
Malam yang panjang bagi sebagian orang pun berakhir , pagi ini Melda menuruni tangga menuju meja makan untuk sarapan ..
" Pagi Mel , " seru sang ayah begitu bahagia
" Pagi yah , mah " sahut Melda duduk
" Mel , ayah Seneng banget pagi ini . Ayah baru saja dapat kabar dari Khalid kalau ia ingin melanjutkan kencan kalian , lalu ia memberitahukan ayah kalau dia ingin bertemu dengan mu lagi dan yang lebih ayah senang adalah kau tidak melakukan sesuatu yang mungkin tidak di setujui keluarga nya , ah ayah sangat senang akhirnya kau bahkan tidak melakukan penolakan pada nya . " Jelas sang ayah senang
" Ah begitu yah .. " jawab Melda datar dengan sedikit senyum di sudut bibirnya
"Jadi apa kamu mau bertemu di pertemukan berikutnya Mel ? " Tanya sang ayah
" Mel , ada apa sayang ? Sepertinya kamu tidak terlalu senang ? " Sambung sang mamah
" Melda Seneng ko dengernya dan bilang pada nya untuk beritahu dimana tempat nya , Melda gapapa ko mam cuma rada cape ajah kali ya soalnya akhir-akhir ini banyak pesanan di toko " Seru Melda kemudian mengigit sedikit roti lapis nya , kalau gitu Melda langsung berangkat ajah deh mah , yah " sambung nya undur diri pergi
" Duh mamah ko yakin ya kalau Melda tuh melakukan nya terpaksa , " gumam sang mamah .
Sesampainya di smiling flower ..
" Mell , " panggil lifah menutup pintu mobil Ahmad kemudian menghampiri Melda . Jadi bagaimana pertemuan nya semalam ? , " Sambil jalan
" Berjalan dengan lancar .. " sahut Melda melihat qayla tengah berdiri di depan mobil ,
Ya ia memang pergi lebih awal karena , ia sudah tidak sabar untuk berkerja kembali .
" Maksudnya lancar tuh , penolakannya atau apa ? . "
" Kita akan bertemu lagi di pertemuan berikutnya , ia juga telah mengabari ayah ku seperti itu "
" Hah ? , di luar ekspektasi ku , siapa nama pria itu dan orang seperti apa dia hah ? "
" ... "
" oh qaylaa , panggil lifah . pas sekali kamu ada qay " teriak lifah lalu berjalan cepat mengandeng Melda menuju qayla .
" Qay , qayla ini luar biasa kau harus mengetahui ini , Melda . Dia akan melanjutkan pertemuan kencan nya aaaa " ucap lifah senang sambil melirik ahyar
Qayla tersenyum , " sungguh Mel ? "
" He'um " angguk Melda tersenyum
" Wah aku sungguh tidak sabar ingin mendengar cerita nya dan melihat bagaimana foto pria itu , yukk ... " Seru lifah menggandeng dua sahabatnya itu
Qayla melihat ahyar tengah menggenggam kencang stir mobil dengan wajah flat , Datar sedatar-datarnya . Seperti sedang tidak terjadi apa-apa ,
Mereka bertiga pun masuk kedalam toko ,
" Qay , keadaan mu sudah baik ? "
Ujar lifah dan juga Melda
" Eung , sangat baik seperti kemarin . "
" Syukurlah qay , aku tidak ingin melihat mu seperti kemarin " lirih lifah
" Iyah , dan tolong jangan menyepelekan apa yang di rasakan tubuh mu oke , kalau lagi ngerasa sesuatu atau keram kembali itu pokoknya bilang Mengerti ! . Kau membuat ku sama lifah khawatir setelah mati " timpal Melda tegas
" Baiklah , terimakasih ya kalian tuh selalu ada untuk aku " seru qayla
" Aaaaa , sini pelukkk .. " gumam lifah memeluk qayla dan juga Melda
" Kau itu sepertinya hobi banget ya berpelukan , aku tidak ingin mendengar predikat teletubis lagi ya kali ini ! " Oceh Melda
" Auh merusak momen ! " Seru lifah melepaskan pelukan nya , qayla tersenyum ..
" ah ya Jadi ceritakan detailnya tentang pertemuan mu semalam " seru lifah duduk menarik dua kursi
" Bukankah aku sudah menceritakan nya tadi "
" Hei kapan ! " Teriak lifah
" Jadi kau menerima nya Mel ? " Tanya qayla memandang Melda
__ADS_1
" Bisa di katakan seperti itu , Emm aku menyetujui permintaan nya untuk bertemu di pertemukan berikutnya . "
" Tunggu ! , Ini aku gak mimpi kan . Seorang Melda tidak melakukan segala cara penolakan dengan hal yang sangat mengilfilkan dan menyebalkan di pertemuan nya kali ini "
Melda menyubit lifah , " aaaaaa , sakit tahu ih ! "
" Berarti kau tidak mimpi "
" Pria itu siapa namanya Mel ? " Seru qayla
" Khalid Rumi .. " ucap Melda datar
" Khalid Rumi , bukankah nama belakang tidak cukup asing ! " Sambar lifah mikir-mikir
" Kau menyukainya Mel ? " tanya qayla melihat Melda
" Dia orang yang baik jadi kenapa tidak qay , " jawab Melda tersenyum
" ihh ketemu ! , Pantes saja namanya gak asing . Dia itu ternyata anak yang punya perusahaan Rumi , lihat-lihat ini fotonya " unjuk lifah memperlihatkan dengan qayla
" Hiyaa , definisi sempurna gak kalah gantengnya dengan ahyar . Btw agamis pula , hmm kalau saja aku belum sama Ahmad mungkin aku akan minta di pertemukan om Aldi dengan kolega nya hehe "
" Aku mulai lelah dengan definisi sempurna mu itu , kau menyebut kata itu hampir setiap bertemu pria ! " Ucap Melda geleng-geleng kepala
" Yeah gak ya Mel , aku gak bilang tuh mang Ujang , sama mang Dadang begitu . Kau membuat image ku aneh tau , "
" lalu Bagaimana perasaan mu dengan ahyar ? " Seru qayla
" haha Bagaimana apanya , pertanyaan kau ini lucu sekali . Saking lamanya aku bahkan lupa jika pernah ada " tawa Melda
Qayla POV ..
Kau berbohong , jelas aku tahu bahkan sampai saat ini hati mu pun masih perihal tentang nya . Ia masih menjadi tokoh utama di hati mu , itu terlihat jelas oleh ku meskipun kau menutupi nya , sebab jatuh cinta bukan hal yang mudah untuk di lakukan berulang kali .
" Aku akan percaya Jika benar begitu , itu berarti tidak ada alasan untuk kamu menolak ikut pergi liburan dengan kita dong . Karena ahyar bukalah menjadi alasan mu ! " Sindir lifah
Membuat Melda terdiam sejenak mencerna , dengan kembali mengingat perkataan ahyar jika Melda tidak pergi karena menghindari ahyar . Mungkin aku memang harus ikut , agar tidak terlihat jelas . karena aku tidak ingin mereka berpikir begitu , aku harus terlihat tak masalah dengan ini meskipun sebenarnya barangkali aku memang ingin menghindar pamit undur diri perlahan dari perasaan ku ini . karena untuk melupakan nya aku butuh waktu yang tak sedikit , batin Melda ..
" Ikutt yaa mell .. " sambung qayla
" Hmm ya baiklah , kalian puas .. " jawab Melda
" Asikkk , akhirnya kita bisa pergi . " seru lifah dan qayla senang ,
" qay , Besok adalah hari yang bagus kan Sabtu , bagaimana menurut kalian ? "
" Aku ikut saja .. " sahut Melda
" Boleh juga , " jawab qayla
Sampai akhirnya mereka pun bersibuk ..
Menjelang siangan qayla melihat ponselnya ,
" eum belum di baca yah .. " gumam qayla sedikit sedih karena beberapa kiriman pesannya dari pagi sampai sekarang belum mendapat balasan dari raii , yang biasanya raii selalu mengirimkan pesan lebih dulu bahkan langsung segera membalas dan menghubungi qayla tapi kali ini tidak .
" Apa yang sedang kau nanti , sampai segitunya melihat ponsel mu qay "
" ya balasan dari suaminya lah Mel haha , ada yang lagi dilema soalnya suaminya belum telpon atau balas pesan nya hehe , apa susahnya si tinggal di telpon ajah kalau kau merindukan nya qay"
" Ahh , sekarang jadi sudah terang-terangan yah . " timpal Melda meledek membuat qayla malu
" Tidak , mana ada seperti itu .. " sahut qayla
" Oh Halo raii .. " seru Melda yang langsung di tatap qayla seakan ingin mengetahui nya
" haha qayla , qayla kamu itu ya benar-benar . Lihat Melda hanya mengerjai kamu saja " tawa geli lifah , telpon ajah si ah . Ucap nya sambil masih tertawa
" Lupakan saja , " seru qayla
Tanpa aba-aba lifah mengambil ponsel qayla lalu menghubungi raii ,
__ADS_1
Derettt .. drettt ..
" Halo Assalamualaikum say .. "
" Heoll , ini lifah . Ck ck ck ! Kenapa kau tak menjawab pesan qayla si , kau tahu dia tak henti menunggu dan melihat ponselnya " seru lifah tertawa
" Lif , apa yang kamu bicarakan ihh kamu tuh ya .. " protes qayla
" Kau merindukan nya kan qay , seperti itu kan qay hehe " sambar Melda tertawa yang di dengar raii
Sudut bibir raii mengembang sempurna di sebrang sana ,
" Cah ini , ambilah nona raii .. " ucap lifah tersenyum menyerahkan ponsel qayla ke tangan nya .
Qayla pun menerimanya lalu mengambil jarak sedikit , " halo .. " gumam qayla malu
" Sayang , apa benar begitu sayang ? " Seru raii
"Jangan dengarkan perkataan mereka , mereka tuh memang suka sekali menggoda ku .. "
" hmm sepertinya aku lebih percaya dengan mereka berdua hehe , Ah senang rasanya kau merindukan ku dan menantikan pesan dari ku "
" tidak ! Bukan begitu , ke - kenapa belum membalas pesan ku " seru nya pelan
" emm jadi beritahu aku dulu apakah kau menantikan pesan kuuu ? "
" Tolong jangan salah paham , karena tidak biasanya kau tak membalas pesan ku kan jadi aku hanya bertanya-tanya " sahut qayla canggung tak mengakui nya
Raii tersenyum , " maaf yah , aku tak melihat ponsel ku selama menghadiri beberapa meeting tadi . Jadi apa yang ingin kau bicarakan ? "
" Ah , aku hanya ingin memberitahukan mu kalau melda setuju akan ikut liburan . bagaimana kalau besok Sabtu ? kita berkunjung ke tempat yang ibu berikan . "
Raii menghela nafas ..
" Kenapa ? , Tidak bisa ya ? , Jika tidak bisa juga tak mengapa kok "
" bisa ko , tapi mungkin kita berangkat nya sore bagaimana ? . Besok paginya aku ada pertemuan meeting dengan kolega luar sayang mungkin selesai nya kita baru bisa pergi . "
" tak mengapa , tapi jika kau sibuk kita pergi nya lain kali saja ... "
~ Ceklek , permisiii saya ingin memesan 10 buket bunga nya .. " seru costumer yang baru saja tiba
" Iya, silahkan mas " ujar lifah
Qayla menoleh .. " oh ada pelanggan , aku tutup telpon nya dulu yah"
" Sebentar ! , Aku mencintaimu " ucap raii berhasil membuat wajah qayla merah jambu dengan senyum merekah
Ingin rasanya qayla membalas pernyatan raii tapi ia masih belum sepenuhnya bisa percaya raii " Bye , Tut .. tutt .. tuttt " panggil terputus
π»π»π»
Tibalah pula ahyar masuk ke dalam ruangan raii membawakan berkas file begitu flat meletakkan berkas itu di meja ,
Raii membolak-balikkan berkas laporan itu ,
" Yar gua kan minta nya berkas yang hari ini . Bukan yang kemarin ! " Ucap raii
" hah ? , ah ya sorry " sahut ahyar . lesu tak bersemangat , ia merasa tak cukup berenergi untuk melakukan banyak hal . dari semalam bahkan ia di buat tak bisa tidur oleh pertemuan kencan Melda dengan Khalid dan di pukul kenyataan pagi ini dengan mengetahui Melda akan melanjutkan kencan berikutnya .
" Yarr ! " Seru raii menyadarkan ahyar
Ahyar melirik nya ..
" Meeting besok kita batalkan saja dan schedule ulang ! " Ucap raii yang kali ini membuat ahyar berhasil berekspresi dingin menatap nya
" Lu mau minta gua reschedule lagi ! , Tidak bisa ! Uhf Bahkan lu juga tahu itu ! ." ujar Ahyar Pergi ..
***
-
-
__ADS_1
-
... jangan lupa like vote dan komenya βΊοΈπ»...