
Setelah selesai makan, Vita langsung pergi gitu aja tanpa berbicara sepatah katapun. Andi tau alasannya, mungkin Vita cemburu. Itulah yang ada dalam fikiran Andi.
Tapi beda dengan Alexa yang gak tau apa-apa. Alexa memang bener bener gak tau kalau Vita menaruh rasa kepada Andi. Jika Alexa tau, mungkin Alexa gak mungkin memberikan Andi kesempatan karena tak ingin menyakiti hati sahabatnya.
Selesai makan Andi dan Alexa pergi ke masjid untuk sholat dhuhur. Selesai sholat mereka kembali ke ruangan masing-masing untuk istirahat sejennak.
Saat Alexa ingin tidur siang, tiba-tiba Vita datang menghampirinya.
"Alexa, aku boleh tanya sesuatu sama kamu?" tanya Vita sambil duduk di kursi kosong yang ada di depan meja Alexa.
"Iya, mau nanya apa?" tanya Alexa lembut walaupun ia sangat mengantuk sekali. Tadi malam ia tidur larut malam hingga membuatnya ngantuk terus seharian ini.
"Kamu dan Mas Andi ada hubungan apa?" tanya Vita.
"Gak ada hubungan apa-apa." jawab Alexa jujur, memang saat ini Alexa gak ada hubungan apapun dengan Andi kecuali nanti saat Andi datang untuk melamar dirinya mungkin beda lagi jawabannya.
"Benarkah?" tanya Vita.
"Iya." jawab Alexa.
"Terus kenapa Mas Andi senyam senyum terus sejak pulang dari Mall? Kamu pasti memberikan dia sesuatu yang bisa membuat dia sampai sebahagia itu kan?" tanya Vita.
"Iya kalau masalah itu, silahkan kamu tanya langsung kepada Mas Andi." jawab Alexa.
"Boleh aku tanya sekali lagi?" ucap Vita.
"Boleh." jawab Alexa.
"Apakah kamu akan membuka hati untuk Andi?" tanya Vita.
"Iya, kita liat aja ke depannya gimana." jawab Alexa.
"Terus bagaimana dengan Mas Edwin? Bukannya kamu suka sama dia?" tanya Vita
"Mas Edwin sudah pergi, dia akan pulang ke kampungnya." jawab Alexa.
__ADS_1
"Lalu karena Mas Edwin pergi, kamu mau dekat dengan Andi hanya sebagai pelarian?" tanya Vita.
"Gak juga. Mas Andi sudah tau aku cinta sama orang lain dan Mas Andi masih mau dekat dengan aku lalu jika aku memberikan Mas Andi kesempatan buat menyembuhkan rasa sakitku? Aku rasa gak ada masalah, siapa tau nanti nya aku bisa membalas rasa cinta Mas Andi selama ini. Lagian aku sangat salut sama perjuangan Mas Andi, walaupun aku tolak dia berkali-kali tapi dia gak pernah menyerah. Mungkin saatnya aku memberikan Mas Andi kesempatan untuk lebih dekat dengan aku dan membuktikan rasa sayang nya. Aku harap suatu saat, aku juga bisa membalas rasa sayang Mas Andi." jawab Alexa panjang lebar.
"Berarti kamu mau jalin hubungan dengan Mas Andi kan?" tanya Vita
"Iya bisa di bilang seperti itu." jawab Alexa santai karena Alexa gak tau apa yang saat ini sedang di rasakan oleh Vita.
"Aku gak ngerti dengan jalan fikiranmu Al, kamu seperti sedang mempermainkan hati dan perasaan banyak orang." jawab Vita.
"Maksud kamu gimana? Aku mempermainkan hati dan perasaan siapa?" tanya Alexa tak mengerti.
"Sudahlah, gak perlu di bahas. Aku mau kembali ke ruanganku." jawab Vita sambil pergi ke ruangannya bahkan saat ia menutup pintu ruangan Alexa, ia menutupnya dengan sangat keras hingga membuat Alexa kaget.
"Vita kenapa ya?" tanya Alexa pada dirinya sendiri.
Saat Alexa sedang memikirkan sikap Vita yang aneh, tiba-tiba ia di kagetkan dengan suara chat WhatsApp yang masuk.
"Assalamualaikum. Kak, siapa yang jemput aku sekarang. Aku sudah pulang nih." (Ayunda)
"Kak Axel, nanti yang jemput. Kamu tunggu ya, jangan kemana-mana." (Alexa)
"Oke." (Ayunda)
Setelah itu Alexa pun segera menelepon saudara kembarnya.
"Assalamualaikum kak." ucap Alexa saat sudah terhubung.
"Waalaikumsalam, ada apa Al?"
"Ayunda sudah pulang. Kak Axel kan yang jemput? Soalnya aku gak bawa mobil."
"Loh? kog bisa gak bawa? Emang tadi pagi kamu berangkat naik apa?"
"Tadi pagi Mas Andi dan Vita ke rumah, terus aku ikut mereka ke Mall lalu langsung ke rumah sakit."
__ADS_1
"Tapi aku gak bisa jemput."
"Kenapa?"
"Aku harus meeting bulanan 5 menit lagi."
"Lho terus yang jemput Ayunda siapa? Kasihan dia kalau gak ada yang jemput."
"Kamu minta tolong Vita, temanmu itu."
"Tapi kayaknya dia juga gak bawa mobil."
"Iya sudah pinjam mobilnya Mas Andi aja. Buat Jemput Ayunda."
"Baiklah." ucap Alexa pasrah.
"Aku tutup dulu ya teleponnya, Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." jawab Alexa yang langsung menaruh hpnya di sakunya lalu ia pergi ke ruangan Andi yang kebetulan duduk santai sambil liat berita. Memang setiap ruangan dokter ada tivinya masing-masing agar mereka semua para dokter bisa nonton apa yang mereka suka saat jam istirahat tiba. Biar gak jenuh.
"Mas Andi?" panggil Alexa sambil membuka pintu.
"Iya Al, ada apa?" tanya Andi lembut dengan senyuman khas nya.
"Aku boleh pinjem mobilnya?" tanya Alexa.
"Emang kamu mau kemana?" tanya balek Andi.
"Aku mau jemput Ayunda." jawab Alexa.
"Mau aku anter kamu jemput Ayunda?" tanya Andi
"Gak perlu mas. Biar aku pinjem mobilnya aja, aku akan jemput Ayunda sendiri." jawab Alexa.
"Iya udah, ini kuncinya. Kamu hati-hati ya di jalan." ujar Andi, dia gak akan maksa jika Alexa gak mau. Walaupun sebenarnya Andi pengen banget bisa pergi berdua dengan Alexa walaupun hanya untuk menjemput Ayunda dari sekolahnya. Tapi ya sudahlah, mungkin memang belum waktunya bisa berduaan. gumam Andi
__ADS_1
Alexa mengambil kunci mobilnya lalu setelah itu, ia pergi menjemput Ayunda.