Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
terimakasih untuk segala hal ..


__ADS_3

Di dalam mobil tepat depan kediaman mereka , raii menatap wajah qayla ..


" terimakasih sudah mau memberikan kesempatan pada orang brengsek ini untuk bersama mu . terimakasih sudah mau hidup dengan orang seperti ku yang membuat luka di hati mu , terimakasih untuk segala-galanya , terimakasih sudah mau mencintai orang seperti ku dan berada sisi ku . Aku beruntung sekali di miliki kamu , terimakasih karena menjadi istri yang sangatt luar biasa .. " lirih raii memegang tangan qayla


" apa ini , berhenti bicara . " gumam qayla melepas tangan raii berkaca-kaca


" Kenapa ? , Aku hanya mengatakan yang sebenarnya . kamu luar biasa dan keren " seru raii menatap istrinya itu yang terharu , lalu raii mendekat dan meletakkan kedua tangan istrinya di pinggang nya lalu memeluk qayla


" Terima kasih , sayang . sudah memberikan ku kebahagiaan lagi setelah diri mu " lirih raii membuat qayla akhirnya menitikan air mata bahagia mengelus punggung suaminya itu .


Lalu mereka saling tersenyum bahagian ,


" Kamu harus kembali kekantor.. "


" ah lupakan saja . Aku akan bersama mu " ucap raii


" kau harus pergi , kingdom IT dan ahyar membutuhkan mu di meeting hari ini " seru qayla , " bukankah suamiku profesional . Ya ? " sambung qayla tersenyum


" Hmm baiklah .. " seru raii mengerucutkan bibirnya


" Eayy ayolah , " ujar qayla menggoyangkan lengan raii begitu menggemaskan


" Ouh , sayang lihat ibu mu . Gemas sekali membuat ayah tak ingin pergi meninggalkan kalian " ucap raii tertawa mengelus perut qayla


" Oouhh ? ... "


" Tidak , aku akan kembali ke kantor . Sore nanti kita akan ke rumah ibu dan ayah ( kediaman Nugraha ) aku akan meminta yang lain kesana dan kita akan memberitahukan kabar ini dengan mereka "


" Baik , Jika begitu aku akan menghubungi Lyn dan ingin berterimakasih pada nya . sampai jumpa . " seru qayla tersenyum


***


Selama perjalanan di dalam mobil menuju kingdom IT , raii terus saja memancarkan senyuman bahagia nya bahkan sesampainya di kingdom IT . Rasanya ingin sekali ia memberitahu seluruh dunia jika ia sangat-sangat bahagia dengan semua ini , hari ini ia bahkan bersikap ramah dengan semua orang di kantor . seperti sedang iklan Pepsodent barangkali senyuman nya . Tentunya membuat para karyawan senang sekaligus bergidik ngeri pastinya. gak biasanya Presdir tersenyum ramah begitu selain dengan ibu dan nona qayla di sisinya ,


Bahkan di ruang meeting , raii memimpin meeting dengan senyuman yang selalu tertera di wajahnya . pipi dan telinganya tampak merah saking bahagianya ia . Ia bahkan terlalu banyak senyum sepanjang meeting sampai selesai ,


Raii sudah memasuki ruangannya di ikuti dengan ahyar , " hiyaa seperti nya kau sedang dalam suasana hati yang bagus " seru ahyar yang merasakan hal baik sedang terjadi dari senyuman di wajah sahabat nya itu ,


" Yar , gua .. gua akan menjadi seorang ayah juga seperti lu ! " Seru raii tersenyum bahagia menunjukkan foto USG milik qayla , " qayla hamil .. " ucap raii memberitahu ahyar kabar kebahagiaan yang sedang menyelimutinya



Ahyar benar-benar senang mendengar kabar itu , kebahagiaan itu spontan menular begitu saja " wah selamat ya ! .. selamat raii . " ucap ahyar memeluk raii



Raii mengungkapkan rasa bahagianya dan syukur nya pada sahabat nya itu , ia juga meminta ahyar untuk memberikan sejumlah aset pada Lyn sebagai tanda terima kasih nya . Tak tanggung - tanggung ia bahkan membeli apartment yang di tempati Lyn untuk nya dan juga dan tak main-main raii juga memberikan fasilitas yang tak kalah mewahnya pada Lyn lalu tentunya nominal uang yang fantastis juga masuk ke rekening Lyn ..

__ADS_1


***


Di smiling flower , lifah dan melda tengah sangat sibuk melayani pembeli . Melda yang aktif kiri kanan kasir dan ngerangkai membantu lifah pun sedikit kewalahan lelah bukan tanpa alasan karena ia tengah berbadan dua yang membuat nya jadi lebih mudah lelah ,


" Biar aku mengambil alih urusan kasir .." ucap ian yang datang dan melihat mereka tengah bersibuk


" Oh ? .. " gumam Melda yang di anggukkan senyum oleh Ian ,


" terimakasih .. " seru Melda yang di lirik lifah , Melda pun kembali merangkai bersama lifah


" Jujur saja ian itu sangat membantu bukan , ouh paket lengkap ! " bisik Melda


" Jangan mudah percaya dengan nya . " Sahut lifah


" Hei , kau yakin tidak jatuh cinta dengan nya ? Dia itu tipe mu bukan ! "


" Ada apa dengan mu ! Aku tidak suka dengan pria pamrih seperti dirinya " Ucap lifah melihat Ian , ia Bahkan tak pindah haluan memandang Ian


Bicara tipe , sepertinya ia masuk ke semua tipe perempuan . Dia andal dalam pekerjaannya , tampan dan kaya , dia sempurna dalam segala hal . Wah multitalent .. bayang-bayang Ian kini bersemayam dalam pikiran lifah mulai dari kejadian di pantai dulu saat lifah menangis dengan sangat lama di hadapan Ian tanpa rasa malu dan saat Ian datang mengaku sebagai kekasihnya kala Ahmad mendatanginya ,


" Yakin ? , Di liatin terus .. " ujar Melda membuyarkan lamunan lifah yang kaget dengan apa yang ia pikirkan , lalu memincingkan tatapan nya


" Tidak ! .. " sahut lifah


***


Setelah qayla berhasil menghubungi Lyn di Korea , qayla memberitahukan tentang kabar kehamilan nya pada Lyn . yang tentunya membuat Lyn ikut bahagia mendengarnya . Qayla benar-benar sangat berterima kasih dengan Lyn entah dengan cara apa ia membalas kebaikannya Lyn . Sementara Lyn benar-benar terkejut bukan main kala tahu rekening nya benar-benar membengkak transfer an uang yang di kirim atas nama raii lalu masih dengan tersambung bersama qayla , ia di kaget kan ketika seseorang datang ke apartment nya memberikan sertifikat apartment yang ia tempati saat ini sudah atas nama dirinya dalam artian jika apartment itu adalah miliknya sekarang . yang di beli dengan raii . Tadi nya Lyn menolaknya karena ia tak melakukan apapun , ia hanya membantu apa yang ia bisa dan tahu , lalu ia juga tak pernah berharap imbalan apapun , tapi qayla langsung memohon padanya untuk menerima pemberian suaminya itu yang ia sendiri tak tahu jika suaminya juga mengungkapkan rasa terimakasihnya . Kemudian qayla juga meminta Lyn mampir ke smiling flower / kediamannya jika ia sudah kembali ke Jakarta .


" Jadi apa kata dokter ? " Ucap lifah dan Melda yang juga membuat Ian menoleh sebab ia juga mengkhawatirkan qayla yang tak bisa di hubungi sejak kemarin di karenakan mendadak qayla bersikap aneh seperti ingin terus di dalam kamarnya bahkan ia malas untuk membuka ponselnya.


" Sore ini , kalian bisa datang ke rumah ibu Dina dan ayah Nugraha ? " Seru qayla


" Kenapa ? Ada apa ? Hei ! " Ujar Melda khawatir


" Datang saja ke sana yah .. " lirih qayla , membuat Melda dan lifah gelisah


" Apa kau baik-baik saja ?! " ucap ian menyambung yang sama khawatir nya ,


" Ian di sini , ia sangat banyak membantu . Aku akan memberikan ponsel nya " seru Melda


" Qay , kau baik-baik saja ? " Seru ian


" Eungg , terimakasih ya . Terimakasih sudah sering membantu di smiling flower , sebagai tanda terima kasih kau mau apa ? "


" kamu .. " seru Ian


Di sudut sisi smiling flower lifah tertegun diam mendengar kata yang baru saja terlontar dari Ian ,

__ADS_1


" Apa ? , Kau bilang apa tadi ? . Ian , Aku tak mendengar nya ? "


" Ah , traktir ku makan mie ayam di pasar malam "


" Oke baiklah .. oh ya hari ini kamu sibuk ? Jika tidak . datanglah juga ke rumah mertua ku bareng lifah dan Melda , "


" Aku akan pergi .. " sahut Ian tersenyum


Menjelang sore hari nya , ahyar sudah menjemput Melda .


" Qayla meminta kita untuk kerumah Tante Dina dan om Nugraha , kenapa ? Ada apa ? Apa semua nya baik-baik saja ? " Seru Melda


" Entahlah .. " sahut ahyar tak memberitahukan nya


" Eay raii tidak bilang apa-apa pada mu ? Kalian itu kan sahabatan " ucap Melda


" Lebih baik kita kesana saja , ehm .. " ucap ahyar membukakan pintu mobil


" Lif , kau pergi bersama ian kan ! " Seru Melda sengaja


" Ouh benar-benar ! " Gumam lifah ngedumel kesal


" Mau sampai kapan ngedumel gitu , naiklah . " Ucap Ian dan akhirnya lifah pun naik


Di tengah jalan , " oh ya . orang tua ku hari ini meminta kita datang untuk makan malam bersama mereka " seru Ian


" Hah ? "


" Aku tidak bisa menolak hal ini . Akan jadi masalah jika aku tidak pergi kesana dengan mu , tidak mungkin kan aku bilang jika kita hanya pura-pura . "


" Wah ! Benar bukan jadi kau membantu Tadi karena ada maunya . CK ,"


" Hei ! Apa kau akan terus menganggap ku begitu ?! "


" Mau bagaimana lagi kalau yang kelihatan nya begitu "


" Tadi itu sebenarnya aku ingin meminta bantuan mu lebih dulu tapi karena melihat kalian kekurangan tenaga dan aku melihat Melda yang tampak kelelahan jadi aku berpikir akan bicarakan nanti . Bisa yah ! Tak akan lama , hanya makan malam saja .. ya ? "


" Uhf benar hanya makan malam ajah ya ! " Ucap lifah dengan terpaksa


" Okee .. " sahut ian


Mereka pun sampai di kediaman keluarga Nugraha , ibu Dina dan Nugraha bingung saat ahyar , Melda dan lifah lalu ian pria muda nan tampan yang pernah ikut bersama nya waktu di mall kala berjalan-jalan dengan menantunya dan Melda , lifah itu juga di rumah nya setelah rehan , Usen dan Vano yang lebih dulu datang .


-


-

__ADS_1


-


jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun ☺️🌻


__ADS_2