Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
episode 127


__ADS_3

kini bagas pun sudah sampai ke kantor, di aat ia akan masuk ke dalam kantor, tiba tiba ada yg memanggil nya, bagas pun berhenti sejenak.


" mas bagas..?? " ( cinta) .


bagas pun menoleh sebentar, dan kembali berjalan.


cinta yg di acuh kan merasa kesal, ia menghentak kan kaki nya, karena ia kesal, bagas malah mengacuh kan nya.


sehingga semua karyawan, memandang remeh ke arah nya.


cinta pun menuju ke sebuah ruangan khusus untuk office girl.


cinta pun menyimpan tas nya, ke dalam laci, dan mengunci nya, ia simpan kunci nya di saku kemeja nya , setelah itu ia pun ke luar , dan menemui atas san nya.


" kamu sudah datang.. ?? " ( ibu lia)


" udah bu, iya udah kamu saya tugas kan untuk membersih kan ruangan di lantai 6 .. ?? " ( ibu lia)


" baik bu.. ?? " ( cinta) dengan menampil kan wajah yg di Teluk nya,karena ia terpaksa melakukan pekerjaan tersebut, kalau bukan karena bagas, ia sudah malas untuk mengerja kan itu semua.


cinta pun mengguna kan lip, untuk mencapai ke lantai tersebut.


" benar benar menyebal kan, liat aja kalau aku sudah menjadi nyonya Bagaskara, aku akan hidup enak, engga usah susah payah untuk mengerja kan ini semua. " ( cinta) ia bergumam dalam hati nya.


ia pun kini memulai pekerjaan nya, di saat ia sedang menyapu, ada seorang yg dengan sengaja, membuang sampah membuat diri nya mendengus kesal.


" bisa engga, buang sampah nya jangan sembarangan gitu, kamu engga lihat aku lagi menyapu.. ?? " ( cinta) dengan sedikit menaik kan nada bicara nya.


ia benar benar kesal, atas sikap wanita itu.


" engga apa apa aku buang di sini, toh kamu kan lagi menyapu. " ( wanita) dengan tatapan meledek, dan pergi meninggal kan cinta begitu aja.


membuat cinta benar benar marah, dan mengepal kan tangan nya, lihat saja kalau aku sudah menjadi nyonya Bagaskara, kamu yg aku cari, dan memecat kamu, sambil tangan nya kembali menyapu, yg wanita itu buang.

__ADS_1


kini tiba waktu jam makan siang, dan berbarengan dengan cinta, yg baru saja selesai dengan pekerjaan nya, yg begitu melelah kan.


cinta kini sedang berada di party, sambil membawa air mineral, yg tinggal setengah.


" hay.. ?? " ( Lina) ia duduk di samping cinta


cinta menoleh, dan menatap sebentar ke arah Lina.


" kamu anak baru ya. " ( Lina) dengan senyum ramah nya.


cinta hanya menggangguk kan kepala nya.


mereka pun berkenalan, biar lebih akrab.


" kamu, makan siang di kantin. " ( Lina)


" iya, tapi engga sekarang, karena aku masih lelah. " ( cinta) yg mengusap kening nya, yg begitu banyak keringat.


" iya udah gini aja, gimana kalau di bungkus aja, biar kita makan di sini.. ?? " ( Lina).


Lina pun menerima nya, dan meninggal kan cinta, yg masih asyik berselonjoran.


" ah, badan gue, benar benar remuk, rasa nya gue malas untuk melakukan pekerjaan ini, semoga aja apa yg gue impi kan bisa cepat cepat terwujud, supaya gua engga harus bersusah payah melakukan ini semua. " ( cinta) ia menghela napas nya, dan kembali minum.


setelah menunggu beberapa menit, akhir nya, makan nan nya pun datang,Lina dan cinta pun makan bersama.


akhir nya mereka pun selesai, dengan berakhir nya, jam istirahat.


" Lina sama cinta, segera bersih kan ruang miting. " ( ibu lia).


membuat mata cinta membuat, betapa kaget nya ia saat ibu lia menyuruh nya untuk membersih kan ruang miting, sedang kan dirinya baru saja membersih kan lantai 6,yg negitu luas.


huf...

__ADS_1


mau menolak ia engga bisa, takut ia di pecat, kalau dia di pecat, ia takut perjuangan nua sia sia, akhir nya mau tak mau ia pun menuju ke ruang miting, yg berada di lantai 2 .


" ayo cin.. ?? " ( Lina)


cinta hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban, dan mengikuti lima dari belakang nya, sambil membawa alat tempur, seperti sapu dan pengki.


" kamu lelah ya. " ( Lina) menatap iba ke arah cinta.


" iya, aku benar benar lelah lin, apa lagi, aku baru saja membersih kan lantai 6 ,ini hari pertama aku kerja, sudah seperti ini, apa lagi nanti.. ?? " ( cinta) sambil tangan nya menyapu.


" yg sabar ya, ini lah pekerjaan kita, walupun berat, kita jalani, aku dulu juga sama, awal aku kerja, seperti kamu, tapi aku jalani dengan senang hati, mungkin ini pertama, nanti juga kamu akan terbiasa, lagian orang orang di luar sana, ingin bekerja di sini, walaupun hanya sebagai office girl, tapi gajih og di sini itu, sangat melebihi UMR, aku aja semenjak bekerja sini, sudah membuat rumah, untuk ke dua orang tua aku, belum lagi, sawah dan kebun. " ( Lina) sambil tangan nya mengelap meja, dan memberi motifasi ke pada cinta, yg ia anggap sudah seperti sahabat nya.


cinta tidak menanggapi, atas ucapan Lina, ia masih asyik dengan kegiatan nya masing masing.


berbeda dengan suasana hati cinta, yg begitu kesal, kecewa, dan marah, kini di kediaman ke dua orang tua nya bagas, sangat rame dengan tingkah laku jelita.


pertama dita masuk, ia begitu mengagumi, rumah orang tua nya bagas ia pun menatap foto, pernikahan terpang jelas di sana .


ia jg merasa kan iri, dengan perlakuan mamah bagas yg begitu perhatian, yg membuat dita, ke panasan.


" lihat saja, posisi kamu, akan terganti kan oleh aku. " ( dita) ia berucap di dalam hati nya , sambil menatap ke arah Kayla, yg begitu kenal dan benci.


" aduh cucu omah, gemes banget sih.. ?? " ( mamah bagas) sambil memangku dede kianu, dan bibir nya sambil mengecup pipi sang cucu, yg begitu menggemas kan.


" gimana engga gembul mah, orang nyusu nya kuat mah. "( Kayla)


" pantas aja, kalau nyusu nya kuat. " ( mamah bagas) kini ia kembali mengecup pipi sang cucu.


" paling sebentar tiga puluh menit, paling lama hampir satu jam lebih mah. ?? " ( kayla) ia sedikit mengeluh, dari pada di pendem, bisa bisa ia sakit, karena setiap hari, harus memendam unek unek nya.


" MasyaAllah, kamu kaya papah kmu aja nak..?? "( mamah bagas)


" emang dulu mas bagas juga sama, seperti yg kianu lakukan mah. " ( Kayla ) ia mantap ke arah sang ibu mertua.

__ADS_1


" iya sayang, bahkan setiap hari, sebelum mamah tidur, papah nya bagas , mau memijat tubuh mamah, dan perhatian sama mamah , dari hal hal kecil, membuat mamah nyaman dan makin cinta, sama papah.. ?? " ( mamah bagas) dengan menampil kan senyuman nya, ia jadi teringat masa muda nya.


Sedang kan Kayla dan dita, hanya sebagai pendengar.


__ADS_2