Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
kegalauan yang melanda


__ADS_3

" Kenapa hari ini rasanya aku lebih bahagia ya ? ." Ucap lifah heran sendiri , " Ah itu karena hari ini memang menyenangkan kan , buket bunga terselesaikan , aku juga makan mie Ayam pasar malam , dan juga sekarang aku bisa menaiki sepeda " gumam lifah tersenyum. " Di pikir-pikir ian tuh bijaksana juga ya , saat melihat nya dengan anak kecil itu . Aku kira ia akan acuh gitu ajah tapi ternyata dia mampu membuat anak kecil itu tenang , dan merasa nyaman sampai kami berhasil menemukan orang tua nya .. astaga , ada apa dengan aku kenapa jadi ngomongin dia ! " ucap lifah bermonolog sendiri


Pesan masuk dari Ian ,


...πŸ’ŒIan : tadi itu menyenangkan. aku bersenang-senang . ...


" Syukurlah , aku juga senang . " Ujar lifah tersenyum senang membacanya . lalu tiba-tiba juga ia terkejut dengan ucapannya , " apa ? Kenapa ? Kenapa aku senang ? " Serunya memegang dadanya . " Sadarkan diri mu lifah , ada apa dengan mu ! " Sambung nya lagi .


Keesokan harinya , qayla dan ka Hana suplayer bunga smiling flower yang juga menjadi teman dekat kami . memberikan kabar yang menyenangkan , bahwa kami akan melakukan perjalanan bisnis mengiprakah sayap ke Jepang ..


Di perjalanan pulang dari smiling flower ,


" raii .. "


" Ehm , " jawab raii melihat qayla " mau berkeliling sekali lagi ? " Ujar raii melajukan perlahan mobil nya


" Tidak , kita harus pulang . Sudah malam , raii .. sejujurnya aku akan pergi untuk perjalanan bisnis besok " beritahu qayla


" Uh perjalanan bisnis ? Ke mana ? " tanya raii


" Ke Jepang . Untuk acara collaboration dengan salah satu perusahaan wedding organizer di sana "


" Dengan siapa ? " Seru raii serius


" Ka Hana .. "


" dia coach kelas merangkai bunga mu dulu dan suplayer smiling flower " seru raii yang di anggukkan qayla


" Hanya tiga hari , " ujar qayla


" Tapi , Itu hanya tiga hari mengerikan . Oh aku juga harus pergi kesana . Aku bisa pergi sebagai tamu nya "


" Kamu bahkan tidak dekat dengan nya . "


" Oo.. Kami bisa menjadi dekat lewat acara ini . " Seru raii agar ia bisa pergi juga


" apa maksudmu ? lagi pula , kamu mungkin akan mencuri perhatian . "


" Namun... Haruskah kamu pergi ? " lirih raii


" Eum , kenapa kamu bersikap seperti anak kecil ? " Ujar qayla mengelus rambut raii , " ini pekerjaan . bahkan dalam semua melodrama pun , pasangan terlihat makin saling menyayangi saat mereka terpisah "


" Sekarang aku pun sudah sangat menyayangi mu . CK .. " ucap raii menoleh ke arah depan


Qayla tersenyum melihat suaminya yang seperti anak kecil lalu mengecupnya ,


" aku tidak akan pergi lama " seru qayla tersenyum manis dan di balas senyuman oleh raii juga , ini sekian kalinya qayla tak malu lagi dan menahan diri lebih semakin dekat dengan raii ..




Esok paginya , " uhff .. " hembusan nafas berat raii pagi ini tanpa qayla



...***πŸ’Œ istri ku : Aku naik pesawat sekarang*** .. ...



pesan masuk dari qayla , yang di baca raii .


" Uhf , aku sudah merindukan nya " serunya



Di kantor , raii tengah menatap langit dari jendela kantor , ia bahkan terus melihat pesawat yang terbang melintas .



" Raii , berhentilah menatap pesawat-pesawat itu " ujar ahyar



" Kenapa ? Qayla mungkin akan pulang dengan pesawat ini "



" Kendalikan diri lu , " sambung ahyar penuh penekanan . melihat langit juga , menatap pesawat yang sama pula . Ia ternyata sedang sama galaunya menahan rindu dengan Melda yang ikut pergi dalam perjalanan bisnis ke Jepang , segera di toleh raii dengan menatap nya . menyadarkan ahyar



" Ah , gua belum pernah berpisah selama ini dari Melda " gumam ahyar



" Uhf Tapi .. omong-omong lu tahu apa yang lebih buruk ? " Tanya raii sambil menghela nafas kasar



" Bahwa ini baru hari pertama ? " Sambung ahyar melihat raii .



bagi raii dan ahyar waktu berlalu terlalu begitu lambat sementara mereka harus terus mencari kesibukan agar bisa mengendalikan rasa rindu mereka . Sehari berlalu dengan begitu berat untuk mereka , entah dengan hari esok ..


__ADS_1


Sementara di shibuya Jepang , qayla , Melda , lifah dan ka Hana tengah bersibuk melakukan pertemuan dengan para petinggi wedding organizer sana yang benar-benar puas dengan collaboration mereka .



...Satu pesan masuk dari raii , ***πŸ’Œ suami : aku merindukanmu .. aku tidak bisa hidup tanpa mu*** . ...



Membuat qayla tersenyum ,


" Acara nya sebentar lagi berakhir .. " balas qayla



Raii kembali membalas nya , " ouh aku benar-benar merindukan mu sayang .. " gumam raii . lalu kembali mengirim beberapa foto rekomendasi tempat yang bagus di dekat sana , " selagi di sana mampir lah .. "



sedangkan Melda terus melihat jam di tangan nya berharap segera berakhir menghampiri qayla yang langsung tersenyum menutup ponselnya ,



" Sebentar lagi kita selesai ? " Seru qayla



" Ya , kurasa kita bisa mulai menyelesaikan semuanya . "



" Oh qay , kita akan berpesta di tempat terkenal . Asik ihh bisa ketempat seperti itu " seru lifah tersenyum senang



" Benarkah .. " sahut qayla tersenyum bahagia melihat lifah begitu senang



Setelah itu , ka Hana pamit duluan akan bertemu dengan temannya yang tinggal di sini . Sementara aku , lifah dan Melda mampir makan ke sebuah restoran dekat sini . Tiba-tiba saja lifah terlihat tersenyum senang setelah membaca pesan yang masuk di ponselnya ..



πŸ’Œ ***Ian , kang pamrih : " Hei ! Apa ini . aku sudah membelikan steak nya tapi toko kalian terkunci rapat*** !" . Pesan pap masuk dari Ian



![](contribute/fiction/1722853/markdown/16263207/1665730773365.jpg)



" Bukan salah ku , jadi kau harus membelinya lagi nanti ! " Balas lifah




" Kamu punya pacar baru ? " Sambung melda



" Tidak ! " Sahut lifah menyanggah nya



" Eum , tapi itu bukan senyuman mu yang biasa . " Ujar qayla tersenyum menggoda lifah



" astaga , siapa hah ? Siapa pacar baru mu itu ? " Pepet Melda



" tidak ada ! Dia hanya seseorang yang menyebalkan yang secara tak sengaja ku kenal . Ah sepertinya aku juga tak cocok dengan nya " jelas lifah



" Eayy , lalu kenapa kau tersenyum selebar itu ? . " Sanggah Melda memerhatikan lifah , " Benar begitu kan qay ? "



" He'um , Mana kau tahu kalau ia tak cocok untuk mu ? , kau sudah melakukan pendekatan ? Atau kau sudah pernah jalan dengan mereka ? Apa sekedar berbincang ? " Ujar qayla



" Ouhh hentikan ! .. " sahut lifah



" eh ya aku ingin ke toilet sebentar ya " seru qayla pergi ke toilet



Sedang tak sengaja lifah melirik notif pesan yang muncul di ponsel qayla yang tertera nama Ian , mendadak ia diam .



" Kenapa ? " Tanya Melda

__ADS_1



" Gak .. " sahut lifah segera



Qayla pun kembali dari toilet , " kau mendapat pesan " seru lifah



" Ah .. " gumam qayla melihat ponselnya , Kemudian ia membalas pesan ian yang menanyakan di mana kepergiannya ..



" Pesan dari siapa ? " Tanya lifah



" Oh , Ian .. "



" Ian .. dia mengirim pesan apa ? " Seru lifah berhasil membuat qayla menatap nya



" Ia menanyakan kemana kita pergi " ucap qayla



" bukan kita .. Hanya menanyakan mu saja , " sahut lifah . Tentunya membuat Melda melirik nya



" Apa maksudmu .. " gumam qayla .



Saat mereka akan pergi ke sebuah undangan pesta penutupan acara WO ( wedding organizer )



Qayla membalas pesan dari raii .


" Sebentar lagi pesta penutupan . Kami akan pergi ke tempat terkenal ! " kirim qayla



Raii membukanya , " mereka masih di pesta ? CK .. " seru raii lempar ponselnya sebal ,


" argh sampai kapan dia di sana " gumam raii mengambil ponselnya kembali



Tingtungg .. tingtungg



" Siapa yang datang semalam ini .. " gumam raii . " Ahyar ? , Sial kenapa dia itu ! " Ucap raii membuka nya dan terkejut


Mendapati siapa yang datang .



Itu qayla , ia memutuskan untuk pulang lebih awal dari jam penerbangan mereka besok . Ia berpamitan pada Melda dan lifah tak lupa ka Hana juga . Karena itu hanya sebuah pesta bersenang-senang penutupan atas kerja keras semua pihak yang telah bekerja , maka semua orang bebas datang dan juga tidak ..



" Apa ini ? Kenapa kamu di sini ? Bukankah penerbangan mu besok ? " seru raii heran



" aku bergegas mengejar penerbangan terakhir hari ini . " Ujar qayla menutup pintu , " Aku merindukanmu .. " gumam nya membuat raii tersenyum memeluknya erat



" ah kamu bilang ingin tahu semuanya tentang ku , ada satu hal yang tidak kamu ketahui " Ucap qayla yang di tatap raii



" Aku juga tidak bisa hidup tanpa mu .. " serunya tersenyum malu kembali memeluk raii . Raii benar- benar terlihat begitu senang mendengarnya , malam itu mereka pun melepaskan rasa rindu mereka



***Taulah ya apa yang terjadi malam ini pada suami istri itu yang melepas rindu nya . apa ? hehe πŸ˜³πŸ˜…***



🌻🌻🌻



\-


\-


\-

__ADS_1


***jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun ☺️🌻***


__ADS_2