
"Tak bisakah kau meninggalkan dia saja dan bersama ku?". Isak Keara. Hyuk berdiri di hadapannya terdiam.
"Baiklah kalau begitu biar aku yang pergi meninggalkan mu". Kata Keara dengan sedih.
"Maaf aku tidak bermaksud melukai mu". Hyuk mencoba mendekati Keara yang terduduk di lantai.
Keara semakin terisak ia tahu Hyuk tidak melakukan hal itu karena cinta, Natasya lah yang sudah menjabaknya. tapi mendengar permintaan maaf Hyuk, Keara tahu itu artinya Hyuk tidak akan meninggalkan wanita itu.
__ADS_1
"Suatu hari jika anak itu lahir dan kau berpisah dengannya, aku akan kembali padamu. aku akan menunggumu sampai aku lelah". Keara terlihat tabah. dan itu semakin membuat Hyuk merasa hancur. baru kali ini air mata Hyuk menetes di hadapan Keara.
"Jika aku kembali, jemput aku di bandara. kita akan saling tersenyum dan melupakan semua". Hyuk semakin sedih mendengar ucapan Keara.
"Pergilah aku sedang tidak ingin melihat mu". Kata Keara berpaling tidak mau memandang Hyuk. Hyuk membalikan badannya dengan berat hati. ia mengepalkan tangannya. ada rasa kesal dan benci pada Natasya.
Natasya terlihat cantik dengan gaun pernikahan berwarna putih. ia memegang buket bunga berwarna senada. Hyuk nampak gagah dengan jas pernikahannya. meski sederhana tapi acara pernikahan itu membuat tamu undangan terkagum-kagum dengan kedua mempelai yang tampan dan cantik. Ariani dan Bram duduk di barisan depan tamu undangan. keduanya bergenggaman tangan seolah mengingat masa-masa pernikahan mereka dahulu. Ariani tak mengungkit soal Keara lagi. ia sudah tidak bisa memaksakan jika takdir berkata Hyuk dan Keara bukanlah jodoh. Bram dan Ariani mengucapkan selamat pada keduanya lalu mereka berfoto. tamu undangan tidak terlalu banyak hanya orang terdekat saja. Natasya tahu pernikahan itu akan berakhir ketika anaknya lahir tapi ia begitu menikmati acara itu. biar bagaimana itu adalah pernikahn pertama untuknya. ia menikah dengan cinta meski tidak terbalas cinta pula dari Hyuk.
__ADS_1
Selesai acara Hyuk dan Natasya tinggal satu rumah. mereka membeli rumah .mewah di kawasan elit. sebenarnya Bram menghadiahkan rumah baru untuk Hyuk dan Natasya. tapi Natasya bersikeras menolaknya. rumah baru itu sudah selesai di tata. Natasya sendiri yang memilih perabot dan warna cat rumahnya. ada halaman di depan dan belakang rumah yang cukup luas. sedang Natasya dan Hyuk memiliki kamar masing-masing yang bersebrangan di lantai atas. Natasya menuju kamarnya melepas gaun pernikahannya. ia cukup kesulitan untuk membukanya karena kancingnya berada di bagian punggung yang memanjang ke bawah. Hyuk masuk ke kamar Natasya tanpa mengetuk pintu. Natasya yang terkejut menghentikan gerakannya membuka gaun.
"Bisakah kau ketuk pintu?". Omel Natasya.
Hyuk berdiri di belakang Natasya membantunya melepas kancing pada gaun itu satu persatu tanpa bicara sepatah kata pun. dan itu membuat Natasya gugup. meski Hyuk sudah melihat tubuhnya malam itu, tapi itu berbeda, ia benar-benar malu dan gugup sekarang. kancing terbuka dan gaun tersibak, kulit putih Natasya terlihat oleh Hyuk. ia bergegas berjalan keluar membuka pintu kamar dan pergi ke kamarnya. ia juga akan berganti baju. dikamarnya Hyuk sedang berfikir apa Keara sudah berangkat. apa pesawatnya sudah terbang. apa gadis itu baik-baik saja. semua berkecamuk di pikiran Hyuk. Hyuk kelelahan dan berbaring di atas kasurnya ia tertidur.
Natasya menyiapkan makan malam. di rumah itu ada Mila pelayan rumah yang lebih muda dari Natasya. Natasya melihat ke lantai atas, Hyuk tidak juga muncul. Natasya cemas jadi ia menyusul Hyuk untuk membangunkannya. ia mengetuk pintu kamar Hyuk tapi tidak ada balasan. lampu kamar juga gelap tidak di nyalakan. Natasya membuka pintu dan masuk, ia mendapati Hyuk tertidur pulas tanpa kemeja. jas dan kemejanya berserakan di lantai Natasya memungutnya dan memasukan kedalam keranjang pakaian kotor. ponsel Hyuk bergetar ada panggilan telepon dari Keara. Natasya membangunkan Hyuk. lelaki itu mengerjap membuka matanya dan melihat wajah istrinya dalam kamar yang gelap. Natasya menyalakan lampu. ia melihat tubuh kekar Hyuk yang tidak memakai kemeja.
__ADS_1
"Makan malam sudah siap". Kata Natasya memalingkan wajahnya dan berjalan keluar. Hyuk mengusap wajahnya dan bergegas pergi mandi. ia mengabaikan ponselnya dan tidak menjawab panggilan telepon dari Keara. selesai mandi dan berganti baju Hyuk bergegas turun. Natasya menunggunya di meja makan.