Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Menginap Di Rumah Zahra


__ADS_3


 


 


Setelah habis maghrib, Balqis mengajak sang suami untuk bermain ke rumah Zahra. Zahra yang lagi duduk santai bareng sang suamipun segera beranjak dari tempat duduknya dan pergi membuka pintu, saat terdengar bell rumah berbunyi.


"Assalamu'alaikum." Ucap Balqis dan Aksa saat pintu terbuka.


"Waalaikumsalam." Jawab Zahra sambil bersalaman dengan Balqis dan cipika cipiki. Sedangkan Aksa dan Adzriel hanya bersalaman aja tanpa harus cipika cipiki.


"Ayo masuk." Ujar Zahra ramah. Aksa dan Balqis pun masuk dan duduk di ruang tamu.


"Kog sepi?" tanya Balqis melihat tak ada Axel dan Alexa di rumah ini.


"Oh kedua anakku ikut ommanya ke Bandung. Insyallah pulangnya nanti." Jawab Zahra.


"Oh gitu, pantesan sepi." Ujar Balqis tertawa.


"Hehe iya."

__ADS_1


"Bentar ya, aku ke belakang dulu." Ucap Zahra lembut sambil pergi ke dapur dan meminta sang bibi membuatkan teh hangat  untuk tamunya.


Setelah sang bibi selesai membuatkan teh, Zahra pun kembali dengan membawa 4 gelas teh yang ada di tangannya. Dan menaruhnya di atas meja.


"Minum dulu, mumpung masih hangat." Ucap Zahra tersenyum.


"Iya. Bolehkah kalau aku nunggu kedatangan mereka di sini?" tanya Balqis.


"Oh ya boleh, boleh banget. Kenapa gak menginap aja sekalian?" tawar Zahra.


"Iya benar, apa kata Zahra. Sesekali menginaplah di sini. Jarang jarang kan bisa kumpul kayak gini." Ujar Adzriel.


"Gimana mas?" tanya Balqis.


"Baiklah, kami akan menginap di sini jika tidak merepotkan." Ucap Balqis.


"Enggaklah, aku gak merasa di repotkan sama sekali. Malah senang jika kamu bersedia bermalam di rumah ini." Ujar Zahra.


"Terima kasih." Ucap Balqis tersenyum.


Zahra dan Balqispun asyik bercanda ria dan membahas kehamilan mereka. Zahra kadang sedikit menasehati dan bercerita tentang pengalamannya saat hamil Axel dan Alexa bahkan sampai dirinya itu melahirkan dan menyusui. Sedangkan Balqis bercerita tentang morning sickness.

__ADS_1


Jika Zahra dan Balqis asyik membahas kehamilan mereka, Adzriel dan Aksa pun hanya diam mendengarkan dan akan buka suara jika di mintai pendapat atau ketika ada pertanyaan saja. Selebihnya mereka akan lebih memilih diam. Tapi Adzriel dan Aksa pun juga sesekali berbicara masalah bisnis yang sedang mereka kelola.


 


 


 


 


 


 



 


 


 

__ADS_1



__ADS_2