Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Rencana Joan


__ADS_3

Keara keluar dari kantornya. ia melihat Hyuk berdiri di samping mobilnya. lelaki itu menatapnya dari kejauhan. entah kenapa jantung Keara berdebar kencang. ia bergegas menghampiri Hyuk dan memeluk tubung tinggi itu.


"Ku kira kau sibuk sekali sampai tak sempat menemuiku". Kata Keara bergumam di bahu Hyuk.


Hyuk menurunkannya dan menggandeng tangan Keara.


"Akan kemana kita?". Tanya Hyuk.


Keara menunjuk taman. keduanya berjalan menuju taman. sebelumnya mereka membeli minuman dan makanan terlebih dahulu.


Keara merangkul lengan Hyuk, menikmati aroma parfum lelaki itu. aroma parfum yang sangat di sukainya. keduanya duduk di taman. Hyuk lebih suka minum ia tak menyukai camilan. Hyuk meletakkan minumannya dan berbaring di paha Keara. ia memejamkan matanya. Keara mengusap rambit Hyuk.


"Apa kau menemui tuan Ma sayang?". Keara memberanikan bertanya. meski taruhannya lelaki itu bisa marah besar dan langaung pergi meninggalkannya.


Tak ada jawaban, Hyuk masih terdiam


"Untuk apa aku bertemu dengannya?". Hyuk masih memejamkan matanya.


"Supaya masalah cepat selesai".

__ADS_1


Hyuk bangun dan duduk memandang tajam ke arah Keara.


Mati aku! ia benar-benar tersinggung dengan ucapan ku. harusnya aku tidak ikut campur. Keara.


Hyuk membenamkan bibirnya pada bibir Keara.


"Jangan bicara sembarangan lagi". Bisik Hyuk pelan. Keara mengangguk, wajahnya memerah. Hyuk melepas jasnya. ia mengenakan kemeja putihnya saja. Hyukenghabiskan minumannya sementara Keara hanya memandanginya sedari tadi.


"Ikut dengan ku". Hyuk menarik lengan Keara dan mengajaknya pergi.


***


"Mau apa ia kembali lagi sayang?". Tanya Ariani sembari menggendong Arka. ia tidak menyangka nama Joan kembali harus ia sebut.


"Dia bahkan lebih sukses dari sebelumnya".


"Benarkah?".


"Ia bahkan tahu mengenai Hyuk dan tuan Ma, aku rasa tuan Ma yang membantunya selama ia terpuruk". Mata Bram terlihat tajam. Ariani bergidik melihatnya. sudah lama ia tak melihat suaminya semarah itu. Ariani mengusap bahu Bram dan menenangkannya. ia meminta bibi Nam mbuat minuman hangay untuk Bram.

__ADS_1


"Berhati-hatilah, jangan keluar rumah itu tidak aman untuk mu dan Arka".


"Baik sayang".


***


Joan menuangkan minuman ke dalam gelas. ia sibukembaca file pekerjaannya. ia sibuk menyusun rencana untuk menakhlukan Admaja Group dan merebutnya dari tangan Bramantyo. Joan terpikir Hyuk, sekilas memang wajah dan perilakunya mirip dengan tuan Ma. Joan tidakenyangka Hyuk benar-benar putra tuan Ma. Joan akan mulai mendekati Hyuk. ia mencari informasi mengenai Hyuk, termasuk mencari tahu gadis yang sedang dekat dengan Hyuk.


"Keara Bestari, Editor dan penulis, putri angkat Dewan Bestari pengusaha tambang kelas menengah. Hyuk tergila-gila pada gadis itu" Kata seorang lelaki yang merupakan informan Joan.


"Dewan Bestari?".


"Benar tuan, tuan Ma sempat memanfaatkannya untuk menghacurkan bisnis tambang Admaja Group. tapi sayang Hyuk berhasil menyelesaikannya".


Joan menatap selembar foto yanh di pegangnya. seorang gadis cantik dengan rambut ikal tersenyum riang di foto itu. sekilas Joan teringat pada Ariani. gadis itu dan Ariani memiliki kesamaan pada rambut dan cara tersenyumnya.


"Selera yang sama dengan majikannya rupanya". Gumam Joan.


"Ikuti gadis itu dan berikan informasi padaku jika ia pergi bersama Hyuk".

__ADS_1


"Baik tuan".


Joan duduk di kursi kerjanya, dari dalam laci mejanya ia mengeluarkan selembar foto wanita yang dirindukannya.


__ADS_2