Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
tidak peka ,


__ADS_3

Sepulangnya mereka , raii menanyakan dengan intan mengenai amplop dan lain sebagainya . Intan pun memberitahukan tuan nya itu jika pagi ini dan pagi-pagi sebelumnya nona memang sering mendapatkan amplop yang tak ada nama pengirimnya ,


Raii kembali mencoba mencari semua petunjuk , ia juga bahwa sampai melacak nomor ponsel milik pengirim pesan itu . Tiba-tiba pula keluar sejumlah info panggilan masuk dan keluar mengenai rutinitas nomor Akun telpon itu , mengetahui itu raii menghubungi ahyar .


" Maaf menelpon Selarut ini . " Seru raii menatap layar laptopnya , setelah ahyar mengangkat nya


" Ada apa ? , Baru gua ingin menelpon lu " ucap ahyar


" tentang pelaku pengirim itu ... " ujar raii


" Dia adalah orang terdekat qayla . " Sahut ahyar


" Lu sudah tahu ! "


" Sama seperti lu . Baru sejauh itu , tapi seperti yang lu pinta . Gua sedang selidiki lebih jauh mengenai IP akun pemilik tersebut . Lebih lanjutnya akan gua kabarin "


" Oke . Thanks Yar .. " ucap raii mengakhiri panggilan ya . Ia pun kembali ke kamar . Di dalam kamar raii mendapati qayla yang perlahan membuka mata nya ,


" Apa kau baik-baik saja ? Bagaimana keadaannya mu sayang ? " Ucap raii khawatir memegang tangan qayla


" Aku tidak kenapa-kenapa hanya sedikit terkejut saja .. " seru qayla menunjukan tak terlalu merasa terganggu dan melihat sudah tak ada lifah dan Melda , " Oo jam berapa sekarang ? Di mana lifah dan Melda ? " Gumam qayla


" Masih tengah malam , mereka sudah pulang .. " sahut raii


" Maaf ya , aku tak sempat membuatkan mu makan malam . Apa kau sudah makan ? "


" Tidak perlu memikirkan nya , aku bahkan tak nafsu makan mendengar mu seperti ini ... Sayang , kenapa tidak bicara pada ku soal amplop-amplop dan pesan kebencian itu pada ku ? "


" Aku hanya tidak ingin merepotkan suamiku ini dengan hal-hal semacam itu , lagi pula banyak yang harus kita urus dan kerjakan ketimbang masalah seperti ini ." Ujar qayla


" Sayang , aku sama sekali tidak merasa terrepoti akan apapun tentang mu . Jadi .. jadi aku mohon bersandar lah pada mu dengan sandaran ternyaman mu " lirih raii


Qayla tersenyum , " aku akan selamanya bersandar dengan mu . Karena aku suka bahu mu itu .. " seru qayla tersenyum memeluk raii . yang di balas dekapan hangat oleh raii , tiba-tiba pula suara keriukkk terdengar dari perut qayla yang membuat raii dan qayla bertatapan lalu tersenyum .


" Ayok , kita makan . Kau ingin makan apa ? " ucap raii


" Hmmm apapun yang akan kau buatkan untuk ku .. "


" Baiklah , Ayook .. " seru raii mengulurkan tangannya


" Tapi , memang kau bisa masak ? Aku nyaris bahkan tak pernah melihat mu menyentuh pelataran dapur " gumam qayla melihat suaminya itu sambil meraih uluran tangannya .


" Kau akan melihat nya nanti .. " ucap raii sombong


" Uwuuu .. " seru qayla tersenyum


Saat di dapur raii mulai menunjukkan keahliannya sementara qayla hanya di pinta duduk manis melihat raii . Samar-samar qayla tersenyum memandangi raii yang tengah berkutik di depan kompor , di tengah-tengah senyum qayla . Ia Menyembunyikan diam-diam rasa cemas , takut , gelisah dan rasa waspada yang terlanjur mengakar kala mengingat setiap kalimat per kalimat isi surat di amplop-amplop itu . dengan sesekali pula raii memandang wajah manis qayla istrinya itu .



" Bagaimana ? Bukankah aku terlihat keren . " Seru raii meletakkan dua piring nasi goreng dengan tambahan telur gulung ,


" Eumm Ku akui .. nak . Kita akan makan masakan buatan ayah muuu .. " Ujar qayla tersenyum mengelus perutnya sambil memegang sendok

__ADS_1


" Kamu pasti terkejut . Sayang kau juga pasti sama terkejutnya dengan masakan enak ayah ini " seru raii mengelus perut qayla .


Sendokan pertama qayla dan kunyahan pertama nya . Ia langsung mengacungkan jempol dan memuji keenakan masakan raii , bahkan qayla menyantap lahab tanpa sisa nasi goreng itu .


" Wahh , ibu baru tau sayang . Kalau ayah mu itu ternyata multitalent , bukan hanya tampan dan ahli dalam bekerja tapi ternyata bisa masak juga dan enak lagii " seru qayla berjalan di samping raii kembali ke kamar.


***


Esok harinya Lifah baru saja sampai di smiling flower , ia menghela nafas pelan .


" Hiyaa ! Apa akhir-akhir kau tidak tidur ? ." Seru Melda yang sudah lebih dulu lama sampai , melihat kelopak mata yang hitam melingkari kedua mata Lifah


" Argh , Benar . Mendadak aku terkena insomnia ! " Ucap lifah lesu meninggalkan Melda masuk kedalam


" Ck ck pengaruh dampak nya nampak besar juga .. " gumam Melda geleng-geleng kepala memandang kebelakang lifah .


Hari ini qayla tak pergi ke Smiling flower , ia tampaknya masih enggan pergi keluar . Keadaannya secara fisik baik tapi tidak dengan sikis nya , Pagi ini juga raii tak berangkat ngantor ke kingdom IT . Karena ia ingin menemani qayla . Siang harinya raii berusaha mengajak qayla pergi keluar rumah untuk hanya sekedar cari angin agar qayla tak bosan hanya menatap pemandangan dari balik balkon kamar , tapi qayla menolak nya . Dengan dalil ia merasa sangat nyaman di rumah saja dan tidak ingin kemana-mana hari ini .


Mendengar itu menimbulkan kecemasan tersendiri pada raii , sampai akhirnya ia menghubungi atta dokter pribadi keluarganya . Kemudian Raii menceritakan semuanya dan ia juga menanyakan apakah hal itu bisa berdampak pada kondisi qayla dan juga anaknya , jawaban atta tentu sepenuhnya akan menggangu kesehatan nya terlebih jika sudah sampai membuat perubahan pada sikap dan lain-lain . Lalu atta juga menyarankan mungkin cara yang lebih efektif adalah dengan cara berpergian atau liburan bersama , agar membuat nya merasa nyaman kembali seperti biasanya ,




Menjelang pertengahan sore , " yang lain mana ? Sendirian saja . " Seru Ian masuk smiling flower




" sedang mencari yang mana nih ? . Sudah pasti jelas bukan aku kan. " Ujar Melda yang tak di jawab oleh Ian



" Qayla tak kesini hari ini , setelah kejadian kemarin Sore di sini . ia mungkin masih merasa tak terlalu enak badan " beritahu Melda



" Kejadian kemarin sore ? . Apa ? " Sahut Ian



" Sore kemarin ada yang mengirimkan paket berisi hal yang tak menyenangkan untuk qayla dan ternyata bukan cuma kalian ini saja ia mengirimkan nya "



" Lalu bagaimana ? . Siapa ? Sudah tahu orang nya ? " Buru Ian



" Hmm , belum . Raii dan ahyar masih sedang mencaritahu nya dan semoga saja cepat selesai dan ketemu .. ah ya kau kesini hanya ingin mengetahui hal ini saja atau apa ! " Ucap Melda


__ADS_1


" Tidak . Aku ke sini untuk menemui lifah , kali terakhir seperti nya ia marah pada ku . "



" Marah ? "



" Sepertinya aku membuat kesalahan padanya . Sampai ia pergi begitu saja , bahkan tak menjawab WhatsApp dan telpon ku "



" Wah ! kau benar-benar tidak peka ya . " Ucap Melda yang membuat Ian menyeringitkan dahinya .



Dan kemudian lifah pun secara kebetulan muncul membawa map catatan keterangan smiling flower yang baru selesai , " Mel , ini aku sudah menyelesaikan nya ... " Ujar lifah melihat Ian dan segera menaruh map itu lalu berjalan kembali ke dalam . Yang tentunya bergegas di susul ian



" Lif , kita perlu bicara .. " seru Ian



" Aku rasa tidak ada yang perlu di bicarakan . "



" Kau benar-benar marah pada ku . Hah ?"



" Terserah ! aku ingin ke toilet " Ucap lifah masuk toilet , di dalam sana lifah bergerutu abis-abisan . Sebenarnya lifah tak dalam keadaan ingin ketoliet ataupun kebelet ketoliet Tetapi melainkan lebih tepatnya ia ingin menghindari Ian . Lama lifah tak kunjung keluar ,



Setelah lama Ian menunggu , ia pun menyerah dan kembali ke depan meja kasir .


" Mel , Melda . aku khawatir dengan lifah yang tak kunjung keluar toilet .. " seru Ian



" Ah , dia lagi PMS . jadi ya maklum lama memakai toilet dan seperti nya ia masih akan sangat lama lagi di dalam sana ." Ucap Melda berbohong . Sebelumnya Melda sudah lebih dulu mendapat WhatsApp dari lifah yang menanyakan tentang keberadaan ian . karena jika Ian masih ada di smiling flower ia mengirim pesan jika dirinya tak akan keluar , sebegitu nya lifah menghindari Ian . Bukan tanpa alasan karena saat lifah melihat Ian secara spontan hatinya terus saja berdebar-debar , bahkan dengan hanya memikirkannya saja membuat hati nya berdegup cukup hebat sampai-sampai hampir membuat nya gila .



\-


\-


\-


... ***jangan lupa like vote dan komenya ☺️🌻🌻***...

__ADS_1


__ADS_2