Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
part 186


__ADS_3

Di perjalanan , qayla yang mendapat telepon dari lifah dan mengangkat nya .


" Halo qay .." seru lifah


" Iyah lif ? "


" Qay , Melda mengabari mu kalau dia kemana gitu ? "


" Engga lif , ada apa ? "


" Aduhh qay , Melda dari pas nganterin pesanan buket sampai sekarang belum kembali gimana dong " ucap lifah yang makin panik


Qayla yang mendengar nya pun seketika juga khawatir , " sudah di telpon lif ? , Kenapa kamu gak telpon aku dari tadi si lif ? "


" Telponya Gak aktif .. " seru lifah


" Lif , aku akan coba telpon juga " ucap qayla menelpon Melda yang tak ada jawaban , membuat nya semakin khawatir


" Ada apa sayang ? " Tanya raii


" Melda , lifah bilang melda dari waktu nganter pesanan buket siang tadi belum kembali " ujar qayla


" Kau tenanglah dulu sayang , " ujar raii menengah qayla


Lalu menelpon ahyar meminta bantuan untuk mencari keberadaan Melda ,


Di sebrang sana ...


" Melda bersama gua saat ini , kita sedang di RS . Pria yang sering ke toko ia mengalami kecelakaan " ucap Ahyar


" Ah syukur kalau dia sama lu , terus sekarang lu di RS mana . Gua sama qayla ke sana "


" RS pelita harapan .. "


" Oke " Tutup raii


Qayla menatap raii ..


" Melda baik-baik saja ia sedang bersama Ahyar , dan mereka sedang di RS . Bocah itu mengalami kecelakaan "


" Hah ? " Gumam qayla


" kita kesana ya .. " seru raii memegang tangan qayla


Raii pun memutar balik mobilnya dan mereka pergi ke Rumah sakit pelita harapan ,


~ di RS , wanita cantik sahabat Devan itu keluar dari ruangan Devan . " Kenapa kau masih di sini lebih baik kau pulangg ! . Ouh memuakkan sekali melihat mu ! . Pergilah !! " seru wanita itu marah-marah


" Tolong biarkan aku melihatnya .. " ucap Melda


" Untuk apa ? Sebaiknya kau pergiii , " ujarnya Mengusir


Melda menatap dingin ke arahnya ,


" Sebaiknya kita pergi sudah malam juga biarkan ia istirahat . Besok kau bisa mengunjungi nya lagi " ucap ahyar berdiri di hadapan Melda . yuk ,


Melda melirik nya tanpa kata berjalan menyetujui perkataan Ahyar , Mereka berjalan keluar RS , lalu ketika di lobby RS bertemu dengan qayla dan raii .


" Mel .. " seru qayla berjalan menghampiri nya dengan segera Melda memeluk qayla ia terlihat begitu sedih


" Qay , aku menyakiti seseorang lagi . Bahkan kali ini bukan hanya hatinya , " gumam Melda


" Jangan bicara seperti itu , aku tahu kamu hanya tidak mau menjadi orang jahat " ujar qayla mengelus lembut peluk Melda


lalu menceritakan semuanya ...

__ADS_1


" Apa yang terjadi ? " Tanya raii dengan ahyar


" Entahlah , saat gua melintas ia (Devan) sudah tergeletak di jalan dengan Melda yang menangis " ucap ahyar


Kini Melda sudah sedikit lebih baik setelah berbicara berdua dengan qayla , lalu mereka pun pergi dengan Ahyar yang mengantar nya .


***


Pagi ini tepatnya pukul 7:00 kurang sedikit , di kamar melda terduduk .


" Halo assalamualaikum , " ucapannya


" Waalaikummusallam , " jawab qayla


" Maaf ya qay aku ganggu kamu pagi-pagi gini "


" Sama sekali gak ganggu ko Mel , ada apa ? " Tanya qayla


" Emm , gini qay pagi ini aku mau ke rumah sakit lihat Devan setelahnya baru bisa ketoko bunga boleh tidak ya ? "


" Yaallah Melda tentu saja boleh , kamu seperti sama siapa ajah . "


" Terimakasih qay " lirih Melda


" Sama-sama , Mel tolong jangan terlalu menyalahkan diri mu karena kamu tidak salah sepenuhnya . "


" Uhff aku hanya merasa buruk saja .. " ujar Melda


" apa mau ku temani ? , " Tanya qayla


" Gak usah gapapa aku sendiri saja , " ujar Melda tak ingin merepotkan qayla


" Serius gapapa ? , Kalau mau di temani juga gapapa loh Mel aku temani "


" Terimakasih loh udah mengajukan diri untuk menemani ku tapi gapapa aku sendiri saja deh lagi juga kasihan lifah nanti sendirian , "


" He'um , kau juga ya . Bye qay .. " tutup Melda


Raii menghampiri qayla setelah keluar dari ruangan ganti pakaian nya dan memeluknya ,


" siapa sayang ? , Dan menemani siapa ? " Tanya raii


" Dari Melda , pagi ini ia mau ke RS mengunjungi Devan , " jawab qayla


" Ehmm .. " gumam raii mempererat pelukannya


" Ayo kita turun sarapan , tidak enak nanti Ahyar menunggu lama "


" Tidak akan , aku menyuruhnya lebih dulu ke cabang kingdom IT . Jadi .. "


" Jadii ayo cepat kita turun sarapan , " seru qayla tersenyum manis


Raii tertesenyum , " baiklah istri ku , " sahut raii lalu mereka pun berjalan menuju ruang makan untuk sarapan .


Di sebrang sana Melda sudah sampai di ruangan Devan , iya mengetuk pintu ragu ..


" Masuk .. " sahut orang di dalam yaitu Devan


Melda pun masuk dengan Sedikit canggung ,


" Oh akhirnya Kaka datang juga , " toleh Devan tersenyum


" Bagaimana keadaan mu ? " Tanya Melda sambil menaruh buah tangan yang ia bawa


" Sejauh ini baikan , terimakasih sudah mengkhawatirkan ku . Aku hampir kecewa karena tak melihat Kaka "

__ADS_1


" Maafkan aku ya , kamu seperti ini karena aku " gumam Melda


" Eayy , tidak aku seperti ini karena aku ceroboh jangan menyalakan diri Kaka .. "


" Ku mohon jangan melukai diri mu , karena aku , aku bukan lah orang yang tepat untuk mu . Tapi bukan berarti kamu tidak baik hanya saja kita tidak bisa bersama , tolong jangan tanya kenapa ? . mari kita temanan saja , Kau bisa menganggap ku Kaka mu dan sebaliknya aku akan menganggap mu sebagai adik ku " ucap Melda


Devan tertawa karena ia sudah mengetahui jelas kenapa tidak bisa ,


" Hidup ku sebelum mengenal mu itu bagaikan tubuh yang tak beraga , aku hidup tapi seperti tak hidup , harapan menurut ku adalah sebuah omong kosong , berharap adalah hal yang sangat ku benci. kau tahu ka , menurut ku kau itu benar-benar keajaiban karena mengenal dan bertemu dengan mu itu membuat hari-hari ku berwarna , membuat ku berharap pada Tuhan agar ia tak buru-buru mengambil nyawa ku . "


" Kau tidak boleh bicara seperti itu , masa depan mu masih panjang , "


" Uhff dokter bilang hidup ku tak akan lama lagi ka , karena penyakit yang ku derita . Salah sedikit mungkin hidup ku seperti bom waktu yang akan meledak kapan pun . Aku senang mengenal Kaka karena hidup ku menjadi tak sia-sia setiap hari aku seperti mempunyai keinginan aku merasa seperti hidup "


Melda menatap Devan " maafkan aku , tolong Jangan berhenti berharap dan berdoa pada Allah , jangan pernah berharap lebih dengan manusia karena akan mengecewakan . kapanpun ia bisa saja berubah tapi tidak dengan Allah , kau harus semangat untuk sehat ! " lirih Melda sedih mengetahui kebenaran yang tersembunyi di balik sifat kepedean dan nekatnya bocah itu


~ ceklek , masuklah wanita cantik kemarin sahabatnya Devan bersama dua orang yang terlihat seperti suami istri . tidak muda tapi juga tidak tua .


Devan terkejut , " ibu , ayah ! " Serunya


Sementara sahabatnya Devan itu menatap sinis Melda , Melda pun akhirnya pamit undur diri tanpa sekata kata pun melihat situasi yang canggung tergambar jelas . Dan ketika hendak pergi ,


" Gak tahu malu ya ! " Seru sahabat Devan itu


Melda menatapnya , " kau memiliki masalah dengan ku ? " Ucap Melda


" Jelas ! , Devan seperti ini itu karena mu . Devan tuh kurang apa si hah ? , seharusnya kau itu beruntung di sukai ia cih sok jual mahal . "


" Sudah selesai ? , Kalau begitu aku permisi ! " Ujar Melda pergi


" Cih , wanita seperti itu yang Devan sukai ! " Oceh sahabatnya penuh penekanan ,


~ di smiling flowers ..


Setelah raii melambaikan tangan dengan qayla di depan smiling flowers kemudian pergi ,


Qayla masuk toko , " assalamualaikum .." ucap qayla


" Waalaikummusallam , qay Melda bagaimana ? " Tanya lifah


" sore kemarin aku dan raii menyusul mereka di RS dan Melda terlihat bersalah sekali , karena saat mobil menabrak Devan . itu waktu ia sedang mengejar Melda yang meminta agar Devan tak lagi menemuinya , Sekarang ia sedang di RS melihat Devan . "


" Dia itu benar-benar ya , kau tahu aku menelponnya tidak di jawab tapi mengirim pesan pada ku dan hanya bilang ' kalau dia baik-baik saja , jangan khawatir ' . Aku di sini gelisah sepanjang malam , ingin menanyakan mu tapi aku takut ganggu pasutri pacaran . ahhh jadi ingin segera menikah biar Ahmad kaya raii yang gak bisa lepas dari kamu "


" Kenapa aku tidak menjawab mu , karena aku pusing mendengar pertanyaan yang akan keluar dari mu ! . Dan aku mulai bosan mendengar Isi kepala mu selalu saja tentang menikah tapi gak nikah-nikah " Sahut Melda yang baru saja masuk toko


"Ish kau baik-baik saja " tanya lifah menghampiri kemudian membulak balikan tubuh Melda


" Aku baik-baik saja , tapi tidak dengan Devan .. "


" Bukankah ia hanya mengalami luka ringan dan shock saja , nanti juga bocah itu akan comeback . Dan ngomong-ngomong tentang pernikahan , aku sama Ahmad berkomitmen kita sudah setuju untuk menikah setelah 10 tahun pacaran . " Seru lifah yakin


" apa gak kelamaan ? , iya kan qay hehe . " ucap Melda menyenggol qayla becanda


" ya gak lah itu tuh jangka waktu yang pas " jawab lifah


" eh bagaimana nanti siang ini kita jenguk Devan , sekalian pergi makan siang " usul qayla


" Bolehh .. " sahut lifah yang di anggukkan Melda


Kini mereka pun harus kembali bersibuk bekerja karena pesanan dan juga pembeli yang terus-menerus datang untuk membeli , toko bunga mereka semakin maju bersama toko bunga ka Hana menjadi senter toko bunga yang di minati pembeli paling banyak di kalangan toko bunga lainnya ..


***


-

__ADS_1


-


...jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun ☺️🌻...


__ADS_2