Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Sudah Mulai Menemukan Titik Terang


__ADS_3


 


Setelah beberapa hari, Axel mulai mendapat kabar kalau ternyata Inez ada di Surabaya. Axel pun tersenyum bahkan Om Broto juga memberikan gambar saat di mana Inez keluar dari salah satu Mall dan langsung masuk ke dalam mobil yang sedang terparkir.


"Baik om,  terima kasih informasinya. Kalau bisa cari tau alamat rumahnya ya om, tapi harus hati hati agar tidak ketahuan." ucap Axel dalam sebuah pesan yang di kirimkan.


"Oke, siap bos."


Axel pun hanya duduk santai sambil menunggu pesan yang akan di kirim oleh Om Broto. Jika sudah menemukan alamat rumahnya, barulah ia akan memikirkan cara selanjutnya. Apa yang akan ia lakukan.


"Gimana kak, sudah tau tante Inez ada di mana?" tanya Alexa yang kini lagi lagi bermalam di kamar Axel. Sejak mereka berdua menangani masalah Balqis, Axel dan Alexa seringkali tidur satu kamar bahkan satu kasur, hanya saja di tengah di batasi guling.


"Sudah, dia ada di Surabaya sekarang." Jawab Axel.


"Untuk rumahnya gimana kak?" tanya Alexa.


"Belumt tau, mereka masih menyelidikinya." Jawab Axel.


"Terus setelah ini apa yang akan kakak lakukan?" tanya Alexa.


"Entahlah, aku juga bingung. Mungkin aku akan menerornya lagi sama seperti dia meneror Tante Balqis. Bukankah dia pindah rumah karena takut akan ancaman kita." Ujar Axel.

__ADS_1


"Iya kaka benar, tapi jika itu tidak membuatnya jera, terus gimana?" tanya Alexa.


"Aku akan menghubungi keluarganya untuk menjemput dirinya dan kembali ke negaranya sendiri." Jawab Axel.


"Bahkan kalau perlu, aku akan memberikan bukti bukti untuk menjeratnya dan memasukkan dia ke penjara. Aku akan membahas masalah ini dengan Om Aksa." Lanjut Axel.


"Apakah gak kelewatan ka, jika sampai memasukkan dia ke penjara?" tanya Alexa.


"Kita liat aja nanti, sejauh mana dia akan bertindak." Jawab Axel tersenyum.


"Iya kakak benar, iya udah ayo kita tidur. Sudah malam nih. Aku ngantuk pol." Ujar Alexa.


"Kamu tidur duluan gih, aku masih belum ngantuk." Ucap Axel.


Sebelum tidur, Alexa pergi ke kamar mandi untuk ambil wudhu dan setelah itu ia langsung mengelap wajahnya menggunakan handuk yang di gantung di dinding. Setelah selesai, ia langsung naik ke atas tempat tidur dan menyelimuti dirinya menggunakan selimut berbentuk doraemon. Sebelum tidur, ia membaca doa mau tidur.


 


Setelah Alexa terlelap dalam tidurnya, Axel pun hanya bisa melihat layar laptopnya yang masih menyala. Tiba tiba hpnya berdering.


"Bos, ini alamat wanita itu bos. Oh ya aku juga berhasil  mendapatkan nomer hpnya. Ini Alamatnya, Jalan XX. Dan ini nomernya 0813319xxxxx."


"Oke, makasih ya. Kalian sudah boleh pulang dan selanjutnya biar jadi urusanku. Uang nya akan aku transfer saat ini juga."

__ADS_1


"Oke bos, makasih ya." Ucap Om Broto, walau bosnya masih kanak kanak, tapi ia sangat menghormatinya bagaimanapun bocah itulah yang telah memakai jasanya dan membayarnya dengan harga yang tinggi.


Setelah selesai  membalas pesan Om Broto, Axel segera menstrasfer uang lewat Hp. Setelah selesai, ia memberikan bukti transsaksi berhasil. Dan Om Brotopun mengucapkan terima kasih karena uangnya juga sudah masuk.


Setelah itu, Axel lagi lagi menyadap nomer Inez. Cukup mengetahui nomernya aja, sudah bisa membuat Axel bisa mencari tau semua tentang Inez tanpa harus bersusah payah.


Setelah berhasil menjebolnya, Axel pun membaca setiap pesan yang di kirim oleh Inez, ternyata benar kalau selama ini Inezlah pelakunya yang meneroro Balqis dengan meminta bantuan orang lain.


 


 


 


 



 


 


__ADS_1


__ADS_2