Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Jemput Ayunda


__ADS_3

Saat ini Zahra dan Adzriel ada di depan gerbang sekolah Ayunda.


"Berapa lama lagi Ayunda keluar?" tanya Adzriel


"Bentar lagi kog mas," jawab Zahra tersenyum.


Memang mereka menunggu sudah lebih dari 10 menit namun Ayunda tak kunjung keluar. Namun saat Adzriel mau buka suara lagi, tiba-tiba Zahra melihat Ayunda yang memegang hpnya, mungkin Ayunda akan mengirim pesan kepada kakaknya untuk segera menjemputnya.


Namun Zahra segera keluar dari mobil dan menghampiri buah hatinya.


"Ayunda," panggil Zahra.


"Umy, Umy kapan pulang?" tanya Ayunda dengan antusiasnya karena memang kedua kakak kembarnya itu tidak memberi tau tentang kepulangan kedua orangtuanya.


"Tadi sayang, ayo masuk mobil dulu. Kita cerita-cerita di mobil aja. Kamu belum menghubungi kedua kakakmu kan?" tanya Zahra.


"Belum Umy," jawab Ayunda tersenyum sambil mereka berjalan masuk ke dalam mobil. Ayunda duduk di belakang sedangkan Zahra duduk di kursi depan samping suaminya.


"Assalamualaikum aby," ucap Ayunda.


"Waalaikumsalam, gimana kabarnya?" tanya Adzriel basa basi.


"Alhamdulillah baik aby, lho Oma mana?" tanya Ayunda karena dia gak melihat Aulia ada di mobil itu.

__ADS_1


"Oma ada di rumah sayang, Oma lagi tidur siang," jawab Zahra.


"Kak Alexa dan Kak Axel tau kalau umy dan aby sudah pulang?" tanya Ayunda.


"Tau sayang." jawab Zahra tersenyum.


"Tapi kenapa mereka gak bilang ya sama aku," ujar Ayunda.


"Mungkin Kak Alexa lupa, sebenarnya umy kemaren sudah ngirim pesan sama Kak Alexa tapi gak ada balasan. Tapi Umy cuma bilang mau pulang sekarang, tapi Umy gak bilang pulang jam berapa." jawab Zahra.


"Jadi Kak Axel dan Kak Alexa belum tau jika Umy dan aby sudah pulang?" tanya Ayunda


"Belum sayang, karena Umy juga belum chat atau nelfon mereka," ujar Zahra tersenyum.


"Selama aby dan Umy gak ada, kamu jadi anak yang baik kan?" tanya Adzriel


"Tentu dong aby, hanya saja Ayunda sedih karena Pak Edwin gak ngajar aku les lagi bahkan Pak Edwin juga sudah berhenti ngajar di sekolah," ucap Ayunda cerita padahal tanpa Ayunda kasih tau pun, Adzriel dan Zahra sudah tau dari orang yang memantau aktivitas ketiga buah hatinya.


"Kenapa?" tanya Adzriel pura-pura gak tau.


"Entahlah, tapi katanya sih Pak Edwin pulang kampung," jawab Ayunda.


"Kamu sedih?" tanya Adzriel.

__ADS_1


"Sedih tapi kayaknya Kak Alexa lebih sedih deh soalnya Kak Alexa sampai nangis gitu bahkan matanya sampai bengkak.. Walaupun Kak Alexa gak bilang dia kenapa, tapi aku tau. Kan Kak Alexa suka sama Pak Edwin," ucap Ayunda keceplosan.


"Sejak kapan?" tanya Zahra.


"Apanya yang sejak kapan Umy?" tanya Ayunda tak mengerti karena ia tadi cerita seperti setengah sadar.


"Sejak kapan Kak Alexa suka sama Pak Edwin?" tanya Zahra.


"Gak tau Umy," jawab Ayunda, ia gak mau di marahi kakaknya karena sudah keceplosan.


Zahra dan Adzriel pun hanya diam, mereka gak nanya lebih lanjut. Toh mereka juga tau apa yang sudah terjadi.


Setelah hampir setengah jam, mereka sudah sampai di rumahnya. Adzriel langsung memasukkan mobilnya di garasi lalu mereka bertiga turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.


Sebelum masuk ke dalam rumah, mereka bertiga mengucap salam, "Assalamualaikum,"


Namun tak ada yang menjawabnya, mungkin asistennya ada di belakang semua dan Aulia masih ada di kamarnya.


"Umy, Oma mana?" tanya Ayunda


"Ada di kamarnya," jawab Zahra.


Ayunda pun segera lari menuju kamar Omanya, namun saat ia membuka pintu kamar Aulia, Ayunda terkejut dan langsung teriak..

__ADS_1


"Omaa," Teriak Ayunda yang membuat seisi rumah langsung datang menghampiri Ayunda.


__ADS_2