
Saat ini pukul 4 sore tepatnya , Melda di kagetkan dengan suara jeritan ponselnya yang terus menjerit lalu mengangkatnya ..
" Apaa ! , Ini Melda gak salah dengar kan ayah ? . "
" Loh ya enggak dong , ayah sudah menerima lamaran nya dan keputusan ayah gak bisa di ganggu gugat . Nanti malam dia akan kerumah , ayah dan mama mu juga sudah menyiapkan semuanya "
" Tapi ayah , kenapa ayah gak nanya sama Melda dulu ?! " Seru Melda serius membuat qayla dan lifah yang sedang duduk bersama nya pun menatap Melda
" Kenapa ayah harus nanya kamu dulu , sudah cukup ya Mel . Sekarang itu bukan waktunya lagi untuk main-main . Mau sampai kapan kamu terus-menerus kaya gini , semua yang datang kamu tolak ! Pokonya kali ini ayah gak mau denger penolakan mu lagi ! . Kalian akan menikah ! "
" Ayah tolong dengar Melda dulu , bagaimana bisa Melda melakukan itu yang Melda sendiri gak tahu siapa orang nya , bahkan ayah gak kasih Melda kesempatan untuk kita bertemu dan saling kenal duluuu " ucap Melda
" Untuk apa kalau nanti ujung-ujungnya akan sama kamu gak akan ada niat mau menerimanya , kamu sayang sama ayah dan mama mu kan ? Kalau sayang yaudah ikutin permintaan ayah ini untuk menikah dengan nya , pulang lah lebih awal . ayah tutup dulu telpon nya ... "
Tutt tuttt tuttttt
" Halo yah , ayahh , ayahh Melda belum selesai bicara ... " Sahut Melda dengan panggilan yang sudah terputus Dan tentunya dengan raut wajah kesal dan emosi yang tak tersalurkan itu
" Mel , kenapa ? " Seru qayla melihat Melda yang di tatap lifah
" Wahh ! , luar biasa . Ayah ku meminta ku pulang lebih awal , ayah ku akan menikahkan ku , dan sudah menerima lamarannya . Malam ini dia akan datang kerumah " lirih Melda speechless dengan pandangan kosong dan wajah yang setengah ingin marah
" Apaaaa !! " Sahut lifah yang kaget bukan main
" dengan siapa ? , Siapa identitas pria itu ? " Tanya qayla
" Entahlah Aku pun tidak tahu , ayah ku bahkan tak membiarkan aku berkenalan dulu dan yang jelas pasti keputusan ayah ku ini tak bisa di ganggu gugattt . Wahh ini gilaaa " ujar Melda setengah frustasi
" Lalu kau akan mengiyakan nya saja ? , " Ucap lifah
" Aaaaahkkk masalah yang satu saja belum kelar sekarang di tambah ini " teriak Melda
" kau yang membuat masalah nya bertambah runyam , Coba saja kau menerima pernyataan ahyar , mungkin kalian sudah bahagia ! . ck kau itu terlalu gengsi , makanya rasakan kena batunya ! " Oceh lifah
" Lalu apa yang akan kau lakukan ? " Tanya qayla
Melda mengeleng tak berdaya dan tak bisa juga menolak permintaan ayah itu ,
" kalian akan datang kan malam ini , tolong temani aku menerima kenyataan ini " lirih Melda menatap dua sahabatnya itu
" Eung .. " angguk qayla
" Awas ajah kalau nantinya pria yang akan di nikahkan dengan mu itu lebih jelek dari pertemuan-pertemuan yang sebelum-sebelumnya , jujur sedikit ektrim mengerikan kaya beli kucing dalam karung gak bisa di lihat dan pilih-pilih dulu . Bagaimana kalau pria itu .. auhhh " ujar lifah bergidik ngeri yang membuat Melda tambah nelongso
" Liff , kau membuat Melda semakin resah saja . " Ucap qayla
" ini fakta , aku bicara fakta meskipun Bukan bermaksud seperti itu qay , "
" Uhffff .. " Hela nafas Melda pergi berkemas
Tok tok , " sayangg ... " Seru raii menongolkan dirinya yang tak lagi bisa menahan dirinya untuk bertemu dengan istrinya itu
Cukup membuat qayla tercengang karena pasalnya raii memberitahu jika ia begitu sibuk , banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan tapi kenapa sekarang ia ada di smiling flower ..
Sementara lifah hanya melihat dua insan pasutri itu ..
" Ehumm .. " raii berdehem seakan memberi kode , sementara qayla melirik lifah ..
__ADS_1
" Ya , iyaaa aku akan pergi maaf mengganggu pasutri bucin .. " ujar lifah seakan begitu paham
Raii pun tertawa ..
" Kamu bilang kalau kau sangat sibuk dan banyak pekerjaan yang harus di selesaikan , lalu kenapa datang kesini jaraknya kan lumayan jauh .. "
" Karena .. aku ingin bertemu dengan mu , aku sangatt merindukanmu "
" Ouh apaa ini .. " gumam qayla tersenyum salting
Raii pun memeluk nya , " ah aku bisa gila karena begitu sangat merindukanmu " ujarnya
Qayla masih tersenyum , " pagi tadi kita kan bersama , tadi kita juga telponan dan nanti malam kita juga bertemu di rumah . Apa itu tidak cukup ? "
" Untuk bersama mu terus untuk ku itu tidak ada kata cukup , aku tidak bisa jauh sedikit pun dari mu jadi jangan pernah pergi dari ku . Kau mengerti ? " bucin brutal
" Eungg .. " jawab qayla tersenyum bahagia
Ceklek .. " Qayyyyy , aku ... " Seru Melda membuka mulutnya sedikit tercengang menyaksikan suguhan kemesraan pasutri ,
Qayla pun langsung segera melepaskan pelukannya ..
" aa .. lanjut ajah , aku cuma mau pamit ." ujar Melda menutup kembali
" Melda , biar aku antar kedepan nya .. " seru qayla mengejar Melda
" Gak usah qay , jadi ganggu kan tuh aku " tolak Melda
" Ganggu apanya si Mel sama sekali gak ganggu ko .. " sahut qayla sudah di depan dan lifah yang ikut bergabung dengan bunga yang sedang ia rangkaian di bawa-bawa
" Aku tidak tega melihat Melda " ujar qayla
" Kau benar ..."
Drett drettt drettt ponsel milik qayla berdering
"Ouh , ayahnya Melda " seru qayla melihat lifah
" Sttt , angkat qay " sahut lifah menyeringitkan dahinya
Qayla pun mengangkatnya , ayahnya Melda mulai membuka pembicaraan via telepon .
" Jadi kita harus merahasiakan ini dari nya lalu om juga sangat berterimakasih dengan suami mu ini karena dia menceritakan semuanya , dan om tunggu nanti malam yah " ucap ayahnya Melda
Lifah dan qayla pun saling melontar senyum ...
Mereka pun akhirnya pulang ,
Di dalam mobil perjalanan pulang , qayla tersenyum melihat raii ..
" ah kenapa ? , Kau melihat ku tersenyum seperti itu membuat ku gugup " seru raii
" Eumm terimakasih untuk yang terjadi dengan ayahnya Melda dan tentang voice note itu . Itu sangat memalukan "
Raii tersenyum , " mana ada memalukan , itu sangat menggemaskan . Ah jadi pak Aldi sudah memberitahu mu ? "
" Eung , ayahnya Melda memberitahukan nya dengan aku dan lifah . Raii , " panggil qayla
__ADS_1
" Ya sayang ? "
" Boleh minta sesuatu tidak ? .. "
" Tentu apapun itu , aku akan memberikan nya ."
" tolong jangan sembunyi kan apapun dari ku karena aku tak menyukai hal itu " yang di tatap canggung oleh raii kala mengingat ada sesuatu yang ia tak bisa beritahukan ..
" Maksud ku kita kan adalah suami istri , apapun yang terjadi dengan kita itu harus saling memberitahu satu sama lain jangan menyembunyikan apapun dari pasangan mu , agar kita bisa selesaikan bareng-bareng juga . Bukankah itu yang di lakukan pasangan suami istri ? " ujar qayla melihat raii
" Hmm , kalau begitu kita harus siap-siap untuk kerumah Melda nanti kan ? " Ucap raii tersenyum lalu mengalihkan pandangan nya
~π»π»π»~
Saat raii dan qayla tentang bersiap pergi , raii mendapatkan telpon .
" Apa ?! , Cepat katakan gua gak punya waktu lama ! karena gua dan qayla akan pergi " Jawab raii mengaktifkan speaker ponselnya
" Gilaa ! , wahh Ini si gila . Pak Aldi mengundang gua datang kekediaman nya . Katanya acara tunangan nya Melda ! , Tunggu Jangan bilang jika kalian akan pergi kesana ? "
" tepat sekali .. "
" Uhff .. Sepertinya gua udah sangat terlambat untuk di katakan berusaha , " lirih ahyar
" lu akan datang menghadiri undangan pak Aldi kan ? "
" huff .. bagaimana bisa gua kesana . gua rasa gua gak akan bisa menghadiri nya , gua gak bisa melihat dia bersanding dengan orang lain ."
Sontak membuat raii dan qayla panik ,
" yaa ! Lu harus datang , minimal untuk melihat Melda dan menjadi saksi kalau orang yang lu cintai bahagia dengan calonnya ! " Provokasi raii agar Ahyar kesana
Lagi-lagi menghela nafas panjang ,
" Bukankah itu sama ajah lu gak menghargai pak Aldi ! Apa kata pak Aldi nantinya , datang . Pokonya gua gak mau tahu lu harus datang , gua gak mau ya sampai lu merusak citra kingdom IT gara-gara lu gak datang ! Apa kata orang kalau sektaris kingdom IT gak hadir dan gua gak mau pak Aldi sampai mikir yang macam-macam karena lu gak menghadiri undangan nya . " Ucap raii
" Ouh , yaa . Lu puas ! " sahut Ahyar mematikan ponsel kesal dengan ocehan sahabatnya itu
" Ahhh selesai ! " Ucap raii
Qayla mengacung jempol nya " wah , ternyata suamiku yang tampan dan super keren ini bisa sereceh itu yah "
" Apa ? , Kau bilang apa tadi ? aku suami mu yang tampan dan keren iniii . Ah aku lupa kalau ada kata super nya "
" Aa , kita harus cepat kerumah Melda kan .. " gumam qayla berjalan pergi mengalihkan
Raii tersenyum , " heii nona bisa kau ulangi lagi kata-kata mu itu ? , Aku suamimu yang tampan dan super keren ini ingin mendengar nya lagi .. " ujar raii menyusul qayla dan menggenggam tangan nya
Intan si asisten rumah yang kala itu sedang berada di dapur pun ikut senang melihat kemesraan tuan dan nona muda nya .
-
-
-
... jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun βΊοΈπ»...
__ADS_1