Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Edwin Libur Ngajar Les Ayunda


__ADS_3

Setelah tiba di resto. Alexa, Ayunda dan Axel segera memesan makanan, kali ini mereka makan di ruang terbuka dan gak memilih ruang VVIP. Mereka ingin makan seperti mana yang lainnya.


Selesai makan, Axel pergi ke ruangan Aulia, omanya. Sedangkan Alexa dan Ayunda menunggu di meja makan tersebut. Alexa sibuk main hp dan Alexa sibuk baca komiknya hingga setengah jam kemudian. Axel kembali dan ngajak mereka pergi setelah menyapa semua karyawan yang ada di sana.


"Kita sholat maghrib dulu ya." ujar Axel saat perjalanan pulang dan tiba-tiba Adzan maghrib berkumandang. Mereka memilih sholat di masjid yang ada di pinggir jalan dari pada sholat di rumah karena mereka takutnya gak nutut. Soalnya waktu sholat Maghrib cuma sebentar.


"Iya kak." jawab Ayunda. Kali ini Ayunda sudah berhenti ngemil karena ia sudah kenyang setelah makan banyak di resto.


Axel segera berhenti di masjid. Axel juga memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang cukup luas.


Mereka segera menuju masjid dan segera ambil wudhu. Lalu mereka berkumpul dengan jamaah yang lainnya untuk sholat Maghrib.


Selesai sholat, mereka langsung pergi ke kantor Axel terlebih dahulu untuk mengambil mobilnya.


Di kantor Axel sangat sepi karena semua pegawai sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Hanya ada dua satpam yang berjaga di kantor Axel.


Setelah mengambil mobilnya, merekapun pulang dengan dua mobil. Axel memakai mobilnya sendiri dan Alexa juga memakai mobilnya sendiri dan Ayunda memilih pulang bersama Alexa.


Axel mengemudi di belakang Alexa sambil mengawasi Alexa dari belakang takut jika Alexa kenapa-napa apalagi ini udah malam.


Setelah 20 menit, akhirnya mereka sudah sampai di rumah. Axel dan Alexa segera memasukkan mobilnya di garasi.


Lalu mereka turun dan masuk rumah, kebetulan rumahnya gak di kunci. Mereka langsung duduk di sova ruang tamu karena capek. Mereka ingin Istora sejennak sambil melepas rasa lelah.

__ADS_1


Sang bibi yang mengetahui majikannya datang langsung membuatkan minuman kesukaan mereka bertiga dan membawanya ke ruang tamu.


"Silahkan di minum tuan muda, non Alexa, non Ayunda." ucap bibi sambil menaruh minuman di atas.


"Iya bi, makasih ya. Oh ya hari ini bibi gak usah masak untuk makan malam. Kebetulan kami sudah makan di luar. Jika bibi mau masak, bibi masak aja buat makan sendiri sama yang lainnya. Pakai aja daging dan sayuran yang ada di kulkas. Kalau nanti habis, besok pagi belanja lagi. Di kulkas masih ada kan daging ayam, ikan laut dan sayurannya?" tanya Alexa.


"Masih ada non." jawab bibi.


"Iya udah bibi masak makan malam aja sana, pasti bibi sama yang lainnya udah laper kan?" tanya Alexa.


"Enggih non, kalau gitu bibi permisi dulu." ujar bibi yang hanya dapat jawaban anggukan kepala saja dari Alexa.


Setelah itu mereka bertiga pun meminum minuman yang di buatkan oleh bibi. Setelah minumannya habis, mereka segera mandi karena mereka belum mandi seharian kecuali tadi saat mereka mau berangkat ke sekolah dan juga kerja.


"Iya kak."


Setelah itu mereka masuk kamar masing-masing dan segera mandi. Selesai mandi, mereka kumpul di musholla dan sholat isya berjamaah karena Adzan Isya' sudah berkumandang 10 menit yang lalu.


Selesai sholat mereka kembali ke ruang tamu, di sana gelas tempat mereka minum yang ada di atas meja tadi ternyata sudah gak ada. Mungkin sudah di bawa bibi ke dapur dan mencucinya.


"Kak Axel mau nemenin aku belajar juga kan?" tanya Ayunda semangat.


"Iya." jawab Axel. Ia emang ingin menemani adiknya belajar sekalian ingin tau lebih dekat cowok yang di sukai Alexa dan cowok yang Alexa sukai.

__ADS_1


Namun setelah 1 jam menunggu, tiba-tiba ada pesan masuk di hp Alexa. Alexa pun segera membuka pesan itu.


"Assalamualaikum. Maaf hari ini, aku gak bisa datang karena ada urusan." ucap Edwin.


"Waalaikumsalam. Ia gak papa." balas Alexa. Yah walaupun sebenarnya Alexa sedikit kecewa, karena ia sangat menunggu kedatangan Edwin karena ingin bertanya, kenapa Edwin menghindari dirinya tapi Edwin malah gak datang.


"Dari siapa kak?" tanya Ayunda.


"Pak Edwin." jawab Alexa datar.


"Dia gak datang hari ini?" tanya Axel.


"Iya, katanya ada urusan." jawab Alexa dengan pura-pura tersenyum walaupun sebenarnya ia sedikit agak kesal.


"Yah, hari ini aku gak belajar dong kalau Pak Edwin gak datang." ucap Ayunda sedih.


"Siapa bilang kamu gak belajar. Kan ada kakak dan kak Alexa yang akan ngajarin kamu. Ayo buka bukunya, kita belajar bersama-sama." ujar Axel memberi semangat. Sebenarnya Axel juga sedikit kecewa karena orang yang di tunggu tunggu gak datang tapi Axel berusaha berfikir positif bahwa mungkin Allah masih tidak menginginkan pertemuan ini terjadi hari ini.


Ayunda yang tadinya kesal dan kecewa akhirnya bersemangat lagi karena dirinya akan belajar dengan di temani kedua kakaknya.


Tapi beda dengan Alexa, Alexa masih kefikiran, "Akankah Edwin gak datang karena menghindari dirinya? Tapi kenapa dan ada apa?" Alexa benar-benar bingung, padahal dirinya gak merasa berbuat salah tapi kenapa Edwin seolah-olah menghindari dirinya bahkan sampai memilih untuk libur mengajar adiknya les.


(Alhamdulillah selesai juga akhirnya, 800 kata. Jangan lupa Like dan komennya. Terimakasih 😊)

__ADS_1


__ADS_2