Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Hadiah untuk Inez


__ADS_3


 


Sepulang sekolah, Axel dan Alexa di jemput oleh sang sopir. Mereka tak langsung ke rumah Balqis, melainkan pergi ke toko kaset. Ia membeli kaset kosong dan setelah itu, mereka juga pergi membeli kotak berbentuk love warna coklat.


 


 



"Ka, buka dong. Aku pengen tau bentuknya kayak apa di dalam?" tanya Alexa. Axel pun membuka kotak tersebut.


 


 



"Bagus kak, beli ini aja kak. Nanti atasnya kasih pita n bunga." Ujar Alexa.


"Oke." Axel pun setuju, dia membeli kotak itu seharga 150 ribu. Setelah selesai, ia juga membeli pita warna merah dan juga setangkai bunga mawar.


Setelah merasa cukup, mereka kembali ke dalam mobil dan menuju ke rumah Balqis.

__ADS_1


Di sepanjang jalan, ia membuka laptop Tulip E-Go Diamond. Laptop ini berbeda dengan laptop pada umumnya. Dan harganya pun sangatlah fantastis. Dan hanya orang orang tertentu saja yang punya. Adzriel memberikan laptop ini kepada Axel karena kelak Axel lah yang akan menjadi pewaris utama untuk mengelola semua bisnis yang ia bangun dengan susah payah. Jadi Adzriel memberikan fasilitas yang memang sangat lengkap dan luar biasa. Adzriel juga tak masalah berapapun uang yang ia keluarkan selama itu bisa membuat semua buah hatinya menjadi anak yang pintar dan tidak ketinggalan zaman.


Axel dan Alexa sangat bangga mempunyai orang tua yang berfikiran luas dan tak pelit masalah uang. Mereka rela berkorban dan melakukan apapun demi kebahagiaan putra dan putrinya. Adzriel, Zahra dan Aulia percaya semakin mereka rajin bersedekah. InsyaAllah rezeki mereka pun akan semakin lancar. Buktinya sekarang, Adriel bisa bangkit kembali setelah bangkrut karena di tipu oleh orang lain.


Adzriel tak peduli bagaimana omongan orang lain ataupun netizen di luaran sana. Biarlah waktu yang akan menjawabnya. Toh Adzriel juga tak bisa membungkam semua mulut orang lain. Dan yang bisa ia lakukan adalah melakukan apa yang menurutnya itu baik dan tak melanggar aturan aturan Allah. Ia bahagia melihat ibu, istri dan juga putra putrinya yang bahagia. Adzriel juga senang melihat keluarganya yang suka berbagi pada orang lain.


Dan ia akan menerapkan kehidupannya ini untuk anak anaknya agar mereka bisa mengikuti langkah seperti ayahnya. Adzriel percaya, selama ia bisa menjadi kepala keluarga yang bijak, insyaAllah keluarganya pun akan aman sentosa. Adzriel juga tak mau melakukan kesalahan untuk yang kedua kalinya, cukuplah masa lalu sebagai pembelajaran agar ia bisa melangkah menjadi lebih baik.


Axel dan Alexa tersenyum mengingat kebaikan ke dua orang tuanya, dan sekarang mereka akan melakukan kebaikan sebagaimana yang di ajarkan oleh kedua orang tuanya. Salah satunya adalah dengan menjauhkan keluarga Balqis dari pelakor yang ingin merusak rumah tanggannya. Axel dan Alexa juga akan membuat Inez sadar suatu saat nanti agar Inez tak terus menerus berada di jalan yang salah. Tapi sekarang yang terpenting adalah ia ingin membalas perbuatan Inez agar tak terus menerus mengganggu Balqis. Mereka tak ingin Balqis stres karena menghadapi ulah Inez yang kadang sangat keterlaluan. Jika sampai Balqis stres, itu bisa berpengaruh terhadap janin yang ada di dalam kandungannya.


"Ka, bagaimana vidionya sudah di pindah ke kaset ini kan?" tanya Alexa.


"Iya sudah." Jawab Axel lembut.


"Oh ya suratnya belum aku bikin."


"Iya udah sana cepetan." Ucap Alexa.


Axel pun membuat surat di mana isinya adalah ancaman agar Inez berhenti mengganggu Balqis atau vidio itu akan di sebarkan sampai internasional.


Setelah selesai membuat surat, ia pun memberikannya kepada Alexa.


"Ini."


"Cepet banget kak."

__ADS_1


"Iyalah, ngapain di buat lama  lama."


"Ini suratnya tak taruh dalam kotak aja ya."


"Iya udah deh terserah kamu."


Alexa pun menaruh surat itu bersama kaset di dalam kotak dan setelah itu langsung membungkusnya dengan pita merah. Setelah selesai ia pun menaruhnya di kursi. Bunga mawar pun juga ia taruh di atas kotak itu agar nanti gak tertinggal.


Nanti kotak itu akan ia taruh di depan rumah Inez.


 


 



 


 


 


 


__ADS_1


__ADS_2