Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
part 181


__ADS_3

Melda berdiri di depan pintu taxi nya melihat lifah dan Ahmad ,


" Wah ternyata kau masih tak mengakui diri mu salah ? , jika kau memang tak mau meminta maaf jangan pernah temui aku ! karena aku tidak ingin bertemu , dewasa lah . " ucap lifah pergi ,


Kini lifah datang berjalan ke arah Melda dengan raut wajah yang terlihat kesal , marah . " Mel aku ikut dengan mu , " ucap lifah masuk taxi online Melda dengan Ahmad yang berjalan hendak menghampiri nya juga


" Jalan pak .. " seru lifah


" Lif , lifah , lifahh !.. " teriak Ahmad hingga taxi tersebut pun melaju menjauh pergi


" Uhff .. " gumam lifah frustasi


" Mungkin kalian harus bicarakan dengan kepala dingin , biar nantinya juga Ahmad sadar kalau dia memang salah . " Ucap Melda melihat lifah


" Percuma saja Mel , orang seperti nya hanya akan menganggap dirinya lah yang paling benar itulah yang ia tunjukkan tadi . Aku bilang jika ia tak meminta maaf jangan pernah temui aku " Seru lifah


" Ahk kau menggeretak nya lagi " ujar Melda


" Ehm , ia akan menemui aku lagi kan Mel ? , Dia akan meminta maaf kan ? " Ucap lifah


" kau yang menggeretak tapi kau juga yang cemas , tergantung ! yang jelas masih fifty-fifty " ujar Melda


" Melll , kau itu ya sahabat nya lagi cemas gelisah tapi kau malah menambah keruh keadaan saja ! " Sahut lifah


" kata siapa aku menambah keruh , orang aku berbicara kenyataan . Kalau Ahmad mencintai mu dan perasaan nya pada mu lebih besar dari pada tabiat nya ya pasti dia akan meminta maaf tapi kalau tidak ya geretakan mu itu akan menjadi bumerang untuk diri mu sendiri , " ucap Melda


" Argh , kau itu menyebalkan sekali ! " sahut lifah kesal memalingkan wajahnya


Melda tertawa , " dia akan menemui mu lagi , pasti . " Ucap Melda


Lifah segera menoleh nya ,


" Yang udah-udah seperti itu kan , jadi jangan terlalu cemas . " Seru Melda


" Ahhha meldaaaa .. " gumam lifah tersenyum terharu


" Aishh lebih baik kau cemas , " ucap Melda melihat ke alay an lifah


" Kau tidak jadi menyebalkan , " seru lifah


" Oh ya tadi qayla ku suruh pergi duluan karena lama kalau harus menunggu mu yang sedang pertujukan drama tadi "


Lifah hanya mengangguk kan kepalanya ,


***


Sedangkan di sebrang perjalanan sana ,


" Dia akan baik-baik , " seru raii memegang tangan qayla yang tahu kalau qayla khawatir dengan pertengkaran lifah


Qayla menoleh menatap raii


" jangan khawatir mereka akan segera berbaikan , Melda juga bilang kan tidak akan terjadi apa-apa " ujar raii


" Eung .." angguk qayla


Sampai tibalah mereka di kingdom IT karena raii perlu menandatangani berkas , seperti biasa mereka ( karyawan ) yang melihat kedatangan raii maupun qayla menundukkan kepalanya semacam menghormati begitu juga dengan dua sang resepsionis , meskipun Sasa sang resepsionis yang tak menyukai qayla tapi dia harus terlihat manis di depan qayla untuk keberlangsungan pekerjaan nya .


Raii membawa qayla ke ruang annya ,


sesampainya raii menyeringitkan dahinya " Dia belum memberikan berkasnya , " gumam raii melihat ke arah meja


" Kenapa ? " Seru qayla


" Tidak sayang , " sahut raii tersenyum


Tok tok ..


" Masuk ! " Ucap raii


" Permisi pak , ini pesanan yang bapak pinta . " Seru sang resepsionis yang karakter nya protagonis

__ADS_1


" Ah ya .. " seru raii dingin


Resepsionis itu pun meletakkan minuman dan cemilan itu di atas meja ,


" Terimakasih ya , " ujar qayla tersenyum


" Sama-sama nona , permisi . " Ucap nya pergi


" eum apa ada yang bisa ku bantu ? " Seru qayla


Raii menatap qayla , " ada .. " sahut raii


" syukur lah . Apa ? , " Ujar qayla


" Cukup berada di sisi ku dan di dekat ku selalu . " Jawab raii


" Ouh , itu namanya bukan butuh bantuan " gumam qayla


" Siapa bilang . itu sangat membantu untuk ku sayang , kamu duduklah aku tidak akan lama . " Seru raii tersenyum melihat qayla yang tersipu


" Baiklah , " jawab qayla


Lalu raii pun ke meja kerja nya , dan ia menghubungi Ahyar .


" Yar , berkas yang gua minta tadi belum lu taruh di meja gua ? " Ucap raii berhasil membuyarkan lamunan Ahyar


" Ah , sorry gua close check sebentar lalu keruangan lu " seru Ahyar mematikan panggilan nya ,


" Ada apa dengan nya dari di ruang meeting lalu sampai lupa close check berkas . Tidak biasanya " Ujar raii heran menatap ponselnya itu


" Raii , " panggil qayla


" Ya sayang ? "


" Eum maaf ya aku bukannya bermaksud ikut campur dan aku juga gak tahu apa yang terjadi dengan Ahyar tapi pagi tadi setelah ia mengantar ku ada sedikit kendala dengan beberapa barang penting yang tertinggal di toko saat itu lifah meminta Melda yang mengambilnya karena lifah sudah sampai di gedung xxx , tapi ternyata kendala nya tak berhenti sampai di situ karena Melda tak menemukan satu taxi pun yang lewat . hal hasil Melda tak bisa ke gedung xxx , itu membuat aku dan lifah sempat khawatir dan cemas dengan Melda . Sampai pada di mana Ahyar yang mengajukan untuk pergi menjemput Melda , dan setelah cukup lama Melda pun sampai di gedung xxx tapi ia tak bersama Ahyar . " Jelas qayla


" Ah .. " gumam raii ,


Tok tok tok , " sorry ini berkas yang lu minta " seru Ahyar masuk ruang an raii , oh kau di sini qay . Sapa ahyar


" Sama-sama , kalau gitu gua balik ke ruang gua . 5 menit lagi gua kesini ngambil berkasnya " ujar ahyar keluar ruang raii


Raii hanya tersenyum getir melihat sahabatnya itu ,


" Apa dia baik-baik saja ? " Tanya qayla


" Ya kalau dia tak lagi menemukan jawaban yang salah " sahut raii tersenyum


Lalu raii pun memeriksa berkas nya , tak selang beberapa lama ponsel raii berdering . " Ibu , " gumam raii mengangkat nya


" Halo waalaikummusallam Bu , " jawab raii


" Kau di mana ? "


" Di kantor Bu , ada apa ? "


" Uhff always , ibu mau bilang kalau nanti kamu ke rumah yah ajak menantu ibu juga . Sekalian ajak ahyar , kita makan malam bersama rasanya sudah lama kita tidak makan malam sama-sama . "


" sayangg , ibu bilang kalau dia merindukan mu " ujar raii melihat qayla


" Apa qayla di sana ? " Ucap ibu Dina


" Iyah Bu ... "


" Berikan ponselnya dengan qayla ibu mau bicara dengan nya . " seru Dina


" Baiklah , " Sahut raii memberikan ponselnya


Panggilan itu pun langsung beralih ke video call ,


" Hay sayangg nya ibu , " seru ibu Dina

__ADS_1


" Halo ibuu .. " jawab qayla tersenyum


" Kamu sedang nemenin raii Ngantor sayang , "


" Gak ko Bu tadi qayla baru selesai dari gedung xxx terus raii jemput deh "


" Gedung xxx ? , Kamu habis datang ke acara pernikahan sayang ? "


" Gak Bu , Alhamdulillah qayla dapat projects berkesempatan untuk mendekorasi rangkaian bunga di acara pernikahan nya di sana Bu "


" Ohh yaampun sayangg selamat yaa , ibu ikut senang sekali dengar nya . "


" terimakasih Bu , "


Tok tok , " apa sudah selesai ? " Seru ahyar


" Ehm .. " sahut raii memberikan berkas tersebut


" Qayla , sayang kalau gitu ibu tutup ya , sampai ketemu nanti . " Ujar Dina panggilan telepon Pun terputus


" Yar , pulang nanti kita mampir makan malam dulu ke kediaman ibu gua , beliau juga minta lu untuk bergabung makan malam bersama-sama karena sudah lama kita gak makan malam bareng-bareng . " Ucap raii


" Gua akan antarkan kalian ke sana tapi sorry seperti nya gua gak bisa gabung makan malam nya " seru Ahyar yang memang dari tadi tampak suasana hatinya sedang buruk


" yaa ! , Gua si ya its ok kalau memang lu gak bisa , tapi lu tahu kan ibu gue seperti apa . Dia udah nyiapin semua jadi kalau lu emang gak punya rencana ikut lah . " Ujar raii


" Oke , baiklah gua makan malam bersama kalian " Sahut Ahyar pergi


Dan mereka pun pergi kekediaman keluarga Nugraha ,


Setibanya mereka di sana , ibu Dina langsung memeluk qayla .


" Gimana kabar kalian ? " Seru rehan dengan raii dan ahyar


" baik .. " sahut raii dan ahyar berbarengan


" Yuk masuk kita langsung makan , " ujar Dina


" Uwah tidaklah makanan ini semuanya sudah hampir menutupi meja makan , " seru rehan


Dan ya memang benar , Dina telah menyiapkan banyak sekali hidangan .


" Iyah ibu kalian tuh sengaja membuat kan nya untuk kalian semua . Jadi Mari kita makan , " ujar Nugraha


Mereka pun duduk dan makan malam ,


" Sekalian hitung-hitung kita merayakan semua hal baik yang kita dapatkan hari ini , untuk qayla yang mendapatkan projects dekor rangkaian bunga , untuk si empat maniak kerja yang sudah bekerja dengan hebat . " seru Dina


" Aku akan menambahkan nya , dan untuk ibu yang sudah menyiapkan makan malam ini untuk kita , terimakasih " timpal qayla


" Eumm menantu ibuu .. " gumam dina manis


Mereka pun menikmatinya ,


" Ini , makanlah kau harus makan ini " seru Dina memberikannya ke piring Ahyar , ya Ahyar memang sudah seperti keluarga bahkan Dina dan Nugraha pun sudah menganggap nya sebagai anak begitu juga rehan yang sudah menganggap nya sebagai adik nya juga .


" Terimakasih Tante , " ujar ahyar tersenyum memakan nya


" oh ya Yar Tante masih berharap kamu tidak tergabung menjadi seperti si tiga manik kerja yang membosankan ini . Setidaknya harus ada yang normal di antara kalian " ucap Dina


Ahyar mendadak kesendat , " Tante tenang saja karena Ahyar lah yang paling normal di antara mereka ." Jawab Ahyar


" Lu bilang apa ? , " Seru raii melirik ahyar yang juga di lirik oleh Nugraha dan rehan


" Apa ! " sahut Ahyar


" Ahh senangnya lihat meja makan ramai seperti ini , makan sayang . " Seru Dina memberikan sayuran ke piring qayla , kerenkan sayang kita makan sambil nonton pertunjukan drama para maniak kerja . Ujar Dina tertawa dengan menantu kesayangan nya itu


-


-

__ADS_1


-


...Jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun☺️🌻...


__ADS_2