Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
skenario


__ADS_3

Di rumah kediaman keluarga Melda , tepatnya lifah sudah sampai lebih dulu ia sedang berada di kamar Melda ..


Sementara Melda sudah begitu cantik dengan balutan baju abaya berwarna hitam memberikan nya kesan elegan ,


" Hiyaa apa kata orang melihat mu begitu benar-benar tak bersemangat gini . Aku yakin calon suamimu juga males jika melihat mu , Jelas menampakkan kesan yang buruk , "


" hmm Akhirnya aku berakhir di keadaan seperti ini , aku tahu ayah ku mungkin sudah benar-benar lelah dengan segala penolakan yang ku lakukan sampai pada Khalid Rumi . Tapi aku tak menyangka jika aku akan menjadi seperti ini ," ujar Melda hopelles galau


" Berdoa saja jika calon suamimu nanti tidak kurang sedikit pun "


Lalu qayla pun datang bersama mamanya Melda ,


" Melda sayang , sedikit lagi calon suamimu akan datang jadi kebawah lah " seru mamanya Melda


" Ehm .. " jawab Melda


Qayla pun bergabung , " mashaallah cantik banget , apa kau sudah siap Mel ?"


" Tidak kalau aku bisa bilang " ujar Melda


" Yaudah kalau begitu kita kebawah , atau kau mau melarikan diri ? Dan mempermalukan orang tua mu ! "


Melda terdiam , ia benar-benar tampak Lesu kemudian akhirnya berdiri melangkah ..


Semua orang yang ada di bawa sudah menunggu mereka , meskipun hanya pihak keluarga saja


Melda bahwa tak mengatakan sekata patah pun ia hanya terduduk diam


Sampai datanglah Ahyar dengan tersenyum canggung nya , ia datang membawa sebuah bunga karena tak enak jika datang tak membawa apa-apa , ia mengucapkan ucapan selamat dengan ayahnya Melda


Sementara Melda menatapnya diam , mereka bertukar pandangan .


" Baiklah bagaimana kalau kita langsung saja membicarakan kapan tanggal pernikahan nya ? " Ucap pak Aldi ayahnya Melda dengan ahyar


Jelas ahyar begitu bingung ,


" Jadi mau nikahkan anak saya kapan ? " Seru nya kembali


Ahyar masih tak mengerti , karena saat itu Hanya ada ia lah di depan ayahnya Melda ,


" Bagaimana ? "


" Maksud bapak ? "

__ADS_1


" Apa perkataan saya kurang jelas , tentang kapan tanggal pernikahan kalian ? ."


" jadi bapak menerima lamaran saya ? yang melamar anak bapak "


Hal itu berhasil membuat Melda membulatkan pupil matanya begitu tercengang mendengar hal itu , " melamar ? " Batin Melda


Flashback di pertemuan mereka siang tadi di perusahaan produksi pak Aldi ayah nya Melda ..


Ahyar memutuskan untuk melamar Melda , ia mengumpulkan keberanian . ahyar pun memulai pembicaraan serius berdua dengan ayahnya Melda di sela-sela langkah kaki mereka ,


Saat ini ahyar yang sudah mengungkapkan apa yang ingin ia bicara dengan orang tuanya Melda ..


Pak Aldi tampak terkejut mendengar ungkapan kata Ahyar yang sederhana tapi dapat membuat nya yakin ,


" Saya akan bicarakan hal ini dengan istri saya dulu dan tentang lamaran anda akan saya kabari bagaimana nya itu . Saya harap anda mengerti " ucap ayahnya Melda yang tak main mengiyakan tentang lamaran tersebut bukan karena ia tak menyukai ahyar dan bukan juga karena ahyar tak baik . jelas ahyar begitu masuk kriteria sebagai calon menantunya sejak saat kala ia salah kira jika Ahyar adalah pacarnya Melda , tapi ayahnya Melda perlu membicarakan hal ini dengan Melda juga setelah banyaknya pertemuan yang di tolak Melda ..


" ya baik pak .. " jawab ahyar sopan


Sampai pada tahap akhir proses menunjukkan pembuatan produk mereka tersebut ,


Ahyar mohon undur diri ke toilet sekaligus untuk menghilangkan rasa Canggu nya ,


yang hanya di lihat raii . Wajah ahyar jelas menunjukkan hal apa yang baru saja terjadi . kemudian kini raii yang menghampiri ayahnya Melda lalu ia mulai bercerita tentang mereka (dirinya , qayla , Melda , ahyar dan lifah ) yang satu sekolah dan tentang perasaan Melda 10 tahun yang lalu . Raii juga menceritakan sedikit tentang ahyar , bahkan tentang pernyataan ahyar dan tentang kalang kabut nya Ahyar .


" saya rasa jika kita tidak bertindak dan ikut campur . Mereka berdua tak akan bisa bersama , Karena mereka berdua terlalu gengsi untuk perasaan mereka , Saya berbicara seperti ini bukan karena ia sahabat saya , bapak bisa memastikan nya dari istri saya qayla " raii memberikan voice note qayla yang kebetulan sengaja ia rekam tanpa sepengetahuan qayla


" Terimakasih karena sudah memberitahukan saya mengenai hal ini , " ujar ayahnya Melda tersenyum


Kala di perjalanan kembali ke kingdom IT


Jadi kau sudah melamar nya ? " Ujar raii di mobil


" Hmm " lirih raii


" Sudah mendapat jawaban nya ? "


Ahyar mengeleng dengan wajahnya yang terlihat berantakan ..


Raii tersenyum dengan sudut bibir naik keatas ,


Sekembalinya mereka ahyar berjalan begitu saja ke ruangannya , ia menghela nafas yang begitu berat merebahkan tubuhnya di sofa ruangan nya


__ADS_1


End flashback


" Jika tidak untuk apa semua ini .. "


Ahyar tersenyum bahagia , begitu pun semuanya ..


" ya itu semua berkat mereka , mungkin kalau tidak ada mereka ayah tidak akan pernah tahu mengenai ini . Jika saya menolaknya mana mungkin saya menanyakan hal ini . Dan ayah yakin kali ini kau tidak akan menolak nya kan Melda sayang " Seru sang ayah


" Ayahh .." gumam Melda memeluk kedua orang tua nya


" Berbahagialah sayang " ujar sang ayah dan mama


" Kalian merencanakan ini semua ? , Tega sekali membuat ku seperti tersambar petir . Dan kau lif , kau benar-benar sangat menyebalkan karena sedari siang kaulah yang selalu berkata yang tidak-tidak ! "


Lifah hanya tersenyum sambil mengeluarkan peace dua jarinya ,


" Oh ya ahyar Kau mau tahu tidak , betapa frustasinya Melda saat kau menyatakan perasaan mu dan kala ia mendengar dirinya akan menikah hingga tadi kebawah . Apa-apaan ia bahkan menekuk wajahnya dalam-dalam seakan hidup nya yang paling menyedihkan , " ujar lifah


" Wahh , kalian memang di pertemukan untuk menjadi pasangan ! " Sahut raii tersenyum


" Jadi kalian sudah membuat semua skenario ini . Lalu tentang kau , mengarah pada qayla dan raii yang bilang jika Melda akan segera menikah dengan Khalid Rumi . Sepanjang hari kalian selalu bilang jika Melda bersama Khalid , Itu juga rekayasa kalian ! , Apa kalian tidak tahu betapa gilanya aku saat itu ! "


" Kau perlu tahu , Jika terus bersama , memang artinya mereka pacaran dan akan menikah ? . Siapa yang bilang begitu ? Itu tidak benar . " Ujar raii


" Ouh Kalian berdua sangat menyebalkan , saling menyukai tapi sebegitu gengsinya untuk menerima . Alih-alih marah aku rasa kalian harus berterimakasih karena kita semua melakukan usaha untuk membuat kalian begini " ucap qayla


Ahyar tertawa ,


" Ohh qayla kauu .. " seru Melda


Membuat semua nya tertawa ..


" Ahhh melegakan akhirnya bisa melihat kalian berdua " ujar qayla baik lifah


" Thank youuu .. " gumam Melda memeluk dua sahabatnya itu


Melda dan ahyar pun akhirnya berbincang berdua ..


***


-


-

__ADS_1


-


... jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun ☺️🌻...


__ADS_2