Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Pelaku Tabrak Lari


__ADS_3

Setelah 3 hari pertemuan Axel dan Herman. Mereka pun bertemu kembali di resto tempat kemarin memang bertemu.


"Gimana bro hasilnya?" tanya Axel.


"Aku sudah menemukan orang yang menabrak Vita. Dia temannya Vita, namanya Angga. Angga ini menyukai Vita sejak Vita masih kuliah. Hanya saja Angga gak berani mengungkapkan perasaannya bahkan sampai sekarang.


Tapi setiap apa yang di minta Vita, dia pasti berusaha memenuhinya. Dan kemarin Vita menyuruhnya untuk menabrak Andi.


Awalnya Angga gak mau, karena selama ini ia gak pernah melukai orang lain tapi karena Vita memaksa akhirnya Angga pun mengiyakan.


Angga menggunakan sepeda motor barunya dan mengganti plat nomernya. Angga memang sengaja waktu itu menggunakan kecepatan tinggi karena takut ketahuan orang dan ia juga takut nantinya di keroyok masa.


Angga gak nyangka kalau Vita akan mendorong Andi hingga Vitalah yang ketabrak.

__ADS_1


Jujur waktu itu, Angga sangat kaget dan tak menyangka kalau dirinya akan menabrak wanita yang sangat di cintanya. Ia ingin menolongnya tapi melihat banyak orang di sampingnya, ia memilih kabur karena takut di gebukin banyak orang.


Angga juga diam-diam pergi ke rumah sakit saat tak ada orang. Ia meminta maaf sama Vita karena sudah menabraknya. Awalnya Vita marah, tapi ia juga sadar. Dirinyalah yang meminta Angga untuk menabrak Andi.


Vita juga salah karena ia gak bilang rencana sesungguhnya bahwa Vita mau nolong Andi agar di anggap sebagai penolongnya. Mungkin jika Vita menjelaskan lebih detail ke Angga, Angga bisa mengurangi kecepatannya.


Tapi nasi sudah jadi bubur. Sejak saat itu mereka jarang komunikasi lagi sampai sekarang. Angga sudah mulai menjauh saat ia tau kondisi Vita saat ini, bagaimanapun walaupun Angga mencintainya, ia juga mikir berkali-kali karena ia tak mungkin mencintai orang yang sudah cacat.


Tapi sejak Andi di rumah Vita, ia di perlakukan seperti pembantu. Bahkan aku sangat miris liatnya," ujar Herman menceritakan semuanya dengan sangat detail.


"Aku harus menceritakan semuanya sama Andi biar Andi gak merasa bersalah lagi. Ia gak perlu hutang nyawa lagi sama Vita karena memang ini semua karena ulahnya sendiri," ucap Andi geram, ia gak menyangka ada wanita sekejam dan selidik Vita. Bahkan saudara kembarnya sendiri selama ini bersahabat dengan wanita bermuka dua. Sahabat yang tega menusuknya dari belakang dengan cara mengambil tunangannya.


"Apa kamu tau Angga di mana sekarang?" tanya Axel

__ADS_1


"Dia sekarang ada di luar kota, dia tinggal di Villanya. Nanti alamat lengkapnya aku kirim ke WhatsApp ya," ujar Herman.


"Oke thanks banget ya kamu udah mau bantuin aku," ujar Axel tulus.


"Santai aja bro, kamu kayak ke siapa aja. Aku akan selalu bantu kamu. Lagian masalah kayak gini kecil buat gue," ujar Herman tersenyum.


"Iya udah sekarang kita makan yuk, lapar. Hari ini aku yang traktir kamu," kata Axel sebagai tanda terimakasih nya.


"Oke-oke,"


Setelah itu, mereka berdua pun memesan makanan dan makan bersama. Setelah makan bersama, Herman langsung pamit pergi karena masih ada urusan.


Sedangkan Axel ia mengirim pesan kepada Andi untuk mengajaknya ketemuan.

__ADS_1


__ADS_2