Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Sibuk Menyambut Kedatangan Andi dan Kedua Orangtuanya


__ADS_3

Setelah Axel sudah berangkat ke luar negeri. Adzriel, Ayunda dan Alexa langsung pulang ke rumahnya.


Sesampai di rumah, Adzriel langsung kumpul sama istri dan bundanya di ruang keluarga sedangkan Ayunda dan Alexa langsung masuk kamar masing-masing.


Ayunda masuk kamarnya karena ingin mandi, tadi siang dirinya gak mandi karena males, ia cuma mandi pagi. Jadi sekarang ia ingin mandi agar tubuhnya gak lengket dan bisa seger kembali.


Beda dengan Alexa yang memilih tidur karena saat di perjalanan, ia merasa ngantuk berat.


Di ruang keluarga Adzriel, Zahra dan Aulia sedang sibuk membicarakan apa yang akan mereka sajikan untuk menyambut kedatangan Andi dan kedua orangtuanya.


"Mas, gimana kalau aku minta tolong ke kamu," ujar Zahra


"Mau minta tolong apa sayang?" tanya Adzriel


"Beli buah yang segar segar. Gak enak jika nanti mereka datang gak ada buahnya. Beli aja yang banyak sekalian nanti taruh di ruang tamu sama ruang makan. Sebagiannya lagi buat asisten rumah tangga kita. Sudah lama kita gak belikan mereka buah," ujar Zahra


"Baiklah, kalau gitu. Aku berangkat sekarang," ucap Adzriel yang langsung pergi lagi untuk membeli berbagai macam buah.

__ADS_1


Sedangkan Zahra, Aulia dan beberapa asisten rumah tangganya siap-siap untuk membuat berbagai macam kue dan makanan. Karena bagaimanapun nanti Zahra akan mengajak mereka makan malam di sini.


\=\=\=\=\=


Adzan Maghrib, Alexa segera mandi dan ambil wudhu. Lalu ia segera pakai baju dan tak lupa beserta hijabnya juga. Alexa juga tak lupa memakai make up dan parfum.


Setelah selesai, Alexa segera pergi ke musholla dimana aby, Umy, Oma dan adiknya serta semua asistennya sudah ada di sana.


Alexa pun segera bergabung sama mereka dan duduk di dekat Ayunda.


Karena mereka harus bersih-bersih rumah, sekaligus menyiapkan semuanya.


Alexa dan Ayunda menata makanan di meja. Sedangkan Zahra dan Ayunda yang menata kuenya.


Asistennya membersihkan ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan serta dapur.


Adzriel sendiri memilih duduk santai sambil memegang hp mengecek semua pekerjaannya.

__ADS_1


Namun di sela-sela mengecek email yang masuk. Adzriel tiba-tiba keringat Alexa, putrinya.


Adzriel gak menyangka, jika dulu ia datang untuk melamar seseorang. Tapi bentar lagi, akan ada seseorang yang melamar putrinya.


Waktu seakan cepat berlalu. Padahal rasanya baru kemaren Adzriel nikah dan punya anak tapi sekarang, putrinya akan segera di pinang oleh orang lain yang artinya putrinya akan segera menjadi milik pria lain yang akan menjadi suaminya.


Jujur sakit rasanya tapi Adzriel sadar, waktu terus berjalan. Putra putrinya akan segera menikah dan setelah itu, mereka akan punya anak yang artinya Adzriel dan Zahra pun juga akan segera punya cucu.


Adzriel berharap, kisah cinta putra putrinya akan mulus, gak seperti dirinya dulu. Yang melakukan kesalahan yang sangat besar hingga menyakiti banyak orang.


Adzriel berharap pilihan putra putrinya adalah pilihan yang tepat untuk masa depan mereka.


Adzriel hanya bisa bantu doa agar mereka semua di berikan kebahagiaan.


Dan Adzriel juga berharap agar dirinya dan sang istri bisa di berikan umur panjang, agar bisa melihat buah hatinya menikah lalu punya anak bahkan kalau perlu. Adzriel dan Zahra ingin tetap hidup sampai mereka punya cucu dan cicit.


(Anak Cicit (buyut dalam bahasa Jawa) adalah sebuah ungkapan garis keturunan dalam Bagan silsilah Keluarga. Anak merupakan garis keturunan pertama, cucu merupakan garis keturunan kedua sedangkan cicit adalah anak keturunan ketiga)

__ADS_1


__ADS_2