kalian pergi." Jawab Adzriel tersenyum.
"Oh gitu, syukurlah." ujar Axel dan Alexa bersamaan.
"Kalian mau apa lagi sebelum kita pulang?" tanya Adzriel.
"Apa ya? Gak ada tuh." Jawab Alexa.
"Iya, aku juga gak ada." Jawab Axel.
"Hemm gitu, berarti kita langsung pulang ya." Ucap Adzriel.
__ADS_1
"Iya deh by, aku juga capek banget pulang sekolah langsung ke sana kemari, tapi seneng juga sih." Ujar Alexa tertawa.
"Iya udah kita pulang sekarang." Ucap Adzriel, diam diam dia mengirim pesan ke Zahra, apakah yang di rumah sudah selesai semua apa belum. Dan ternyata sudah selesai dari tadi. Adzriel pun tersenyum dan mengucap syukur, jadi dia gak perlu membawa kedua buah hatinya untuk berkeliling lagi. Kasihan juga melihat mereka berdua yang sudah sangat kelelahan tapi ini semua juga demi ingin memberikan mereka kejutan.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, akhirnya mereka berduapun sampai juga di rumah. Axel dan Alexa segera turun dari mobil begitupun dengan Adzriel.
"Kog sepi ya by, biasanya umy selalu ada di depan rumah jika kita pulang telat. Apa umy marah karena kita pulang sampai malam gini?" tanya Axel was was.
"Entahlah, aby juga tidak tau." Jawab Adzriel pura prua gak tau.
"Iya udah sana kak, tekan bell nya." Ujar Alexa. Axel pun menekan bell rumah sampai 3x tapi gak ada satupun yang membukakan pintu.
"Mungkin gak di kunci kak. Kita langsung masuk aja yuk." Ucap Alexa dan Axel pun hanya menganggukkan kepalanya saja sebagai jawaban atas ucapan saudara kembarya itu.
"Wau, ada apa nih kak?" tanya Alexa senang.
"Eh, liat." Ujar Alexa melihat semua ruangan yang sudah di hias sebagus mungkin. Dan tak lama kemudian Zahra, Balqis, Aksa dan Aulia keluar dari persembunyiannya.
"Surpriseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee." Ucap mereka bersamaan. Axel dan Alexa pun sungguh terharu dengan apa yang telah mereka lakukan. Pantas saja abynya ngajak mereka muter muter mulu dan sesekali pergi ke tempat wisata dan permainan, ternyata karena keluarganya sedang menyiapkan pesta untuk mereka berdua.
__ADS_1
"Makasih ya umy, omma, tante, om, aby." ujar axel dan Alexa menangis harus.
"Jangan menangis dong sayang, ayo masuk." Ucap Zahra karena Axel dan Alexa masih ada di deka pintu. Axel dan Alexa pun masuk ke dalam rumah. Zahra mengelus kepala merek berdua dan menghujaninya dengan kecupan, begitupun dengan Aulia dan juga Balqis. Sedangkan Aksa dan Adzriel hanya melihatnya saja.
Merekapun berpesta pora, semua asiten yang ada di sana juga ikutan menikmati pesta itu bahkan juga ikut mencicipin kue dan makanan yang di buat oleh Aulia tadi tanpa bantuan dari orang lain. Mereka bersenang senang sampai jam 9 malam. Setelah itu, Balqis dan Aksa pun pamit pulang karena hari semakin malam.
Setelah kepulangan mereka berdua, asistennya bekerja sama membersihkan ruangan yang sudah di bikin kotor itu dan sisa makanan yang masih ada, di ambil oleh para asisten dan menaruhnya di kamar masing masing. Katanya buat makan nanti malam kalau lapar lagi. Padahal mereka menghabiskan banyak makanan tapi gak ada puasnya.
Adzriel, Zahra, Axel, Alexa dan juga Adzriel ada di ruang tengah mereka bercanda ria. Bahkan Axel dan Alexa juga berkali kali mengucapkan terima kasih ke mereka. Setelah jam menunjukkan pukul 10 malam, Axel dan Alexa masuk ke kamar masing masing untuk membersihkan dirinya, lalu sholat isya dan tidur karena hari ini mereka benar benar sangat lelah. Tapi mereka sangat bahagia sekali.
__ADS_1