Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Pernikahan itu menjadi trending topic


__ADS_3


 


Satu minggu kemudian pernikahan Balqis dan Aksa pun sudah tersebar di sosial media dan juga di koran serta di televisi. Bahkan pernikahan mereka juga menjadi trending topic nomer satu. Itu karena Ezra mengumumkan tanggal pernikahan putra satu satunya dengan Balqis.


Pernikahan mereka juga sudah sampai ke telinga Adzriel, Zahra dan juga Aulia.


"Aku bahagia melihat Balqis yang akan segera menikah dengan orang yang ia cintai dan yang mencintai dia." Ujar Adzriel saat ia lagi duduk santai di ruang tengah bersama dengan Aulia dan Zahra sedangkan kedua putranya lagi asyik di kamar, entah lagi apa.


"Apakah kamu cemburu?" tanya Zahra.


"Enggak sama sekali, aku hanya bersyukur karena kini Balqis akan segera menikah dan aku harap ia bahagia dengan pasangannya yang sekarang." Jawab Adzriel, ia tak tau bahwa pernikahan Balqis dan Aksa adalah sebuah perjodohan bukan karena mereka saling mencintai.


"Iya aku juga berharap seperti itu. Semoga Allah memberikan kebahagiaan untuk mereka dan menjadi keluarga yang Sakinah Mawadah dan Warahmah." Ujar Zahra yang juga ikut bahagia karna dengan menikahnya Balqis itu tandanya Balqis sudah move on dengan masa lalunya. Zahra sebenarnya sedih karena ia merasa seperti merampas kebahagiaan Balqis. Tapi sekarang Zahra bisa tersenyum bahagia karena kini Balqis akan segera menikah dengan laki laki yang akan selalu menjaga dan melindunginnya serta menyayangi dan mencintainya dengan tulus.


"Apakah kita akan ke sana untuk menghadiri pernikahan Balqis?" tanya Aulia.


"Kayaknya gak usah bunda. Takutnya kehadiran kita malah mengingatkan Balqis dengan masa lalunya." Jawab Adzriel.


"Benar juga apalagi kehadiran kamu dan Zahra, bisa membuat luka hatinya terbuka lagi." Ujar Aulia.


"Lebih baik kita doakan saja dari sini agar Balqis bisa bahagia dengan suaminya." Ucap Adzriel.

__ADS_1


"Iya kamu benar nak. Melihat dari foto  Balqis yang sekarang, kayanya dia tambah gemuk ya, walaupun ia pakai cadar tapi kita bisa melihat kalau pipinya sangat tembem. Dia pasti terlihat sangat imut." Puji Aulia karena di sosial media dan di televisi terpampang foto Balqis dan juga Aksa. Adzriel yang melihat bundannya memuji Balqis di depan Zahra langsung mengalihkan perhatiannya karena ia takut jika kata kata bundannya akan menyakiti hati Zahra.


"Bunda, aku pengen makan Ayam Bakar Pedas Manis buatan bunda, bikinin dong bun." Ujar Adzriel.


"Tumben kamu tiba tiba minta itu?" tanya Aulia penasaran.


"Entah kenapa tiba tiba pengen." Jawab Adzriel padahal dia ngomong asal dan hanya mengalihkan perhatian.


"Iya sudah biar aku aja yang bikin mas." Ujar Zahra.


"Tapi aku pengen buatannya bunda." Ucap Adzriel layakknya anak kecil.


"Iya sudah bunda buatkan." Ujar Aulia tersenyum.


"Tapi yank, kita kan sudah janji mau keluar hari ini. Kita sudah lama gak keluar berdua." Ujar Adzriel.


"Terus gimana dengan bunda, kasihan jika bunda di suruh masak sendiri." Ucap Zahra merasa gak enak dengan ibu mertuanya itu.


"Gak papa nak, biar nanti bunda di bantu sama Mbok Lim. Kamu pergi aja sama Adzriel." Ujar Aulia tersenyum.


"Terus gimana dengan Axel dan Alexa?" tanya Zahra.


"Mereka sudah besar, mereka pasti tau kalau kedua orang tuanya butuh waktu tersendiri untuk berdua." Jawab Adzriel.

__ADS_1


"Baiklah tapi kita harus pamitan dulu sama mereka agar mereka gak mencari kita." Ujar Zahra.


"Baiklah." Ucap Adzriel.


"Maaf ya bun, aku gak bisa bantu. Aku akan pergi bersiap siap." Ucap Zahra kepada mertuanya itu.


"Iya nak, nanti hati hati ya di jalan." Ujar Aulia.


"Iya bunda."


Zahra pun pergi ke kamar anaknya untuk berpamitan setelah itu, ia pergi ke kamarnya untuk ganti baju sedangkan Aulia, ia pergi ke dapur untuk membuat makanan kesukaan Adzriel.


 


 


 



 


 

__ADS_1



__ADS_2