Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Kedatangan Aksa


__ADS_3


 


Aksa masuk ke dalam rumahnya dengan hati yang pedih mengingat apa yang telah ia lakukan tadi pagi terhadap kedua orang tuanya dan sekarang ia datang untuk meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafannya selama ini karena sudah membuat mereka sakit hati dengan semua ucapan dan sikapnya.


Saat Aksa memasuki rumahnya ia melihat Bi Ana yang sedang melintas.


"Assalamu'alaikum bi." Ujar Aksa.


"Waalaikumsalam, tuan muda. Tuan muda sudah pulang." Ucap Bi Ana senang yang memang belum tau apa yang terjadi dengan majikannya.


"Iya bi. Mama sama papa mana?" tanya Aksa.


"Mereka ada di kamar tuan." Jawab Bi Ana.


"Tolong panggilkan ya bi." Ujar Aksa.


"Baik tuan." Ucap Bi Ana, ia pun pergi ke kamar tuan besar dan nyonya besar.


Saat sampai di depan pintu kamarnya, Bi Ana mengetok pintu itu 3x.


"Assalamu'alaikum." Ujar Bi Ana dengan suara pelan takut mengganggu istirahat majikannya itu. Majikannya di sana ada beberapa orang ya jadi namanya juga tentu berbeda beda. Jadi jangan protes ya jika aku menyebutnya dengan nama yang berbeda tentunya.


"Waalaikumsalam. Ada apa bi?" tanya Ayu Andana setelah membukakan pintu untuk Bi Ana.

__ADS_1


"Maaf nyonya, sudah menganggu istirahat nyonya. Tapi di ruang tamu ada tuan muda dan dia ingin bertemu nyonya dan tuan besar." Jawab Bi Ana.


"Baiklah tolong bibi panggilkan Balqis ya dan suruh ia menemui suaminya di ruang tamu. Saya dan suami saya akan bersiap siap untuk menemuinya juga." Ucap Ayu Andana ramah.


"Baik nyonya." Setelah Bi Ana pergi, Ayu Andana pun membangunkan suaminya.


"Mas, bangun." Ujar Ayu Andana membangunkan suaminya dengan pelan.


"Ada apa yank?" tanya Ezra.


"Di ruang tamu ada Aksa. Dia ingin bertemu sama kita." Jawab Ayu.


"Ngapain dia ke sini?" tanya Ezra kaget, ia langsung bangun seketika.


"Mas kayaknya dia menyesali perbuatanya. Dan mungkin ia datang untuk meminta maaf. Kita harus memaafkannya mas, bagaimanapun dia adalah putra kita, putra satu satunya." Ujar Aksa.


"Sudah mas, tadi aku sudah minta tolong ke Bibi Ana untuk memanggil Balqis dan menemui suaminya." Ucap Ayu.


"Iya sudah ayo mandi bareng." Ujar Ezra.


"Tapi mas......."


"Sudahlah jangan mikir yang macem macem, aku gak mungkin melahap kamu sekarang. Aku cuma ingin mandi berdua aja." Ucap Ezra yang mengerti dengan apa yang ada di dalam fikiran istrinya itu.


"Iya sudah ayo." Ezra dan Ayu pun pergi ke kamar mandi untuk mandi bareng.

__ADS_1


Sedangkan Bi Ana pergi ke kamar Balqis.


Tok...... Tok...... tok....... (Bi Ana mengetok pintu kamar Balqis) TAk lama kemudian Balqis membukakan pintu kamarnya.


"Ada apa bi?" tanya Balqis.


"Di ruang tamu ada tuan Aksa." Jawab Bi Ana.


"Bibi gak bohong kan?" tanya Balqis.


"Enggak non." Jawab Bi Ana.


"Papa sama mama sudah tau kalau Mas Aksa datang?" tanya Bi Ana.


"Sudah non. Dan mereka sedang bersiap siap untuk menemui tuan muda. Tapi tadi nyonya berpesan agar Non Balqis menemui tuan muda terlebih dahulu." Ujar Bi Ana.


"Oke, aku akan segera ke sana. Aku akn cuci muka dulu ya bi. Bibi buatkan juz kesukaan Maas Aksa aja sama kue yang aku bikin tadi, kuenya masih ada di dapur. Tolong bibi kasihkan ke Mas Aksa ya, dan tolong di tata rapi biar terlihat menarik." Ucap Balqis.


"Baik non."


Setelah Bi Ana pergi, Balqis pun segera cuci muka dan gosok gigi, setelah itu ia memoles wajahnya dikit lalu segera memakai hijab dan cadarnya. Setelah memastikan dirinya rapi dan wangi, ia pun segera turun ke bawah menemui suaminya.


 


 

__ADS_1




__ADS_2