
Saat ini mereka semua berkumpul di ruang keluarga setelah mereka selesai sarapan bersama.
Axel duduk bareng Alexa, Ayunda duduk di samping Aulia dan Zahra duduk di dekat suaminya, Azriel.
"Bunda, gimana keadaan bunda hari ini, sudah enakan?" tanya Zahra lembut.
"Alhamdulillah, sudah enak dan rasanya sudah segar kembali. Maaf kemarin sempat merepotkan dan bikin khawatir," ujar Aulia
"Kami gak merasa di repotkan dan aku sangat senang mendengarnya kalau bunda sudah segar kambali. Aku kemarin memang sempat khawatir takut bunda kenapa-kenapa. Tapi syukurlah jika sekarang bunda sudah baikan. Axel, kamu sendiri gimana keadaannya nak, apa kamu masih merasa pusing atau gimana?" tanya Zahra kepada putranya.
"Alhamdulillah Umy, aku sudah mendingan sekarang," jawab Axel.
"Syukurlah umy senang dengernya." Zahra sangat bahagia karena ibu mertua dan putranya sudah sehat kembali.
"Axel, aby ingin ngomong sesuatu sama kamu," ujar Adzriel.
__ADS_1
"Apa aby?" tanya Axel was-was.
"Aby tau kamu sangat mencintai Afifah. Dan aby akan bantu kamu agar kamu bisa bersatu dengan dia. Tapi sebelumnya, aby ingin kamu mengurus bisnis aby yang ada di luar negeri. Kebetulan di sana ada beberapa masalah yang harus kamu tangani sekaligus kamu juga urus resto Oma yang juga membuka cabang di sana," ujar Adzriel
"Tapi kenapa harus aku aby?" tanya Axel yang merasa keberatan
"Pertama karena cuma kamu yang bisa bisnis. Alexa dia gak terlalu faham masalah bisnis karena dari dulu ia lebih suka menjadi dokter dari pada pengusaha. Sedangkan Ayunda dia masih sekolah. Aby juga gak bisa keluar negeri karena aby gak mau pisah dari Umy dan juga Oma kalian. Sedangkan Oma sendiri gak boleh bolak balik pergi keluar negeri mengingat kondisi Oma yang kadang seringkali drop jika kelelahan.
Jadi aby ingin kamu yang pergi ke sana. Kamu kan anak pertama, cowok. Jadi kamu yang harus bantu aby menangani itu semua." ucap Adzriel
"Aby yang akan mengurusnya," jawab Adzriel
"Lagian aby menyuruh kamu ke sana bukan untuk menjauhkan kamu dari Afifah. Sama sekali bukan. Aby hanya ingin kamu bisa melupakan rasa sakit kamu itu dan juga fokus dengan meniti karir kamu. Bukankah kamu sangat ingin menjadi raja bisnis se ASIA? Masalah Afifah, aby akan menyuruh seseorang untuk menjaganya selama kamu ada di luar negeri. Lagian aby juga tau, kamu diam-diam seringkali membantu Afifah sehingga bisnis Afifah laris manis bahkan kamu juga menyuruh seseorang untuk menjaga dan melindunginya, iya kan? Kamu gak perlu menutupi apapun dari aby karena aby sudah tau semuanya.
Untuk itu aby ingin kamu pergi keluar negeri, selain kamu bisa menyelesaikan semua masalah yang ada di sana. Kamu juga bisa belajar bagaimana menjadi raja bisnis? Selain itu, aby ingin Afifah menyadari perasaannya sama kamu. Mungkin dengan kamu jauh dari dia, Afifah akan merasa kehilangan sehingga ia sadar bahwa dia gak bisa jauh dari kamu.
__ADS_1
Semoga setelah Afifah menyadari perasaannya, dia bisa menerima lamaran kamu dan kamu bisa hidup bahagia sama dia," Lanjut Adzriel menjelaskan panjang lebar.
"Baiklah aby, jika memang itu yang terbaik menurut aby. Aku akan pergi keluar negeri." ucap Axel
"Syukurlah jika kamu setuju dengan nasihat aby. Aby ingin kamu berangkat nanti sore," ujar Adzriel.
"Tapi aby? Apa itu gak terlalu cepat?" tanya Alexa yang dari tadi diam mendengarkan. Alexa masih belum siap jauh dari saudara kembarnya itu, bagaimanapun selama ini Alexa gak pernah berpisah. Mereka selalu hidup bersama. Yah walaupun jarang menghabiskan waktu bersama karena kesibukan masing-masing tapi mereka gak pernah terpisahkan kayak gini bahkan Alexa gak pernah berfikir sedikitpun bahwa Axel akan pergi meninggalkannya dalam waktu yang cukup lama
"Enggak nak, semakin cepat. Semakin lebih baik. Lagian aby sudah menyiapkan semuanya sejak tadi malam," ujar Adzriel. Yah memang tadi malam, Adzriel mengurus semua keperluan putranya. Adzriel gak tega jika melihat keadaan Axel tadi malam, yang sampai sakit hanya karena satu wanita yang bisanya hanya menyakiti hati putranya
"Tapi aby, nanti malam. Mas Andi dan kedua orangtuanya akan datang untuk melamar aku. Jika Kak Axel berangkat nanti sore, berarti kak Axel gak bisa menyaksikan lamaran aku," ucap Alexa sedih.
"Axel bisa lihat kiriman videonya. Lagian jika Axel sudah bisa menyelesaikan semuanya, ia bisa kembali lagi." ujar Adzriel.
"Sudahlah Al, aku akan baik-baik saja. Kamu gak perlu khawatir. Aku sayang kamu, kamu harus jaga diri baik-baik selama aku gak ada di sini," ujar Axel sambil memeluk saudara kembarnya itu.
__ADS_1
Zahra, Ayunda dan Aulia sebenarnya juga sedih karena mereka harus berpisah dengan Axel tapi mungkin memang ini adalah yang terbaik untuk Axel dan masa depannya.