
Bram yang mengetahui kabar Hyuk terluka langsung bergegas menuju rumah sakit.
"Sayang mau kemana?". Tanya Ariani.
"Aku ada urusan penting, kau tinggal di rumah. jika butuh sesuatu cepat panggil bibi Nam".
"Baik sayang".
Bram mengcup bibir Ariani dan pergi. Ariani penasaran apa yang terjadi hingga Bram terlihat panik. tidak biasanya Bram seperti itu. dan Hyuk juga belum datang ke rumah dari pagi. Ariani merebahkan diri di atas kasurnya. tubuhnya kepayahan karena hamil tua.
***
Bram sampai di rumah sakit. ia segera menghampiri Hyuk.
"Maaf tuan". Hyuk menundukan wajahnya. Bram memegang bahu Hyuk. Bram lega asisten setianya tidak terluka parah.
"Bagaimana?".
"Sudah saya bereskan tuan".
"Beristirahatlah, kau boleh bekerja setelah pulih".
"Terimakasih tuan".
Keara yang menunggu di luar sengaja menguping pembicaraan kedua orang itu. ia bergidik ngeri saat Bram keluar ruang rawat dan melirik ke arahnya. Bram tentu sudah dengar bahwa gadis itu yang menolong Hyuk membawanya ke rumahsakit makanya ia sengaja membiarkannya berada di samping Hyuk.
__ADS_1
Keara menyuapi Hyuk makan setelah ia mengganti baju Hyuk dengan kaos hitam. Hyuk memandangi wajah Keara tanpa berpaling. mata sipitnya mengamati wajah cantik itu.
"Apa kau sudah puas memandang ku?". Tanya Keara sebal. ia malu di pandangi seperti itu. Hyuk hanya tersenyum.
"Apa kau istriku?, kenapa kau merawat ku?".
"Memangnya aku harus jadi istrimu dulu baru boleh menolong dan merawat mu tuan Hyuk yang pemberani?".
Hyuk terkekeh.
"Apa kau mau menikah dengan ku?".
Degh!!!.....
Hyuk tergelak melihat wajah panik Keara. dan baru pertama kali Keara melihat Hyuk tertawa lepas seperti tadi.
***
"Selidiki terus bisnis tambang kita. pastikan tidak ada yang berhianat di proyek besar ini. dan pasang mata-mata di tempat kerja Dewan Bestari. aku mau tahu rencana kedepannya". Bram memberi perintah pada seseorang. karena Hyuk sedang sakit jadi ia memakai anak buah Hyuk tanpa sepengetahuan Hyuk. ia mulai mengendus ada yang tidak beres dengan bisnis kerjasamanya dengan Dewan Bestari.
Bram mengemudi sendiri pulang ke rumah. Ariani menyambutnya di depan pintu.
"Sayang kenapa sendiri?". Ariani mencari keberadaan Hyuk. biasanya asisten setia itu akan mengekor di belakang Bram tapi kali ini tidak nampak.
"Hyuk ada urusan di luar kota".
__ADS_1
"Pantas tuan Hyuk tidak kelihatan beberapa hari ini".
Ariani menggamit lengan suaminya memasuki rumah utama. bibi Nam sibuk dengan menu makan malam. Bram dan Ariani berjalan menaiki anak tangga menuju kamar mereka.
***
Keara memandang wajah tampan Hyuk yang sedang tertidur. ia sudah boleh pulang dan Keara mengantarkannya ke rumah. Keara masih penasaran dengan pekerjaan Hyuk sebagai orang kedua di Admaja Group. ia terlihat lebih mirip mafia daripada pekerja kantoran biasa. Keara teringat jalinan bisnis ayahnya dengan Bram. ia tidak bisa membayangkan bila ayahnya melakukan kesalahan dan merugikan Bram. apa yang akan terjadi pada ayahnya dan keluarganya. di depan Bram Hyuk seperti robot yang tidak pernah menolak perintah. ia menjalankan perintah Bram apapun resikonya. seperti saat ini ia terbaring dengan luka di tangannya itu juga karena perintah tuannya. Keara melangkah ke dapur menyambangi seorang pelayan bernama Santi.
"San kau sedang masak apa?". Tanya Keara. Santi bekerja dari pagi hingga sore hari lalu pulang ke rumahnya. itu pun kalau Hyuk memanggilnya.
"Saya masakan sup untuk tuan Hyuk nona biar segera pulih".
"Kau sudah lama mengenalnya San?".
"Kurang lebih dua tahun saya bekerja dengan tuan. tapi kalau masalah pribadi saya sama sekali tidak tau nona". Benar juga. Keara saja sama sekali tak punya celah mencari tahu kehidupan Hyuk apa lagi Santi.
"Yasudah San, lanjutkan pekerjaan mu aku pamit pulang dulu".
"Iya nona, sampai jumpa".
Keara melihat Hyuk sekali lagi. ia lalu menyambar tasnya dan bergegas pulang karena ia sudah seharian menemani Hyuk.
.................................
Hayalan Thor si Tuan Hyuki Harjo Gunawan alias Hyuk ini wajahnya seperti Park Seo Joon heheehe......
__ADS_1