Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Pernyataan Cinta


__ADS_3

Lagu Love Crime dari Siouxie Sioux mengalun syahdu. Hyuk merebahkan badannya diatas tempat tidur. ia memejamkan matanya menikmati syair lagu yang dalam maknanya.


Oh, the dye


A blood red setting sun


Rushing through my veins


Burning up my skin


.............Love Crime.


Wajah Keara melintas dalam benak Hyuk. ia masih harus membereskan banyak hal. kedepan akan semakin bahaya jalan yang ia tempuh. menyadari siapa musuh Admaja Group yang akan di hadapinya. Hyuk tidak mau menarik Keara dalam bahaya. Hyuk hanya bisa membalas cinta Keara dengan melindunginya dari kejauhan. pintu kamar Hyuk di ketuk.


"Tuan ada yang ingin bertemu". Suara Santi terdengar di sela lagu yang Hyuk dengarkan. Hyuk beranjak bangkit dari tempat tidur, berjalan membuka pintu.


"Siapa?".


"Nona Keara tuan".

__ADS_1


"Katakan padanya aku tidak ingin bertemu".


"Sudah tuan, nona malah menunggu di depan selama dua jam dan belum juga pergi".


Sial! diluar sedang hujan pasti dia kehujanan. Hyuk.


"Apa dia di halaman?".


"Di luar halaman tuan, di depan pintu gerbang".


Hyuk bergegas keluar. Santi memberinya payung. dari kejauhan Hyuk memandang Keara yang basah kuyub kehujanan.


Dasar keras kepala!. Hyuk.


"Lain kali jika aku tahu kau berbuat seperti ini lagi, aku akan menyuruh satpam mengusirmu". Kata Hyuk sembari menyerahkan segelas minuman hangat pada Keara. gadis itu menggigil. Hyuk masuk ke kamarnya mengambil kemeja berwarna putih. ia menyerahkan pada Keara. gadis itu paham ia bergegas ke toilet dan berganti baju. Keara kedodoran mengenakan kemeja Hyuk. tapi itu malah membuatnya terlihat semakin cantik.


"Apa mau mu?". Tanya Hyuk tanpa memandang Keara. ia takut hatinya akan sulit di kendalikan oleh pikirannya jika ia menatap gadis itu sekarang.


"Aku ingin berterimakasih dan sekaligus melihat mu". Jawab Keara jujur. ia rindu setengah mati pada Hyuk. Keara juga tidak tahu kenapa ia bisa senekat itu.

__ADS_1


"Aku sudah bilang jangan menemuiku".


Keara tertunduk diam. Hyuk memutar tubuhnya dan mentap Keara. ia berjalan mendekati Keara. dengan jarinya ia mengangkat dagu gadis itu. dari dekat terlihat kulit wajah Keara yang halus. Hyuk hampir tak bisa mengendalikan dirinya. ia melepas dagu Keara.


"Aku selalu terlibat dalam bahaya. yang kau lihat kemarin itu belum seberapa. jadi hiduplah tenang bersama keluarga mu". Keara menggeleng ia tidak setuju dengan Hyuk.


"Aku sudah mencobanya tapi aku tidak bisa, apa aku boleh berada di sisimu?". Airmata Keara menetes.Hyuk tertegun. ia tidak tahu lagi harus bersikap seperti apa pada gadis keras kepala itu.


Santi datang dan membawa sup hangat untuk Keara.


"Makanlah, diluar masih hujan". Keara memeluk Hyuk dari belakang. menikmati punggung yang ia rindukan. Hyuk memejamkan matanya. ia menarik Keara kedalam kamarnya. Keara berdiri di tepi ranjang sedang Hyuk merebahkan dirinya di atas ranjang. jantung Keara seolah berlari dan ingin lepas dari dadanya. apapun yang akan terjadi hari ini ia merasa siap. ketika datang mencari Hyuk dengan tidak tahu malunya, ia sudah siap menerima segala resikonya.


"Kau takut?".Suara berat Hyuk semakin membuat Keara menggigil.


"Kalau kau takut pulanglah". Kata Hyuk lagi


"Tidak tuan".


"Kalau begitu kemarilah". Dengan gemetaran Keara menaiki tempat tidur berbaring di sebelah Hyuk.

__ADS_1


"Apa yang kau rasakan?". Tanya Hyuk datar.


"Aku mencintai mu tuan Hyuk". Tak di sadari air mata Keara kembali meleleh. dengan jarinya Hyuk menghapus airmata itu. ia mengecup kening Keara. keduanya berpandangan. Hyuk mengecup bibir Keara dengan lembut. satu tangannya memeluk pinggang Keara. tapi Hyuk segera bangkit. ia tak mau terjadi sesuatu pada Keara. ia tidak akan merusak kehormatan wanita yang ia cintai. Hyuk berpindah ke sofa. ia merebahkan badannya di sofa. sementara ia menyuruh Keara beristirahat di tempat tidurnya.


__ADS_2