Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
empat pasangan pasutri bucin


__ADS_3

beberapa hari setelah sekian banyak drama lika liku yang terjadi dengan Melda dan ahyar , pagi ini tepatnya . akhirnya pernikahan mereka pun di gelar


Pesta pernikahan mereka di gelar cukup mewah ..


Melda tampak gugup di depan cermin dengan gaun pernikahan yang sangat cantik dan riasan yang sangat cocok untuk nya itu ,


" Uwah pengantin kita tampak begitu sangat cantik " puji qayla mendatangi Melda yang sudah selesai tengah menunggu



Melda tersenyum melihat kedua sahabatnya itu


" Seperti nya kau begitu gugup ? " Tanya lifah tersenyum


" He'um , apakah seperti ini rasanya ? . Apakah hanya aku saja yang merasa segugup ini ? " Ujar Melda memegang jantung


" Jangan gugup karena Ahyar di luar sangat tampan " ledek lifah


" Yaa !! " Gumam Melda


" Haha , tolong di jawab nona raii Nugraha bagaimana rasanya ? " Seru lifah mengangkat kedua alisnya mencair kan suasana


" Sepertinya semua pengantin wanita juga merasakan kegugupan tapi bismillah semoga di lancarkan ijab qobul nya , "


" Uhfff aamiin .. " sahut Melda


Sementara ahyar tengah di bawah menyambut para tamu di temani raii . beda hal nya dengan Melda yang gugup , Ahyar tampak begitu percaya diri ..



" Jangan tegang lagi oke masa mempelai wanita wajahnya tegang gitu di hari bahagianya sementara mempelai pria nya sangat tampan . apa kata orang nanti Iya kan qay ? "


" He'um , eum tersenyumlah nonaa ahyar " seru qayla menggoda nya hingga membuat Melda tersenyum


" Oo lihatt wajah mu merah dan sambil senyum-senyum sebegitu nya , hei ! jangan-jangan kau lagi mengkhayal yaa ?? " Sambung lifah


" Berhentilah menggodaku , kau membuat ku seperti orang cabul saja . Aku hanya masih tak menyangka kalau akhirnya menikah dengan ahyar , kaya rencana Allah tuh keren banget "


" Haha kau yang membuat kelihatannya seperti itu haha .. hahaha , ouh kau benar kalau rencana Allah tuh keren " tawa lifah dan qayla


Tok tok ... " Nona Melda silahkan kebawah semua orang sudah menunggu di bawah " ujar salah satu pelayan lalu pergi


Qayla tersenyum , " Uhfff , ayoo kita turun .. " ucap qayla memberikan tangannya sebagai pegang Melda begitu juga dengan lifah


" Mel , selamat ya , aku selalu berdoa agar kamu selalu bahagia dulu tapi sekarang aku menambahkan doa ku semoga kalian di jadikan kelurga yang sawama ( sakinah , mawadah, warahmah ) dan selalu dalam keberkahan Allah " ucap qayla begitu tulus


" Aamiin , kalau ini selamat dari aku akhirnya sahabat ku ini juga menikah setelah banyaknya drama akhirnya happy ending hidup bahagia kepelaminan " ucap lifah senang sekaligus sedih kala mengingat apa yang menimpah nya , karena seharusnya ia juga akan menikah dalam jangka waktu dekat ini dengan Ahmad begitu lah rencana mereka tapi rencana Tuhan beda .


Melda pun memeluknya terharu , kemudian mereka turun kebawah , di bawah sudah banyak para tamu yang hadir


Pelan-pelan mempelai wanita turun menuruni tangga satu persatu bersama Bridesmaids , semua mata para tamu undangan terkesima menyaksikan kecantikan mempelai wanita dengan di iringi Bridesmaids yang tak kalah cantiknya qayla dan lifah ..



Ijab qobul pun tengah berlangsung dengan khidmat , yang di saksikan para undangan Begitu ijab qobul terikat dan di Syah kan oleh para saksi dan tamu . kebahagiaan terpancar di raut wajah keluarga dan juga tamu , kini status mereka pun sudah Syah sebagai sepasang suami istri . Kemudian Mereka pun duduk di pelaminan ..



Dengan Raii dan qayla yang tampak bahagia dengan genggam tangan yang raii eratkan menyaksikan kebahagiaan sahabatnya , begitu juga dengan lifah yang tersenyum bahagia melihat sahabatnya bersanding meski tak bisa di bohongi jika ia merasakan kegetiran merasuk hatinya kala mengingat semua rencana dan hubungannya dengan Ahmad yang menyakitkan masih menyisakan luka yang menganga ..


🌻🌻🌻


Pagi ini untuk pertama kalinya Melda memasuki dapur dengan status baru nya sebagai nona ahyar , ia berkutik membuat sarapan yang ia sendiri sebenarnya ragu dengan apa yang ia buat pagi ini . Slogan yang tepatnya untuk Melda adalah ia bisa mengerjakan pekerjaan rumah apapun kecuali memasak ,


Saat tengah menyajikan masakannya di piring berulangkali ia mengubah tata letak makanannya ..


" Dari tampilan nya si meyakinkan tapi soal rasa .. " gumam Melda


" Wahh pagi ini , sekarang sudah ada yang membuatkan ku sarapan , " seru ahyar tersenyum mengucek mata dengan wajah baby face nya dan tak luput pakai kasualnya menghampiri ..


Untuk pertama kalinya Melda melihat wajah gemoy bangun tidur nya ahyar yang masih tetep saja tampan ,


Melda tersenyum sambil meletakkan piring sajian sarapan nya ..



Ahyar membalas senyum , " kelihatan nya sangat enakk " ujar ahyar


" Semogaa enak " lirih Melda duduk


Ahyar memakannya dan mulai mengunyah nya , sambil di lihatin Melda yang harap-harap cemas


" Bagaimana ? " Tanya Melda


" Enakk .. " sahut Ahyar mengunyahnya lagi hal itu pun sontak membuat Melda juga memakan nya lalu baru satu kunyahan Melda langsung mengambil tisu memuntahkan nya ,


" Jangan di makan , ini masih mentah kamu bisa sakit " ujar Melda mengambil piring ahyar dan meletakkan nya di tempat cuci piring ,


" maaf yah , aku belum bisa buat makanan yang enak " lirih Melda kecewa


Ahyar tersenyum , " iya gapapa , yang penting effort kamu dalam membuat nya " seru ahyar menghargai nya


" Pantas saja dulu kau sampai di larikan ke RS gara-gara kotak makan siang ku , ouh aku tidak bisa bayangin bagaimana rasanya . "


Kini Ahyar tertawa , " padahal jelas aku rasa itu rasanya aneh tapi perkataan mu di loby yang kau marah-marah dan bilang dengan begitu percaya diri jika makanan mu itu enak dan juga sehat higenis , menyihir ku "



Melda tampak malu kala mengingat itu ,


" Kalau kita sarapannya dengan roti saja bagaimana? "

__ADS_1


" Iyah tidak masalah , "


Melda pun memberikan roti isi yang telah ia buat ..


Tiba-tiba pula ponsel Ahyar berdering , kemudian ia mengangkat nya .


" Sorry kalau gua ganggu kalian , tapi gua perlu banget file berkas perusahaan yang di Korea bulan lalu bisa kirim ke gua Sekarang " ucap raii serius di telpon


" Ada apa ? , Kenapa lu tanyain berkas file itu ? " Seru Ahyar yang di dengar Melda


" Gua dapat laporan kalau perusahaan kita di sana tengah ada masalah , kabarnya cukup serius makanya gua mau selidiki file nya . Kirim sekarang ya " ucap raii tengah mencari kejanggalan di file-file laporan yang sekarang ada di tangannya


" Bagaimana bisa ? " Ujar ahyar


" Entahlah , gua juga belum tahu .. " jawab raii memegang pelipis dahinya


Ahyar melihat Melda ..


" Apa seserius itu ? , Apa gua perlu ke kingdom IT "


" Gak usah , lu nikmati ajah cuti libur lu bersama Melda . " lalu mematikan panggilan teleponnya ,


Sttttt , Ahyar tampak menyeringit . " ada yang aneh ! " Gumam Ahyar


" Sepertinya serius , apa tidak sebaiknya kau kesana saja " seru Melda yang di lihat Ahyar


" Apa kata orang nanti belum sehari jadi suami istri , aku sudah harus ke kantor " ujar ahyar


" Kita tidak harus mendengarkan kata orang yang cuma kritik gak jelas tentang hidup kita kan , lagi pula jadwal pergi kencan kita masih nanti siang . Jadi kau bisa pergi , aku sama sekali tidak masalah "


Ahyar melihat Melda ..


Melda tersenyum sambil menganggukkan kepalanya menandakan kalau ia memang tak masalah Dengan hal itu , " oh ya aku mau ke smiling flower nanti , ingin bertemu dengan qayla dan lifah " izin Melda


" Kalau begitu nanti ku jemput di sana , " peluk Ahyar dengan hangat mengejutkan Melda tapi juga membuat Melda senang


***


Clekk .. pintu smiling flower terbuka ,


" Selamat datang , ada yang bisa di ban.. " seru qayla melihat melda


" Yaa ! , Sedang apa kau di sini hah ? " Ucap lifah


" Memangnya aku tidak boleh kesini , aku merindukan kalian " ujar Melda tersenyum lalu duduk


Sementara lifah celangak celingukan mencari sosok Ahyar


" Aku tidak melihat Ahyar bersama mu Mel ? " Tanya qayla


" Ah aku kesini sendirian , " sahut Melda


" Apaa ! Yaa kalian itu kan suami istri ! " Teriak lifah


" Mel , kau itu kan sudah menjadi istri Ahyar seharusnya kalian bersama ! " Sambung lifah


" Memangnya kalau sudah suami istri harus terus bersama ? , Lihat qayla . Ia tidak sedang bersama raii juga itu karena mereka juga punya urusan yang perlu di urus "


" Wahh , di mana Ahyar ? " Ucap lifah


" Ia sedang ke kantor " jawab Melda


" Kantor ?! , Seharusnya kalian itu pergi bulan madu ! " Seru lifah


" Bukannya Ahyar mengambil cuti Mel ? , Kenapa ia harus ke kantor ? " Seru qayla


" He'um , tapi tadi raii menelpon minta di kirimkan berkas perusahaan yang berada di Korea . ku dengar sedang ada masalah , jadi ku rasa seperti nya Ahyar perlu kesana "


Qayla terdiam , " masalah ? " Gumam qayla


" Kedengarannya begitu tapi semoga saja tidak ada hal yang begitu serius " ujar Melda memegang tangan qayla


" Mudah-mudahan ya . Maaf ya Mel jadi mengganggu liburan kalian " lirih qayla


" Perkataan mu sama persis dengan raii hehe , kenapa harus minta maaf si qay . Lagi pula aku dan ahyar gak ada rencana liburan , paling kita cuma pergi jalan saja siang nanti "


"Ahahh kencann , oh btw bagi pengalamannya tentang semalam " ledek lifah


" Dasar wanita cabul .. " seru Melda yang berhasil membuat pelanggan pria yang baru masuk langsung melihat kearah lifah sambil mengangkat kedua alisnya


" Ada yang bisa kami bantu ? " Seru qayla dan Melda


Sementara pelanggan pria tadi langsung segera mengikuti qayla dan Melda dengan pandangan yang sedikit ngeri melihat kearah lifah


" Ahttt eh ! mas tadi itu omong kosong , saya bukan orang cabul ! " Teriak lifah , ouh Melda itu benar-benar ! Dumel lifah ..


Pelanggan pria tadi sudah selesai membeli buket bunga dan hendak pergi tapi sebelum itu ia memberikan lirikan sinis sekaligus agak geli , kala mengingat perkataan Melda tadi dan keluar begitu saja tanpa menyapa lifah


" Yaa !! , Aku bukan orang cabul ! , Ouhh yang benar saja ! " Ucap lifah kesal dan muncullah Melda ..


" Mell , kau menyebarkan hoax yang tidak-tidak , membuat image ku rusak " oceh lifah


" Haha , memang kau cabul bukan ah tidak-tidak tapi mesum " ujar melda


" Aaa apa-apa ini memang membahas hal seperti itu cabul dan mesum , yang pantas mendapatkan predikat itu adalah pelaku tindakan itu tahu ! "


" aku tanya Memangnya berpikiran kotor apa namanya kalau bukan mesum ? "


" Oo benar juga , pernyataan lifah . Ahh tapi biar bagaimanapun itu tidak bisa di benarkah , iyakan qayy ? " Seru lifah melihat qayla


" Iyahh .." jawab qayla tersenyum

__ADS_1


" Oh sepertinya akan turun hujan , " gumam Melda melihat langit yang begitu mendung dan liat petir yang saling bersahutan


" Sepertinya begitu , kalian ingin makan apa ? Biar aku pesan sudah waktunya makan siang " ujar lifah melihat dua sahabatnya itu


" Aku .. " gumam Melda


" Ah lupa , kau akan pergi berkencan dengan suami mu kan . Dan kau qay ? Apa kau akan pergi dengan raii juga ? "


" Tidak , " jawab qayla


" Oke , aku akan memesan makanan untuk kita berdua " ucap lifah


Tak lama benar hujan turun , begitu derasnya ..


Melda mengambil selca dengan embun air hujan bercaption , entah hujan kali ini mungkin akan menahan kita . Tapi aku juga senang meskipun hari ini juga hujan . Kutip Melda di laman medsos pribadinya


Beberapa saat kemudian Ahyar mengirim pesan , " apa kamu tahu kenapa di luar turun hujan ? Itu karena langit cemburu pada pertemuan kita .. "


Melda pun tersenyum kecil membacanya , lalu tiba-tiba ponsel nya pun berdering panggilan telepon masuk , " oh " gumam Melda mengangkat nya


" Sttt nona ahyar , ada masalah apa ? "


" Aih , gumam Melda . tunggu . Bagaimana kamu tahu ? "


" Kamu berdiri di sana dengan wajah terlihat murung seperti itu ? Aku tepat di depan mu " ujar Ahyar


Melda pun melihat ke depan kemudian ahyar mematikan panggilan nya sambil tersenyum menutup payung ,


" Ayo kita pergi .. " seru Ahyar


Melda tersenyum senang , " kupikir hujan akan menahan kita pergi karena ia begitu cemburu " gumam Melda


" Kurasa ia tak bisa menahan rasa rindu ku yang ingin bertemu dengan mu " ucap ahyar menggenggam tangan Melda


" Ehum , Permisi . Ada orang lain juga di sini ! " Seru lifah


" Aku juga di sini . " Sambung qayla tersenyum


" Ah , kalian di sini .. " gumam ahyar tersenyum menyapa


Melda mengambil tasnya , " aku pulang lebih dahulu " pamit Melda berbisik dengan dua sahabatnya itu lalu pergi dengan bergandengan tangan


" Ouhhh , akan ada tambahan pasangan bucin lagi di sini " ujar lifah geleng-geleng tersenyum melirik qayla


" Apa maksudmu .. " sahut qayla menyanggah


Delivery Order , teriak mas kurir mengantar makanan


" Iyahhh .. " sahut lifah menerima nya , " qay , aku di panty yah " sambil menunjukkan bungkusan makanan yang di tangan nya


" Eung , aku akan menyusul " jawab qayla merapikan sisa tangkai-tangkai bunga


Qayla melihat ponselnya , " uhff " gumam nya


***


Mereka pun kembali bekerja , Masih dengan lifah yang berkutit dengan pesanan online di meja kasir dan qayla yang juga menyelesaikan rangkaian bunga pesanan ..


Pintu smiling flower terbuka , ya sosok yang dari tadi di cemaskan qayla akhirnya muncul ,


" Oh , kau datang . " Ujar lifah


" Ehm , Qayla di mana ? " Seru raii


" Ada di dalam , " sahut lifah sembari bermonolog " haha dunia indah milik kalian tidak peduli kapanpun , di mana pun para pasutri bucin ini haha di tambah dengan Melda dan ahyar woohhh haha ! sangat luar biasa hari-hari ku terhias "


Raii pun pergi menemui nya , "


Tok , tok .. ketuk raii


" Yaa , ada yang bisa di bantu " jawab qayla melihat nya


" Ada , tolong ajarin aku mengendalikan rasa rindu ini " ujar raii membuat qayla tersenyum


" Aku merindukanmu .. " sambung raii memeluk istrinya itu


" Kau sudah makan siang ? " Tanya qayla


" Ehm baru saja , hari ini aku sedikit lelah dan sangat sibuk ada sedikit masalah pada perusahaan " seru raii mengeratkan pelukannya


Qayla menepuk elus punggung suaminya itu


" aku mencemaskan mu , Apa sudah bisa kau atasi ? "


" Tampaknya seperti itu . tapi aku tidak bisa gegabah , karena sekalipun itu berada di genggaman ku . Bukan berarti aku dapat menggenggamnya " lirih raii


" Tidak apa-apa , kau pasti bisa mengatasi nya . Aku yakin "


" Sayang , kau membuat ku merasa lebih baik . "


Qayla tersenyum , " jadi , kamu merasa lebih baik sekarang ? "


" Ehm , ya jauh lebih baikk "


Qayla melepaskan pelukannya , " jangan mengabaikan panggilan dan pesan ku . Aku membuat banyak panggil dan juga pesan " gumam qayla ngambek hendak pergi tapi raii menahannya lalu mengkiss nya bertubi-tubi


***


-


-

__ADS_1


...jangan lupa like vote dan komenya yeorobeun ☺️🌻...


__ADS_2