Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Alexa Bertemu Edwin Di Mall


__ADS_3

Hari ini adalah Hari Minggu. Alexa ada janji dengan Vita untuk pergi ke Mall.


Sebelumnya setelah selesai sarapan pagi, Alexa sudah izin terlebih dahulu kepada aby dan umy nya bahwa akan ada teman perempuannya yang akan mengajaknya jalan-jalan.


"Aby, Umy. Ntar lagi akan ada temanku, Vina. Dia mau ke sini untuk jemput aku." ujar Alexa.


"Vita itu siapa, nak?" tanya Zahra.


"Teman rekan kerja aku umy di rumah sakit." jawab Alexa.


"Terus kalian mau pergi kemana?" tanya Adzriel.


"Ke Mall, aby. Gak papakan? lagian aku bosen si rumah terus, aku ingin jalan-jalan." Jawab Alexa.


"Iya gak papa, nanti pulangnya jam berapa?" tanya Zahra.


"Gak tau umy. Nanti kalau aku sudah mau pulang, tak kabari." ujar Alexa.


"Iya sudah kalau gitu, kamu gak mau ikut kami?" tanya Adzriel.


"Emang mau kemana?" tanya Alexa.


"Adekmu ingin ke pantai. Jadi sekarang, aby, umy, oma dan Ayunda mau pergi ke pantai dan kemungkinan pulangnya nanti sore." jawab Zahra.


"Kak Axel ikut?" tanya Alexa.


"Enggak, dia juga ada mau keluar sama temennya, sama seperti kamu mau jalan-jalan katanya." jawab Adzriel.


"Oh gitu. Terus Kak Axel ada di mana sekarang?" tanya Alexa.


"Masih ada di kamarnya." jawab Zahra


"Iya sudah, aby sama umy mau siap siap dulu ya. Biar nanti nyampe di pantai gak terlalu siang." ujar Adzriel.


"Iya udah aby, aku juga mau siap-siap, takutnya Vita ntar juga datang." ujar Alexa.


"Iya udah sana." ucap Zahra lembut.


Setelah itu mereka pun masuk ke kamar masing-masing.


\========


Alexa segera mandi dan berpakaian rapi. Dan tak lama kemudian, aby dan umy nya manggil.


"Alexa?" panggil umy dari luar pintu. Alexa segera membuka pintu kamarnya.


"Ada apa umy?" tanya Alexa.


"Aby, umy, Ayunda dan Oma sudah mau berangkat." jawab Zahra.


"Oh gitu, iya sudah kalian hati-hati ya di jalan." ujar Alexa.


"Kamu juga hati-hati nanti keluarnya." ucap Zahra.


"Pasti umy." jawab Alexa tersenyum.

__ADS_1


"Iya sudah, kami berangkat dulu. Assalamualaikum." ujar Zahra. Ia segera pergi menuju mobil yang mana, suami, anak dan ibu mertuanya sudah ada di dalam mobil.


"Waalaikumsalam." Setelah umy nya berangkat, Alexa menutup pintu dan mengunci pintunya lagi.


Namun tak lama kemudian, lagi lagi suara Axel yang memanggil manggil nama dirinya.


"Alexa, Alexa?" panggil Axel.


"Ada apa kak?" tanya Alexa setelah ia membukakan pintu.


"Kakak mau jalan bareng temen. Kamu jaga rumah ya." ujar Axel.


"Eits, siapa juga yang mau jaga rumah, aku juga mau keluar ntar lagi." jawab Alexa.


"Emang kamu mau kemana?" tanya Axel.


"Ke Mall bareng temen." jawab Alexa.


"Iya sudah nanti kamu hati-hati. Kakak mau berangkat dulu, Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Setelah itu Axel pun segera pergi dengan mobil kesayangannya.


Sedangkan Alexa segera keluar dari kamarnya dan pergi menuju teras rumah. Yah, Alexa akan menunggu temannya itu di depan rumahnya. Karena tadi Vita chat, sekarang dia sudah ada di jalan dan 8 menit lagi sudah sampai.


Sambil nunggu temannya, Alexa pun membuka Instagram dan Facebook. Alexa kadang selalu miris melihat banyak sekali masyarakat yang tak menutup auratnya. Mereka foto dengan bangganya memamerkan aurat mereka. Entahlah apa yang mereka cari.


Saat Alexa sedang asyik-asyiknya berselancar di dunia maya, tiba-tiba Alexa mendengar suara klakson. Alexa pun segera menghampiri mobil iyu karena Alexa tau, mobil itu milik Vita.


Alexa segera masuk dan duduk di kursi depan.


"Gak papa, santai aja." jawab Alexa tersenyum. Alexa mematikan Hpnya yang belum sempat ia matikan lalu ia menaruhnya di tas kecil yang sering ia bawa kemana-mana.


"Rumahmu kayaknya sepi banget?" tanya Vita sambil menjalankan mobilnya.


"Iya, aby, umy, adek sama omma pergi ke pantai. Sedangkan Kak Axel dia keluar bareng temennya." jawab Alexa.


"Berarti di rumah gak ada siapa-siapa ya?" tanya Vita.


"Adalah, asisten rumah tangga aku." jawab Alexa.


"Tapi aku jarang melihatnya." ujar Vita.


"Karena kamu gak mau masuk rumah. Sedangkan asisten rumah kan kerjanya di dalam rumah bukan di luar rumah." jawab Alexa.


Memang benar, Vita beberapa kali pernah mengajak Alexa keluar tapi ya itu gak pernah mau turun dari mobilnya dan selalu nunggu Alexa di dalam mobil jadi Vita gak pernah bertemu kedua orangtuanya dan juga saudaranya.


Setelah 45 menit, akhirnya mereka pun sampai juga di Mall. Vita segera memarkirkan mobilnya.


Alexa dan Vita keluar dari mobil dan langsung berjalan menuju ke dalam.


"Kita keliling Keliling dulu di lantai satu atau kita langsung naik ke lantai atas?" tanya Vita.


Di Mall ini ada 5 lantai dan sangat luas sekali.

__ADS_1


"Langsung naik lantai 2 aja deh." jawab Alexa.


"Iya udah ayo." ujar Vita.


Mereka pun segera berjalan lalu mereka memilih naik Eskalator dari pada naik tangga, karena pastinya capek banget kalau naik tangga.


Setelah itu mereka berdua pun sudah sampai di lantai dua.


"Mau beli apa dulu?" tanya Vita.


"Entahlah soalnya aku gak ada yang tertarik lagian kita kan di sini mau jalan-jalan aja bukan mau beli bel. Lagian aku mau beli baju, tapi bajuku sudah cukup banyak di rumah." jawab Alexa.


"Iya sudah kamu ikut aku aja ayo, aku mau beli hadiah buat ponakan aku yang besok lagi ulang tahun." ujar Vita.


"Iya udah ayo tapi aku cuma nemenin aja ya." ujar Alexa.


"Iya." jawab Vita.


Vita dan Alexa pun pergi ke toko mainan, karena memang ponakan Vita masih umur 4 tahun jadi Vita ingin membeli beberapa mainan yang belum dia punya.


Setelah selesai memilih beberapa mainan, Vita pun segera membayar nya. Dan setelah itu mereka berdua pun jalan jalan kesana kemari, gak jelas. Setelah bosen di kantai dua, mereka pun naik ke lantai 3. Nanti mereka hanya jalan jalan lihat-lihat sambil ngobrol, setelah bosen, mereka naik lagi ke lantai 4. Namun saat mereka ada di lantai 4. Mereka bertemu seseorang.


"Alexa, itu bukannya Dokter Andi ya." ujar Vita sambil menunjuk ke arah Dokter Andi yang sedang asyik ngobrol di resto. Yah di lantai 4 ini ada restoran yang menjual berbagai macam makanan.


"Iya tapi itu sama siapa ya?" tanya Alexa.


"Mana aku tau, mungkin teman atau saudara nya." jawab Vita.


"Astagfirullah." ucap Alexa kaget saat melihat teman ngobrol Dokter Andi. Tadi ia gak kelihatan wajahnya tapi setelah terlihat ternyata dia adalah laki-laki yang membuat jantung Alexa berdetak lebih cepat.


"Ada apa Al?" tanya Vita.


"Orang yang duduk di depan Dokter Andi, itu Edwin. Gurunya adek aku." jawab Alexa.


"Oh, jadi itu yang namanya Edwin. Ganteng juga sih, lebih ganteng dari dokter Andi. Pantas aja kamu kamu langsung jatuh cinta sama dia." ujar Vita.


"Kita kesana yuk." ajak Vita.


"Gak ah, malu. Mending kita pergi aja dari sini sebelum mereka lihat kita." ujar Alexa.


"Tapi...."


"Gak ada tapi tapian, ayo." Alexa menarik tangannya untuk pergi dari sana.


"Lucu juga ya Al?" ujar Vita setelah jauh dari tempat tadi.


"Lucu kenapa?" tanya Alexa.


"Dokter Andi suka sama kamu, sedangkan kamu suka sama Edwin. Laki laki yang juga kenal dengan Dokter Andi bahkan terlihat sangat akrab sekali. Bagaimana perasaan Dokter Andi ya kalau dia tau orang yang sangat ia cintai malah mencintai temannya sendiri?" tanya Vita.


"Emang kamu tau dia temannya?" tanya Alexa.


"Ya enggak sih tapi di lihat dari caranya mereka ngobrol. Mereka seperti teman." jawa Vita.


"Sudahlah, ayo kita pergi ke resto lantai dua aja. Aku lapar." ujar Alexa

__ADS_1


"Ayo, aku juga lapar dari tadi muter muter gak jelas." ucap Vita.


Akhirnya mereka pun pergi ke resto yang ada di lantai dua yang juga jual makanan.


__ADS_2