Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
UCAPAN TERIMA KASIH DARI KELUARGA ADZRIEL


__ADS_3


Adzriel : Kami sekeluarga besar mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada kalian semua, para pembaca yang sudah sudi meluangkan waktu kalian untuk membaca kisah keluarga saya. Terima kasih karena sudah sabar menunggu update an cerita ini hingga akhirnya bisa tamat seperti sekarang. Dan maafkan saya karena di masa lalu saya dulu pernah melakukan kesalahan yang membuat semuanya fatal. Tapi akan saya jadikan masa lalu itu sebagai pembelajaran agar saya lebih hati hati lagi ke depannya. Saya juga akan membahagiakan anak dan istri saya sebisa dan semampu saya, saya berjanji tak akan menyia nyiakan mereka lagi.


Zahra: Saya pernah sakit hati karena orang tua sayang meninggal atas kelakuan wanita yang juga ingin menghancurkan keluarga saya. Bahkan karena wanita itu juga, saya dan suami saya harus berpisah bertahun tahun lamanya. Tapi saya yakin di balik semua masalah yang  ada, pasti ada hikmah yang bisa saya petik. Dan kini aku dan wanita itu kini hidup bahagia seperti saudara. Bahkan keluarga saya yang dulu pernah terpecah berai kini telah utuh kembali bahkan kini tak ada lagi air mata kesedihan yang ada adalah air mata kebahagiaan. Aku tak pernah menyesal dengan hidup yang pernah saya jalani, saya juga yakin kedua orang tua saya juga bahagia melihat saya yang kini telah bahagia bersama keluara besar saya.


Aulia : Dulu saya menginginkan menantu saya adalah Balqis, anak dari sahabat saya. Tapi ketika saya tau sifat dan kelakuannya membuat saya juga tak mungkin mempersatukan mereka dalam ikatan yang sah. Apalagi putra saya juga sudah banyak mengalami sakit hati karena ulah wanita itu. Tapi sekarang saya bersyukur karena putra tunggal saya bisa bertemu dengan wanita yang sangat sholehah dan sangat menghormati saya sebagai mertuanya bahkan dia menganggap saya seperti ibu kandung dia sendiri. Saya menyayangi menantu saya sama seperti saya menyayangi putra saya. Namun di saat mereka sudah menikah dan resmi jadi suami istri, ujian datang tiada henti. Namun kini ujian itu telah terlewati, mereka telah bahagia bersama kedua buah hatinya dan bentar lagi juga akan ada keluarga baru di rumah tangga putra saya. Saya sangat bahagia melihat kebahagiaan di wajah putra saya. Semoga Allah selalu melindungi keluarga mereka dan memberikan kebahagiaan untuk mereka, selalu. Aamiin.


Axel dan Alexa : Kami tau, tante pernah melakukan kesahalan di masa lalu. Tante juga orang yang sudah menghancurkan rumah tangga kedua orang tua kami. Tapi kami sudah melupakan itu semua dan memaafkannya. Sekarang kami berusaha untuk mempertahankan keluarga tante, pernikahan tante dari wanita yang ingin menghancurkan rumah tangganya. Dan alhamdulillah rencana kami berhasil dan berjalan mulus. Pelakot itu sudah kembali ke negaranya dan sekarang tante dan om bisa hidup normal dan bahagia tanpa ada gangguan dari wanita lainn.


Balqis : Dulu aku pernah menjadi pelakor di rumah tangga orang lain, dan sekarang rumah tanggaku di ganggu oleh pelakor. Tapi aku bersyukur kini pelakor itu telah pergi dan itu berkat dari kedua bocah yang ibunya pernah aku dzholimi. Aku tak menyangka mereka berdua mau membantu dan melindungiku setelah apa yang aku lakukan di masa lalu. Jujur aku malu kepada diriku sendiri.  Dan kini aku pun merasakan bagaimana rasanya jika rumah tangga yang kita bangun di ganggu oleh pelakor dan itu rasanya sangat menyakitkan. Aku benar benar sangat menyesalinya, andai aku tau rasanya sesakit ini, pasti aku akan memilih untuk mundur tapi semuanya sudah terlambat dan aku hanya bisa meminta maaf dan memperbaiki kesalahanku di masa lalu. Kini aku dan mereka semua sudah hidup bahagia tanpa adanya lagi pertengkaran dan rasa saling menyakiti satu sama lain.

__ADS_1


Aksa : Aku pernah mencintai orang yang salah tapi aku bersyukur, Allah membukakan mata hatiku hingga aku tau siapa wanita yang aku cintai itu dan dia bukanlah wanita baik baik yang tak pantas menjadi ibu dari anak anakku. Dan sekarang aku mempunyai istri yang begitu sholehah dan kini ia tengah hamil anakku. Walau rumah tangga kami di terpa masalah karena ulah mantan pacarku tapi sampai detik ini, keluarga kami baik baik aja dan itu semua karena perjuangan dua bocah, yang dulu pernah di sakiti oleh istriku. Aku bersyukur karena kini semuanya sudah baik baik saja.


 


 


\====================


TERIMA KASIH UNTUK PARA PEMBACA YANG  TELAH SETIA  MENUNGGU NOVEL INI HINGGA SELESAI. TERIMA KASIH SUDAH LIKE, KOMEN DAN VOTE NYA. TERIMA KASIH BANYAK.


SALAM DARIKU : EVI TAMALA.

__ADS_1


 


 



 


 


__ADS_1


__ADS_2