
Hyuk menuruni anak tangga matanya tajam memperhatikan Natasya yang sedang duduk bersama Mila di dapur. yang dilihat salah tingkah dan cemas. Hyuk menggulung lengan kemejanya, ia menyisir rambutnya dengan jemarinya. jantung Natasya terasa berdesir antara rindu dan gugup menghadapi lelaki dingin itu.
"Mil temani Marsya, ia sedang tidur".
"Baik tuan". Mila melangkah pergi ke kamar Hyuk. disana ada Marsya yang sedang tertidur pulas. ia terlihat nyaman berada di kamar ayahnya.
Hyuk duduk menghadap Natasya. ia memandang wajah Natasya yang masih terlihat cantik seperti dulu.
"Apa aku harus memberi mu hukuman karena berani lenyap dari hidupku?".
Natasya tersedak minumannya. ia mengambil tisue dan membersikan bibirnya dari noda kopi.
"Kau tahu aku menunggu selama tiga tahun!, Jika aku harus memberi mu hukuman, aku akan melakukannya dengan tidak tangung-tanggung Natasya!".
Natasya bergidik ngeri dengan ancaman Hyuk. ia tidak peduli dengan hukuman macam apapun, yang ia takutkan adalah Hyuk mengambil Marsya darinya dan mengasuhnya bersama Keara. Natasya tidak akan rela, ia akan berjuang untuk Marsya.
__ADS_1
"Aku mengasuh Marsya seorang diri. itu cukup berat, aku sangat menyayanginya tolong jangan pisahkan kami". Air mata Natasya mengalir, ia memohon dan mengiba pada Hyuk agar tidak mengambil Marsya darinya.
Jadi dia pikir aku akan mengambil Marsya darinya?, dasar bodoh!.
"Baiklah penawaran apa yang bisa kau berikan padaku?". Hyuk memandang lekat mata Natasya. ia tidak membiarkan Natasya untuk berkilah mencari banyak alasan. kali ini Hyuk tidak akan membiarkan ibu dan anak itu pergi darinya lagi.
"Apa saja, asal jangan kau ambil Marsya dari ku".
"Baiklah, aku ingin kalian tinggal bersama ku disini. status mu masih istri ku karena aku tidak pernah menceraikan mu Natasya".
Tapi bagaimana dengan Keara, apa di rumah ini akan ada dua wanita.
Natasya sibuk dengan pikirannya. Hyuk berdiri dari kursinya dan hampir melangkah pergi. Natasya menghentikannya.
"Bagaimana dengan Keara?, kau sudah menikah dengannya?". Terdengar nada cemburu dan tidak rela dari suara Natasya. Hyuk tersenyum, ia berbalik menatap Natasya.
__ADS_1
"Keara sudah bahagia, jadi jangan kau bawa-bawa ia dalam hubungan kita lagi". Hyuk melangkah pergi.
Apa?, jadi selama tiga tahun aku pergi ternyata ia tidak menikahi Keara. apa benar yang di katakan Mila kalau ia menunggu ku dan Marsya.
Rasa bersalah meliputi batin Natasya. ia menyesal melakukan kesalahan besar pada Hyuk yang sudah berkorban banyak demi dirinya. bahkan lelaki itu mengorbankan cintanya pada Keara untuk menunggu Natasya .
Di kamar Marsya terbangun. ia di temani Mila. gadis kecil itu sungguh menggemaskan. Hyuk meraihnya dan menggendongnya.
"Paman ini siapa?". Tanya Marsya bingung.
Hyuk sedih melihat Marsya tak mengenalinya.
"Paman ini papa nya Marsya". Natasya yang ikut ke kamar itu mulai memberi tahu anaknya. biasanya Marsya hanya tahu Hyuk dari foto dan cerita ibunya. tapi karena Marsya masih kecil ia belum bisa mengingat gambar di foto yang biasa ia lihat dengan yang aslinya.
"Papa?". Marsya memanggil Hyuk. Hyuk mencium pipi Marsya dan mengangguk bahagia. ia mendekap anak itu dan tak akan membiarkan Natasya membawanya pergi lagi. Hyuk merencanakan hidup barunya dengan Natasya dan Marsya sejak ia menjumpai mereka di pusat perbelanjaan hari itu.
__ADS_1