
Meninggalkan qayla yang langsung membaringkan tubuhnya di sofa sambil menonton televisi . Sementara raii tengah membuatkan susu hamil qayla , Begitu raii kembali membawa segelas susu di tangan nya . ternyata qayla sudah terlelap pulas , raii memandanginya sampai tiba nya waktu makan malam
Raii berdeku di lantai , " sayang .. bangunn , " lirih raii lembut mengelus lengan qayla , membangun kan nya .
" Oh ? , Apa aku tertidur ? Jam berapa ini ? " Gumam qayla bangun
" Sekarang waktunya makan malam . " ujar raii
" astaga , lama sekali tidurku .. " qayla meregangkan bahunya , " tapi . Kenapa kamu berganti pakaian ? " serunya
Raii pun bangkit dan duduk di samping qayla , " kamu bisa menantikan makan malam hari ini . Aku sungguh sudah memesan tempat di restoran bagus ! .. " ucap raii
" Di mana ? Makan disini saja sudah cukup . " Seru qayla
" Kamu sama sekali tidak perlu khawatir kali ini . Ya ? Percayalah pada ku . " ujar raii , akhirnya mereka pun tiba di sebuah restoran dengan berjalan kaki di temani dengan hujan dan payung menemani perjalanan mereka .
" selamat malam . " Sambut pelayan restoran menyambut mereka di depan ,
" Kami sudah memesan tempat untuk pukul 7 malam . " Ucap raii
" Baiklah , silahkan lewat sini . " Seru sang pelayan mengantarkan nya ,
Begitu qayla dan raii tiba , " apa ini ? . Apa yang terjadi ? " seru qayla terkejut melihat semua yang ada di meja . Yaitu melda dan ahyar kemudian lifah dan Ian . yang langsung di lambaikan tangan oleh mereka ,
" Bagaimana ? . Kamu bisa bersantai dan menikmati makanan nya , bukan ? " Seru raii tersenyum , yang membuat qayla benar-benar senang
" apa ini ? Kapan kalian tiba di sini .. " ujar qayla tersenyum bahagia menghampiri mereka ..
Flashback ..
Saat raii kembali setelah selesai membuatkan susu untuk qayla , ia melihat qayla terlelap dan menyelimuti nya . Raii lama terdiam memandang qayla sambil berpikir apa yang bisa ia lakukan untuk qayla , lalu tak lama ia mengeluarkan ponsel dan menjauh sejenak menghubungi seseorang .
" Oh Yar . Apa rencana lu malam ini ? " Ucap raii
" Hmm gua akan pergi berkencan dengan Melda . Kenapa ? " Jawab ahyar
" lu masih ingin lanjut bekerja di perusahaan gua kan ? Datang lah makan malam di sini . Karena kalau tidak ! , bisa menjadi krisis terbesar dalam karier lu . Gua akan kirimkan alamatnya , temui gua di sana . Bawa Melda juga ! " Ucap raii sedikit mengancam sebelum akhirnya memutuskan panggilan nya . Membuat ahyar menyeringitkan dahinya ,
Kemudian raii pun dengan malasnya menghubungi seseorang lagi , yang tak lain adalah Ian . Ian yang tengah bekerja di depan laptop nya pun melihat ponselnya lalu mengangkat nya ,
" Halo . " Ucap Ian
" Hei . Mantan saingan ku Ian , datanglah ke pulau Dewata . Gua akan membayar penerbangan dan akomodasi lu . " Ucap raii
" Apa maksud lu ? Kenapa gua harus kesana ? " Sahut Ian sedikit tak terlalu suka mendengar nya
" Ajaklah lifah juga . " Seru raii ,
" Setuju ! . " Ucap Ian , yang akhirnya bisa bertemu dengan lifah dengan alasan ini . Ia langsung menutup ponsel dan juga mematikan laptopnya bergegas menuju smiling flower ,
Tentu nya ian berhasil menemui lifah di smiling flower dan mengajaknya pergi dengan alasan tadi . Karena dengan ini tentunya lifah tak akan menolak nya . Karena terdapat qayla dan juga Melda .
Endflasback ..
" Bersulang .. " ujar mereka bersama-sama melakukan cheers dengan duduk saling berhadap-hadapan seperti tripel date ,
" Wah , aneh sekali melihat kalian semua di pulau Dewata" Seru qayla
" Itu bisa terjadi hanya karena seseorang tetap sibuk . " Ujar ahyar tersenyum memegang bahu raii ,
Qayla menatap suaminya itu , " terimakasih .. " seru qayla begitu senang
" Kenapa harus berterimakasih , jangan lupa aku raii Nugraha .. " ucap nya tersenyum sambil menatap qayla . Dalam universal yang bisa melakukan apapun yang ia mau . Tentu nya membuat yang lain tertawa ,
" Saat kau menelpon tadi , sejujurnya . Gua pikir lu sudah gila . Dia membuat perjalanan ini terdengar seperti pergi ke rumahnya . " Ucap Ian
" jadi , lu gak mau kesini ? " Ujar raii melihat nya
" Gak . Gua hanya ingin bilang sedikit kegilaan memang di perlukan dari waktu ke waktu . " Seru Ian
__ADS_1
" setuju .. " Sahut lifah melihat yang lainnya ,
" Kita juga harus berpergian.. " seru ahyar tersenyum manis memandang wajah Melda di hadapannya ,
" Baiklah . Suamiku .. " sahut Melda membalas dengan alay tersenyum , yang membuat semuanya sedikit bergidik geli .
Lalu mereka pun bersandau guraw ,
" Bagaimana kalau kita berfoto bersama ? " Seru ahyar mengeluarkan ponselnya tumben-tumbennya ingin mengabadikan ,
" Kedengarannya bagus .. " sahut para wanita di meja ,
Ahyar pun menggerak-gerakkan tangannya mencari posisi yang bagus tapi tak kunjung menemukan posisinya karena ia duduk di tengah-tengah , akhirnya iapun meminta Ian yang memegang ponselnya .
Kini Ian pun sudah berada di posisi yang bagus dan semuanya juga sudah berada di dalam bidig kamera ponsel , " baiklah . Aku akan memotret nya . " Ucap Ian sudah memotret nya dan menoleh dengan cepat . " Kita harus tersenyum lebih ceria ! " Seru Ian . mengundang tawa yang lain .
Dan mereka pun bersama menikmati makan malam , raii dan ahyar saling menyuapi istri mereka . Begitu romantis , sementara lifah hanya tersenyum melihat kebahagiaan sahabat-sahabat nya itu .
" Kau juga harus mencoba nya , " ujar Ian memberikan hidangan pada lifah . Yang tentunya di lihat lifah tapi berusaha keras untuk cuek meskipun hatinya porak poranda di buat kalang kabut di sepanjang perjalanan menuju ke sini ,
Mereka pun menghabiskan makan malam bersama dengan begitu bahagia , kemudian setelah itu berbincang-bincang . Di tengah perbincangan ahyar melihat jam nya ,
" Hmm gua rasa . gua dan melda akan pergi sekarang . Kami akan pergi berkencan " Serunya pamit undur diri duluan
" Oh , kalau begitu aku pun juga harus pergi .." sahut lifah
" Ya . mau bagaimana lagi seperti nya aku juga harus pergi kan , " ujar Ian tersenyum dengan qayla
" Hubungi gua jika terjadi sesuatu . Gua akan bergegas membantu . " Ujar ahyar
" Tidak akan terjadi apa-apa .. " seru qayla
" Benar . Aku akan bersama nya , hati-hati . " Ucap raii
" Kalau begitu , ku serahkan qayla pada mu ! " Seru melda dan lifah .
Di dalam perjalanan , " Mel . Aku ikut bersama kalian ya .. " seru lifah langsung masuk kedalam mobil ahyar .
Ahyar melihat nya bingung ,
Sementara Ian , ia sedikit kecewa atas kepergian lifah yang masuk ke dalam mobil ahyar . sebenarnya ia ingin mengajak bincang lifah tentang apa salahnya ia hingga membuatnya menghindar .
Ahyar pun akhirnya pamit pergi duluan dengan Ian .
Saat mobil ahyar belum jauh meninggalkan restoran tadi , " Uhf ! " Lifah menghela nafas begitu berat .
" Kenapa gak jalan sama Ian ajah si . " Seru ahyar tersenyum memandang Melda sambil menggenggam tangan nya ,
" Terserah deh . Lu mau bilang gua parasit ke yang penting gua gak bareng dia . Lebih baik gua eneg ngeliat kebucinan kalian dari pada gua gila nenangin hati gua ! " Oceh lifah .
mendadak ahyar melihatnya , " Jangan bilang lu .. " ucap ahyar masih melirik lifah dari kaca spion dan menatap Melda seraya menanyakan ,
" Argh ! Habislah aku !! . Sial nya ! menghindar benar-benar gak guna ! " Ucap lifah frustasi membanting kepalanya di jok mobil ,
Melda pun memberitahukan ahyar tentang perasaan nya lifah ,
" Ah . Jadi lu menyukainya ! , Lalu kenapa gak deketin ajah . Dia juga lagi sendirian ini " Ujar ahyar melirik istrinya ,
Masih dengan Helaan nafas panjang lifah , ia menjawab . " Masalahnya .. dia sayang banget sama qayla , cintanya sama qayla gak perlu di tanyain lagi , mau ngedeketin kaya apa juga kalau di hati udah ada seseorang yang sangat spesial juga kemungkinannya hampir gak ada . Minimal gua cuma perlu semuanya balik ke semula lagi ajah gitu , gua yang gak ada perasaan sama dia dan dia yang gak perlu minta bantuan gua lagi dan kita gak perlu berurusan lagi ! . Dah cukup itu . "
" Terus lu gak mau berusaha apa dulu gitu . "
" Duh usaha gimana si . kalau gua sendiri udah tahu perasaan dia tuh kaya apa . Ibaratnya gua udah tau nih alur nya . Gak ada harapan "
" Hati manusia bisa ajah berubah kan yang lalu mungkin kaya gitu tapi kedepannya gak tau kan bakal seperti apa , " ucap Melda tersenyum yang di tatap ahyar sambil mengelus punggung tangan Melda .
Tentunya membuat lifah memutar kedua bola matanya , " duh kayaknya gua emang kudu harus buru-buru turun nih dari mobil . biar gak ganggu kalian berduaan . Sekaligus biar gak makin eneg gitu ngelihat kalian ! , "
Membuat Melda menoleh dengan mata yang sedikit membesar .
__ADS_1
" Canda . Abis ini gua mau langsung balik Jakarta ajah deh , mager juga kalau balik besok "
" Apaan si lif .. " seru Melda
" Lu yakin ? " Ucap ahyar
" Ya , iya . Emang omongan gua meragukan gitu . "
" Gak gitu deh lif , masa cuma gara-gara Ian . Kau mau balik sekarang si ! Gak Banget deh . " Protes Melda
" aduh Melda sayang . Aku mau balik sekarang bukan karena ian ko tapi emang aku mager ajah . Lagi juga aku ke sini emang gak ada niatan mau refreshing , Udah deh ya mending kalian nikmati waktu berduaan nya . kaya qayla sama raii yang berlabuh , " ucap lifah tersenyum segera turun mobil ,
" Gak banget deh . Aku tuh tau kamu ya lif . Aku gak setuju ! .. "
" Udah deh Mel . Pokoknya kamu gak perlu khawatir . Aku mau me time seharian besok . Thanks ya ! Semoga hari kalian menyenangkan " seru lifah menutup pintu mobil dan pergi ,
Ia berkemas , lalu berangkat ke bandara menuju penerbangan Jakarta malam ini . Sebenarnya alasan terbesar ia balik malam itu ya emang karena Ian , ia tahu jika kemungkinan besar besok ia akan terus bertemu lagi dengan Ian atau bahkan seandainya mereka semua kembali besok sudah pasti lifah juga akan satu penerbangan dengan nya ..
***
Kini raii melihat qayla ..
" kalau begitu , bagaimana jika kita juga menghabiskan waktu berdua ? " Seru qayla
" Sttt menghabiskan waktu berdua ? " Ujar raii menatap qayla tersenyum , lalu mereka pun berjalan kaki bergandengan menikmati malam menuju vila .
" Sayang .. " seru raii ,
" Ya ? " jawab qayla menoleh nya
" Maaf , aku belum bisa melindungi mu dengan baik . "
" Astaga , jangan bilang begitu . aku menyukai semua persiapan mu "
" tetap saja . Kamu masih kelihatan tak begitu nyaman dengan selalu waspada dan juga berhati-hati , karena aku yang payah untuk menjaga dan melindungi mu "
" Kamu lupa ucapan ku ? Aku membutuhkan mu dalam hidup ku . Aku akan bahagia selama memiliki mu . Lagi pula , kita di sini bukan untuk melihat-lihat . Kita di sini untuk membuat kenangan , "
" Kalau begitu , mulai sekarang dan seterusnya kau tidak perlu khawatir lagi . mengenai surat-surat itu . Ya ? , Tentang apapun itu . Karena aku bersama mu .. "
" Ya .. " jawab qayla tersenyum menatap manik mata suaminya itu , yang di balas senyuman pula oleh raii .
" Wah , lihat langit nya . Cantik sekali ! Ada banyak bintang ! " Ujar qayla senang memandang nya ,
" Apa ? Tidak mungkin . Aku melihat banyak sekali , bahkan lebih banyak kala malam itu "
" Cantik sekali , bukan ? "
" Sulit di percaya . " gumam raii juga kagum dengan hamparan langit yang indah nan berisi taburan bintang-bintang ,
Lalu tiba-tiba pula ada salah satu bintang yang menghiasi langit tersebut pun jatuh , dengan cepatnya qayla mengajak raii untuk membuat harapan . Karena katanya jika saat bintang jatuh kita membuat permohonan . Maka permohonan yang kita buat akan terkabul , lalu dengan romantis nya raii pun memejamkan matanya juga memohon dengan begitu serius . Yang di intip qayla ,
" kamu sudah buat permohonan ? " Seru qayla setelah raii membuka matanya ,
" Ya .. "
" Apa permohonan mu ? " Ujar qayla
" Semoga qayla istri ku selalu dalam
kebahagiaan . Dan keluarga kecil kami " seru raii tersenyum masih dengan menggenggam tangan nya memohon ,
" apa itu yang kamu inginkan ? " Tanya qayla melihat raii
" Tentu saja . " Sahut raii mengulurkan tangannya , " stt ayoo kita ke vila , nona istri raii Nugraha . " Seru raii tersenyum
\-
\-
__ADS_1
\-
^^^ ***jangan lupa like vote dan komenya ☺️🌻***^^^