Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Keara di Culik


__ADS_3

Seorang lelaki paruh baya mengenakan baju tradisional china dan memakai kacamata hitam. wajahnya berwibawa dan membuat orang jadi segan. ia di kelilingi banyak pengawal dengan baju serba hitam. dua orang anak buahnya sedang duduk dengan sopan menghadap padanya.


"Cari tahu siapa pemuda itu, aku ingin dapat keterangan pasti mengenai dirinya nya".


"Baik tuan Ma".


Kedua lelaki itu beringsut mundur. dan pergi menggunakan mobil. tuan Ma berjalan di halaman rumahnya. memeriksa beberapa tanaman. pandangannya menerawang mengingat wajah seseorang. praduga muncul di kepalanya. ia masih penasaran dengan pemuda yang menjadi targetnya. pemuda pemberani yang tak takut mati. pemuda yang berbakat dengan ilmu beladirinya. melihat wajah pemuda itu tuan Ma mengingat orang dalam masa lalunya.


***


Bram sudah membawa Ariani pulang ke rumah. ia membuat kan kamar yang bagus untuk anak lelakinya yang ia beri nama Arka Putra Admaja. meski masih bayi anak itu sudah mewarisi ketampanan dari ayahnya.


"Lihat dia sayang, lucu sekali". Celoteh Ariani. keduanya berdiri di samping tempat tidur bayi mereka. Bram merasa bergembira dengan kelahiran putranya. ia akan mengadakan pesta untuk menyambut anggota keluarga baru.


"Hyuk".


"Ya tuan".


"Aku ingin mengadakan pesta untuk Arka, kau atur semua".


"Baik tuan". Hyuk yang sedari tadi berdiri di samping pintu mulai bergerak. ia melangkah keluar menuju dapur. disana ada bibi Nam yang menyambutnya. membuatkan minuman dan camilan untuk Hyuk. bibi Nam duduk di depan Hyuk.


"Kau semakin mirip dengan ibumu". Bibi Nam menerawang mengenang wanita yang pernah menjadi sahabatnya dulu.

__ADS_1


Hyuk tersenyum. ia juga mengingat wajah ibunya. paras yang cantik dan lemah lembut.


"Apa kau pernah mencari tahu keberadaan ayah mu?".


"Tidak bi".


"Ibu mu tidak pernah mengatakan apapun?".


"Tidak bi".


"Kau membohongi ku".


Hyuk terkekeh, ibunya memang sering bercerita mengenai ayahnya. tapi Hyuk malas kalau sekarang harus berfikir soal dirinya. ia lebih memikirkan tuan Bram nya.


"Ku dengar dari tuan Bram kau sudah punya kekasih?".


"Akan aku tunggu".


***


Suasana di ruang utama terlihat meriah dengan hiasan warna warni yang elegan. dekorasi di buat seindah mungkin untuk pesta penyambutan Arka. Hyuk mengawasi setiap pekerja yang menata dan membuat hiasan. ia juga ikut mengawasi di dapur untuk menyiapkan menu.


ponsel Hyuk bergetar. nomor yang tak di kenal menghubunginya beberapa kali dalam sehari ini. Hyuk mengangkat panggilan itu.

__ADS_1


"Tuan muda Ayah mu ingin bertemu dengan mu". Hyuk mengerutkan keningnya. ayah siapa, batinnya.


"Aku tidak ada ayah. kau salah sambung". Hyuk menutup teleponnya dan fokus pada pesta yang akan di gelar.


to: Keara


Kau sibuk?, akan ada pesta di rumah tuan Bram. kau mau datang?.


Hyuk mengirim pesan pada Keara. ia menyampaikan undangan dari nona Ariani. rasanya Hyuk rindu juga pada gadis itu dan ingin bertemu.


from Keara


Aku akan datang, tunggu aku sayang.


Hyuk tersenyum dan menyimpan kembali ponselnya. Ariani dan Bram sudah siap. keduanya berpakaian rapi dan menggendong Arka. tamu berdatangan. Hyuk nerjaga di sekeliling Bram, ia memastika tak ada penyusup yang akan mengacaukan pesta.


***


Sementata di tempat lain tuan Ma duduk dengan cerutu di tangannya. ia menerima laporan dari anak buahnya yang mencoba mengirim pesan pada Hyuk dan memintanya baik-baik untuk bertemu ayahnya. tapi tak ada balasan. tuan Ma kecewa, ia ingin sekali berbicara dengan Hyuk.


"Kalau tidak bisa membawanya dengan cara halus, bawa dia ke hadapanku denga cara kasar sekalipun!". Nampak kemarahan di wajah tuan Ma.


***

__ADS_1


Keara turun dari mobilnya dengan gaun yang indah. ia membawa kado untuk Arka si tuan muda. Keara baru saja akan melangkah meninggalkan mobilnya. tiba-tiba ada yang membekapnya dari belakang dan semua terlihat gelap.


Hyuk cemas karena seharusnya Keara sudah tiba. tapi gadis itu belum nampak juga. sambil memastikan tuannya tetap aman Hyuk mencoba menghubungi ponsel Keara. ada pesan masuk. Hyuk membuka pesan itu berupa kiriman foto. terlihat di foto seorang gadis sedang di sekap dengan tali di tangannya dan mulutnya di plester. gadis itu adalah Keara. Hyuk mengumpat kesal. ia melapor pada Bram dan bergegas pergi menyelamatkan Keara. Hyuk berharap ia tidak terlambat dan tidak melakukan kesalahan sehingga Keara tetap aman.


__ADS_2