Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
permintaan yang mendadak


__ADS_3

Saat ini pukul 4 sore tepatnya , Melda di kagetkan dengan suara jeritan ponselnya yang terus menjerit lalu mengangkatnya ..


" Apaa ! , Ini Melda gak salah dengar kan ayah ? . "


" Loh ya enggak dong , ayah sudah menerima lamaran nya dan keputusan ayah gak bisa di ganggu gugat . Nanti malam dia akan kerumah , ayah dan mama mu juga sudah menyiapkan semuanya "


" Tapi ayah , kenapa ayah gak nanya sama Melda dulu ?! " Seru Melda serius membuat qayla dan lifah yang sedang duduk bersama nya pun menatap Melda


" Kenapa ayah harus nanya kamu dulu , sudah cukup ya Mel . Sekarang itu bukan waktunya lagi untuk main-main . Mau sampai kapan kamu terus-menerus kaya gini , semua yang datang kamu tolak ! Pokonya kali ini ayah gak mau denger penolakan mu lagi ! . Kalian akan menikah ! "


" Ayah tolong dengar Melda dulu , bagaimana bisa Melda melakukan itu yang Melda sendiri gak tahu siapa orang nya , bahkan ayah gak kasih Melda kesempatan untuk kita bertemu dan saling kenal duluuu " ucap Melda


" Untuk apa kalau nanti ujung-ujungnya akan sama kamu gak akan ada niat mau menerimanya , kamu sayang sama ayah dan mama mu kan ? Kalau sayang yaudah ikutin permintaan ayah ini untuk menikah dengan nya , pulang lah lebih awal . ayah tutup dulu telpon nya ... "


Tutt tuttt tuttttt


" Halo yah , ayahh , ayahh Melda belum selesai bicara ... " Sahut Melda dengan panggilan yang sudah terputus Dan tentunya dengan raut wajah kesal dan emosi yang tak tersalurkan itu


" Mel , kenapa ? " Seru qayla melihat Melda yang di tatap lifah


" Wahh ! , luar biasa . Ayah ku meminta ku pulang lebih awal , ayah ku akan menikahkan ku , dan sudah menerima lamarannya . Malam ini dia akan datang kerumah " lirih Melda speechless dengan pandangan kosong dan wajah yang setengah ingin marah


" Apaaaa !! " Sahut lifah yang kaget bukan main


" dengan siapa ? , Siapa identitas pria itu ? " Tanya qayla


" Entahlah Aku pun tidak tahu , ayah ku bahkan tak membiarkan aku berkenalan dulu dan yang jelas pasti keputusan ayah ku ini tak bisa di ganggu gugattt . Wahh ini gilaaa " ujar Melda setengah frustasi


" Lalu kau akan mengiyakan nya saja ? , " Ucap lifah


" Aaaaahkkk masalah yang satu saja belum kelar sekarang di tambah ini " teriak Melda


" kau yang membuat masalah nya bertambah runyam , Coba saja kau menerima pernyataan ahyar , mungkin kalian sudah bahagia ! . ck kau itu terlalu gengsi , makanya rasakan kena batunya ! " Oceh lifah


" Lalu apa yang akan kau lakukan ? " Tanya qayla


Melda mengeleng tak berdaya dan tak bisa juga menolak permintaan ayah itu ,


" kalian akan datang kan malam ini , tolong temani aku menerima kenyataan ini " lirih Melda menatap dua sahabatnya itu


" Eung .. " angguk qayla


" Awas ajah kalau nantinya pria yang akan di nikahkan dengan mu itu lebih jelek dari pertemuan-pertemuan yang sebelum-sebelumnya , jujur sedikit ektrim mengerikan kaya beli kucing dalam karung gak bisa di lihat dan pilih-pilih dulu . Bagaimana kalau pria itu .. auhhh " ujar lifah bergidik ngeri yang membuat Melda tambah nelongso


" Liff , kau membuat Melda semakin resah saja . " Ucap qayla


" ini fakta , aku bicara fakta meskipun Bukan bermaksud seperti itu qay , "


" Uhffff .. " Hela nafas Melda pergi berkemas


Tok tok , " sayangg ... " Seru raii menongolkan dirinya yang tak lagi bisa menahan dirinya untuk bertemu dengan istrinya itu


Cukup membuat qayla tercengang karena pasalnya raii memberitahu jika ia begitu sibuk , banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan tapi kenapa sekarang ia ada di smiling flower ..


Sementara lifah hanya melihat dua insan pasutri itu ..


" Ehumm .. " raii berdehem seakan memberi kode , sementara qayla melirik lifah ..

__ADS_1


" Ya , iyaaa aku akan pergi maaf mengganggu pasutri bucin .. " ujar lifah seakan begitu paham


Raii pun tertawa ..


" Kamu bilang kalau kau sangat sibuk dan banyak pekerjaan yang harus di selesaikan , lalu kenapa datang kesini jaraknya kan lumayan jauh .. "


" Karena .. aku ingin bertemu dengan mu , aku sangatt merindukanmu "


" Ouh apaa ini .. " gumam qayla tersenyum salting


Raii pun memeluk nya , " ah aku bisa gila karena begitu sangat merindukanmu " ujarnya


Qayla masih tersenyum , " pagi tadi kita kan bersama , tadi kita juga telponan dan nanti malam kita juga bertemu di rumah . Apa itu tidak cukup ? "


" Untuk bersama mu terus untuk ku itu tidak ada kata cukup , aku tidak bisa jauh sedikit pun dari mu jadi jangan pernah pergi dari ku . Kau mengerti ? " bucin brutal


" Eungg .. " jawab qayla tersenyum bahagia


Ceklek .. " Qayyyyy , aku ... " Seru Melda membuka mulutnya sedikit tercengang menyaksikan suguhan kemesraan pasutri ,


Qayla pun langsung segera melepaskan pelukannya ..


" aa .. lanjut ajah , aku cuma mau pamit ." ujar Melda menutup kembali


" Melda , biar aku antar kedepan nya .. " seru qayla mengejar Melda


" Gak usah qay , jadi ganggu kan tuh aku " tolak Melda


" Ganggu apanya si Mel sama sekali gak ganggu ko .. " sahut qayla sudah di depan dan lifah yang ikut bergabung dengan bunga yang sedang ia rangkaian di bawa-bawa


" Aku tidak tega melihat Melda " ujar qayla


" Kau benar ..."


Drett drettt drettt ponsel milik qayla berdering


"Ouh , ayahnya Melda " seru qayla melihat lifah


" Sttt , angkat qay " sahut lifah menyeringitkan dahinya


Qayla pun mengangkatnya , ayahnya Melda mulai membuka pembicaraan via telepon .


" Jadi kita harus merahasiakan ini dari nya lalu om juga sangat berterimakasih dengan suami mu ini karena dia menceritakan semuanya , dan om tunggu nanti malam yah " ucap ayahnya Melda


Lifah dan qayla pun saling melontar senyum ...


Mereka pun akhirnya pulang ,


Di dalam mobil perjalanan pulang , qayla tersenyum melihat raii ..


" ah kenapa ? , Kau melihat ku tersenyum seperti itu membuat ku gugup " seru raii


" Eumm terimakasih untuk yang terjadi dengan ayahnya Melda dan tentang voice note itu . Itu sangat memalukan "


Raii tersenyum , " mana ada memalukan , itu sangat menggemaskan . Ah jadi pak Aldi sudah memberitahu mu ? "


" Eung , ayahnya Melda memberitahukan nya dengan aku dan lifah . Raii , " panggil qayla

__ADS_1


" Ya sayang ? "


" Boleh minta sesuatu tidak ? .. "


" Tentu apapun itu , aku akan memberikan nya ."


" tolong jangan sembunyi kan apapun dari ku karena aku tak menyukai hal itu " yang di tatap canggung oleh raii kala mengingat ada sesuatu yang ia tak bisa beritahukan ..


" Maksud ku kita kan adalah suami istri , apapun yang terjadi dengan kita itu harus saling memberitahu satu sama lain jangan menyembunyikan apapun dari pasangan mu , agar kita bisa selesaikan bareng-bareng juga . Bukankah itu yang di lakukan pasangan suami istri ? " ujar qayla melihat raii


" Hmm , kalau begitu kita harus siap-siap untuk kerumah Melda nanti kan ? " Ucap raii tersenyum lalu mengalihkan pandangan nya


~🌻🌻🌻~


Saat raii dan qayla tentang bersiap pergi , raii mendapatkan telpon .


" Apa ?! , Cepat katakan gua gak punya waktu lama ! karena gua dan qayla akan pergi " Jawab raii mengaktifkan speaker ponselnya


" Gilaa ! , wahh Ini si gila . Pak Aldi mengundang gua datang kekediaman nya . Katanya acara tunangan nya Melda ! , Tunggu Jangan bilang jika kalian akan pergi kesana ? "


" tepat sekali .. "


" Uhff .. Sepertinya gua udah sangat terlambat untuk di katakan berusaha , " lirih ahyar


" lu akan datang menghadiri undangan pak Aldi kan ? "


" huff .. bagaimana bisa gua kesana . gua rasa gua gak akan bisa menghadiri nya , gua gak bisa melihat dia bersanding dengan orang lain ."


Sontak membuat raii dan qayla panik ,


" yaa ! Lu harus datang , minimal untuk melihat Melda dan menjadi saksi kalau orang yang lu cintai bahagia dengan calonnya ! " Provokasi raii agar Ahyar kesana


Lagi-lagi menghela nafas panjang ,


" Bukankah itu sama ajah lu gak menghargai pak Aldi ! Apa kata pak Aldi nantinya , datang . Pokonya gua gak mau tahu lu harus datang , gua gak mau ya sampai lu merusak citra kingdom IT gara-gara lu gak datang ! Apa kata orang kalau sektaris kingdom IT gak hadir dan gua gak mau pak Aldi sampai mikir yang macam-macam karena lu gak menghadiri undangan nya . " Ucap raii


" Ouh , yaa . Lu puas ! " sahut Ahyar mematikan ponsel kesal dengan ocehan sahabatnya itu


" Ahhh selesai ! " Ucap raii


Qayla mengacung jempol nya " wah , ternyata suamiku yang tampan dan super keren ini bisa sereceh itu yah "


" Apa ? , Kau bilang apa tadi ? aku suami mu yang tampan dan keren iniii . Ah aku lupa kalau ada kata super nya "


" Aa , kita harus cepat kerumah Melda kan .. " gumam qayla berjalan pergi mengalihkan


Raii tersenyum , " heii nona bisa kau ulangi lagi kata-kata mu itu ? , Aku suamimu yang tampan dan super keren ini ingin mendengar nya lagi .. " ujar raii menyusul qayla dan menggenggam tangan nya


Intan si asisten rumah yang kala itu sedang berada di dapur pun ikut senang melihat kemesraan tuan dan nona muda nya .


-


-


-


... jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun ☺️🌻...

__ADS_1


__ADS_2