Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Natasya


__ADS_3

Maura menangis di depan ibu. ia mengiba agar ibu membelanya dari Bram dan tidak mengusirnya. tapi di rumah itu yang memiliki wewenang penuh adalah Bram. ibu tidak berani menentang. Maura tidak menyangka jika Bram akan mengusirnya. Hyuk memandang Maura dan menyeret koper besar milim Maura keluar rumah.


"Tunggu pembalasan ku, kalian tidak bisa seenaknya dengan ku!". Teriak Maura. Bram menyeringai ia melemparkan amplop berisi data diri Maura.


"Aku sudah tahu siapa kau jadi angkat kaki dari rumah ini!".


Maura gelagapan membuka isi amplop beriisi data diri dan beberapa fotonya. ia bjkanlah anak paman Hasim melainkan wanita yanh di sewa kolega Bram untuk menghancurkan Bram. sementara paman Hasim sendiri baru bisa di hubungi. ia mengatakan tidak memiliki anak wanita dan tidak pernah mengirim siapapun untuk menginap di tempat Bram.


"Pergi dari sini atau aku akan melaporkan mu pada polisi atas kasus penipuan?!". Bram semakin marah. Petra terlihat tersenyum senang. dari awal ia sudah mencium kejanggalan pada diri Maura.


Hyuk memasukan koper Maura ke dalam taxi dan mendorong Maura masuk dalam taxi itu. ibu yang merasa salah tidak bisa berbuat apa-apa. Bram kembali ke kamarnya menenangkan diri. ia merasa kecolongan dengan kedatangan Maura ke rumahnya.

__ADS_1


***


Keara mencetak foto Petra, artikel tentang Petra dan bisnisnya akan terbit secepatnya. Keara membereskan pekerjaannya lalu mematikan laptopnya dan bergegas pulang. ia berjalan sembari memikirkan pertemuannya dengan Hyuk tadi siang. lelaki itu nampak dingin seperti biasanya. Keara bingung hatinya masih menetap dan tidak bisa berpaling dari Hyuk. Keara berjalan menuju mobilnya.


Paginya Keara bertemu Petra di kantor Admaja Group. ia duduk di ruang tunggu karena Petra masih meeting. terlihat di kejauhan Hyuk sedang berbicara dengan client seorang wanita. terlihat cantik, tinggi dan menarik. wanita itu terlihat akrab dengan Hyuk. Keara memandang keduanya dari tempatnya duduk. terlihat sesekali wanita itu tertawa dan Hyuj juga tersenyum ramah padanya. Petra tersenyum meluhat Keara yang sedang memandangi Hyuk dari kejauhan.


"Kau mau menyapanya?". Suara Petra membuat Keara kaget. ia berdiri dari duduknya dan menyapa Petra.


"Tidak perlu aku hanya iseng melihatnya". Keara terlihat gugup menutupi tingkahnya tadi. Petra mengajak Keara masuk ke ruang kerjanya.


***

__ADS_1


Natasya client Bram dan Hyuk untuk produk baru yang akan di luncurkan Admaja Group. Natasya wanita yang cerdas, mandiri dan independen. usianya sekitar kepala tiga. ia terlihat dewasa dan menarik dengan wajah cantiknya. Hyuk meeting selama berjam-jam dengan Natasya seharian ini. Hyuk berjalan mengantar Natasya ke lobi, disana ia berpapasan dengan Keara dan Petra. Keara sama sekali tidak menoleh pada Hyuk. ia bergegas keluar lobi menuju mobilnya. Keara dan Petra pergi bersama ke proyek untuk mengambil foto. Hyuk mengamati mobil Keara yang meluncur meninggalakn pelataran parkir gedung Admaja Group.


"Kau mengenal gadis itu?". Natasya mengawasi Hyuk rupanya.


"Tidak". Jawab Hyuk singkat. tapi ia tidak bisa menutupi kekesalannya pada Petra.


"Kalau begitu ayo kita pergi". Natasya mengajk Hyuk untuk makan siang. Hyuk sudah booking restoran mewah untuk mereka berdua. biasanya untuk client isimewa juga akan dapat tempat istimewa pula.


"Apa kau punya kekasih tuan Hyuk?". Natasya bertanya hal pribadi pada Hyuk. ia tertarik dengan lelaki kaku itu.


"Tidak". Jawab Hyuk singkat. seandainya ia masih dengan Keara, Hyuk pasti akan menjawab punya.

__ADS_1


Ngomong-ngomong soal Keara, Hyuk sebenarnya penasaran gadis itu akn pergi kemana bersama Petra. dan apa yang akan mereka lakukan di jam makan siang. seandainya bisa menurunkan sedikit harga dirinya ia akan menelpon Petra dan bertanya mereka sedang dimana. tapi sayang Hyuk tidak akan melakukan itu. ia lebih baik mati menyimpan rasa penasarannya daripada bertanya pada Petra atau Keara.


__ADS_2