
waktu sudah menunjuk kan pukul 05 pagi, Kayla mendengar sang anak yg menangis, ia pun langsung membuka mata nya, ia pun menoleh ke arah sang anak, yg sedang menangis.
Kayla pun membalik kan tubuh nya, mengahadap sang anak, dan mengeluar kan payudara nya, dan benar saja sang anak, langsung terdiam, mungkin dia sudah ke hausan.
untung saja,semalam, di saat mereka habis bertempur, mereka langsung membersih kan tubuh nya.
" mas, bangun shalat shubuh dulu.. ?? " ( Kayla) ia mengusap tangan sang suami, ia pun berbicara sangat lembut.
bagas pun mengerjap kan mata nya.
" jam berapa ini yang.. ?? " ( bagas) dengan suara serak nya, khas bangun tidur.
" udah jam 05 lebih lima menit mas, shlat dulu ke buru habis, waktu nya. ?? " ( Kayla)
bagas pun bangun, ia duduk sebentar, setelah nyawa nya terkumpul, ia pun beranjak dari kasur, menuju kamar mandi, sebelum nya, ia mengecup kening sang istri.
sedang kan Kayla masih memberi asi, ke pada sang anak.
bagas pun kini sudah melaksana kan shalat shubuh, ia pun duduk di samping sang istri, yg sedang memberi asi ke pada sang anak.
" udah mas, shalat nya.. ?? " ( Kayla)
bagas pun hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban.
seperti yg mengerti, dede kianu langsung melepas kan ****** sang ibu.
" mas, tolong jaga dede kianu ya, aku mau shalat dulu.. ?? " ( Kayla)
bagas pun mengangguk, dan membawa dede kianu ke luar.
di saat ia ke luar, ia berpapasan dengan iya.
" tuan.. ?? " ( iya) ucap nya lirih, dan sedikit gugup.
" ehmptzz.. ?? " ( bagas)
tanpa banyak kata, bagas pun meninggal kan iya, ia menuju ke luar, dan bertemu dengan sang anak.
" papah sama dede kianu mau kemana.. ?? " ( kesya)
" papah mau ke luar sayang, kamu mau ikut.. ?? " ( bagas) ia sambil mengulas senyum.
" boleh pah, aku ikut, aku ingin jalan jalan pagi, di sini kan udara nya sangat segar.. ?? " ( kesya) penuh dengan semangat.
__ADS_1
" iya udah, kita jalan jalan pagi, sebelum nya kamu panggil mba ira, untuk mengambil kan stoler.. ?? " ( bagas)
kesya hanya mengangguk kan kepala nya saja, ia mencari mba ira, tapi ke buru di halang oleh iya.
" biar, saya aja, yg mengambil stoler nya, karena ke betulan, teteh lagi beli sayuran, dengan ibu hanin.. ?? " ( iya )
bagas hanya mengangguk kan kepala nya saja, tanpa memberi kan senyuman ke pada iya.
iya menghela napas ny, ia pun mengambil stoler.
" kenapa sih, tuan bagas, kalau sama anak dan istri nya, ramah banget, tapi kalau sama orang lain, ia begitu judes. " ( iya) ia menggerutu.
iya pun membawa kan stoler, dan memberi kan nya ke pada bagas.
" ini tuan stoler nya. " ( iya)
" ehmptzz.. ?? " ( bagas) ia pun menaruh sang anak, ke dalam stoler, sebelum nya stoler nya di bersih kan terlebih dahulu oleh ira.
karena ira tau, kalau ada dede kianu, pasti akan di guna kan untuk jalan jalan pagi, dan benar saja, stoler tersebut di guna kan.
Kayla pun ke luar dari kamar, dan melihat sang anak yg sudah di masuk kan ke dalam stoler.
" loh mas, mau kemana ...?? " ( Kayla) ia sambil berjalan ke arah sang suami.
" engga mas, aku mau masak aja, buat sarapan. " ( Kayla) sambil menampilkan kan senyuman nya.
" iya udah, kalau gitu mas berangkat dulu ya, sama anak anak.. ?? " ( bagas)
" iya mas, hati hati, jangan jauh jauh.. ?? " ( Kayla)
" siap ibu bos.. ?? " ( bagas dan kesya) ia menjawab, secara bersamaan.
Kayla hanya tersenyum, dan menggeleng geleng kan kepala nya, melihat sang suami, dan sang anak yg kompak.
iya merasa iri, atas sikap yg di tunjuk kan kepada sang istri dan anak nya, begitu hangat, berbeda kalau dengan diri nya, bagas benar benar dingin, seperti nya untuk menjawab pun, bagas engga mau.
iya bukan nya, berhenti untuk mendapat kan bagas, tapi ia semakin tertantang untuk mendapat bagas.
iya pun, akhir nya memilih ke belakang, karena ia iri, melihat ke bersamaan bagas, dengan istri nya.
di saat bagas dan kesya ke luar, ia berpapasan dengan ibu hanin dan juga ira, yg baru datang dari warung.
" loh.. loh.. ?? cucu nene mau pada kemana. ?? " ( ibu hanin)
__ADS_1
" kita mau,jalan jalan pagi ne, mumpung di sini, udara nya yg masih segar dan asri.. ?? " ( kesya) sambil menampik kan senyuman nya.
" oh gitu ya, ko mamah nya engga ada. ?? " ( ibu hanin) .
" mamah, engga ikut ne, karena kata nya mamah mau masak aja, iya udah kami bertiga aja yg menikmati udara pagi.. ?? " ( kesya) penuh dengan semangat, sedang kan bagas, dari tadi hanya menjadi pendengar saja, karena yg menjawab ucapan ibu hanin, sang anak.
" apa nene mau ikut.. ?? " ( kesya) ia menatap ibu hanin.
" engga ah, nene mau buat sarapan aja.. ?? " ( ibu hanin)
" iya udah, kalau engga mau ikut, biar kita aja, yu pah, kita jalan, ke buru siang.. ?? " ( kesya)
" bu aku pergi dulu ya.. ?? " ( bagas)
" iya nak. ?? " ( ibu hanin)
mereka bertiga pun pergi, untukj jalan jalan pagi.
" eh.. ?? tunggu.. ?? " ( ira)
bagas dan kesya pun menoleh ke arah, ira.
" iya ada apa mba.. ?? " ( kesya)
" kamu harus jaga papah kamu ya, soal nya di luar, banyak uler keket, takut nya papah kamu di gangguin sama uler keket. ?? " ( ira)
kesya mengkerut kan kening nya, ia belum paham ucapan dari ira.
" maksud nya, apa mba.. ?? " ( kesya) menampil kan wajah, penuh dengan pertanyaan.
ira pun menghela napas nya, ia menatap ke arah kesya.
" gini sayang, nanti kalau di misal kan di jalan, ada cewe, yg menganggu papah kamu, kamu harus menyingkir kan nya, kamu mengerti, jadi mba menyebut ulet keket itu, ya cewe cewe yg akan mengganggu papah kamu, mengerti sayang.. ?? " ( ira)
kesya pun mengangguk dan ia kini paham, atas ucapan ira.
" tenang aja mba, aku yg akan menjaga papah, dari cewe cewe yg kaya begituan, karena papah hanya, milik mamah, aku dan dede kianu, selain dari yg tadi aku sebut kan.. ?? " ( kesya) ia menepuk nepuk kan dada nya.
" bagus anak pintar, kamu lakukan apa pun, untuk mengusir cewe cewe yg keganjenan, kepada papah kamu.. ?? " ( ira) ia mengacak rambut kesya.
" siap mba.. ?? " ( kesya) sambil mengacungkan kan dia jempol nya.
akhir nya bagas, yg mendorong stoler, dan di samping nya ada kesya, mereka pun berjalan jalan pagi, mereka tidak akan jauh, hanya yg dekat dekat aja.
__ADS_1