
adzan shubuh pun berkumandang, Kayla mengerjap kan mata nya, ia pun bangun dari tidur nya, ia berlari ke arah kamar mandi, dengan tidak memakai sehelai benang pun, karena baju nya entah di lempar ke mana oleh bagas.
jadi ia memutus kan untuk ke kamar mandi, tidak memakai baju, ia pun mandi besar.
hampir 15 menit ia, berada di kamar mandi, kini ia pun ke luar, dengan handuk melilit tubuh nya, kepala nya pun sama, di lilit oleh handuk.
Kayla pun menunai kan kewajiban nya, setelah itu ia pun menuju ke walk in closet, untuk memakai baju, setelah rapi ia pun menuju ke luar, dengan rambut masih terbungkus oleh handuk, ia pun duduk di samping sang suami.
" mas bangun.. ?? " ( kayla) ia mengelus rambut sang suami, dan bergantian ke lengan.
bagas pun mengerjap kan mata nya, dan menatap ke arah sang istri, ia pun tersenyum.
" kamu udah mandi yang. ?? " ( bagas)
Kayla hanya mengangguk kan kepala nya saja.
" kenapa engga nunggu aku, kita udah lama engga mandi bareng.. ?? " ( bagas) dengan sedikit merajuk.
" aku tadi kebelet pipis mah, nah sekalian aja aku mandi, kebetulan sudah terdengar adzan shubuh, iya udah cepet mandi, ke buru siang.. ?? " ( kayla) ia memukul lengan sang suami, yg sedang merajuk.
akhir nya bagas pun pasrah ia bangun dari ranjang, dan tidak lupa sebelum ia pergi ke kamar mandi, ia mengecup bibir sang istri.
" morning kiss sayang.. ?? " ( bagas) sambil berjalan ke arah kamar mandi, dengan hanya bertelanjang dada.
Kayla yg melihat tingkah bagas, hanya menggeleng geleng kan kepala nya, dan ia pun membereskan kan baju yg berserak kan, dan kasur nya, setelah rapih ia pun menuju ke walk in closet, untuk mengambil baju ganti sang suami, setelah selesai ia pun menyimpan nya di atas ranjang, di saat itu lah dede kianu menangis, Kayla pun buru buru, menuju ke sang anak, dan menggendong nya.
" mau nen ya, sayang. ?? " ( Kayla) ia pun merebah kan tubuh sang anak, dan di ikuti oleh diri nya, sang anak tidak nyaman kalau ia menyusui sambil Kayla duduk, dede kianu lebih nyaman kalau ia sambil tertidur.
cklek
bagas pun ke luar, dengan melilit kan handuk nya, sebatas pinggang, ia pun menileh ke arah Kayla dan dan sang anak, ia memakai baju kaos dan boxer nya, setelah ia memakai sarung, untuk melaksana kan shalat shubuh.
setelah menyelesai kan kewajiban nya, bagas pun membuka sarung nya dan melipat nya, ia pun ikut rebahan di samping sang anak, karena masih ada waktu untuk ia bermain sebentar dengan sang anak.
__ADS_1
" anak papah udah bangun, haus ya nak.. ?? "( bagas) sambil tangan nya mengelus ngelus pipi sang anak.
" iya, papah aku udah bangun.. ?? " ( Kayla) yg meniru kan suara anak kecil.
" rakus banget sih ***** nya.. ?? " ( bagas)
" iya jelas rakus, ngikutin papah. " ( kayla) dengan menempil kan senyum meledek nya.
" mamah ko gitu sih, tapi kan mamah juga ke enak kan.. ?? " ( bagas) sambil manaik turun kan alis nya.
" tau ah.. ?? " ( Kayla) dengan nada kesal nya.
bagas pun tersenyum gemas tak kala, mendengar dan melihat sang istri kesal.
" gitu yah de, yg mulai siapa,yg meledek siapa. " ( bagas ) ia memegang tangan sang anak, lalu mengecup punggung tangan nya.
Kayla tak merespon karena ia pokus dengan dede kianu.
Kayla pun menatap ke arah sang suami.
" setelah, mas berpikir gimana kalau jelita dan pengasuh nya nanti siang di antar ke rumah mamah, soal nya kalau di sini bahaya sayang, aku takut ada apa apa, dengan rumah tangga kita. " ( bagas)
" aku harus menghilang kan segala resiko.. ?? " ( bagas)
" karena aku engga mau ke hilangan alami tuk ke dua kali nya.. ?? " ( bagas) ia menatao ke arah Kayla.
" tapi mas, aku kasian ke jelita, ia ingin dekat dengan kamu.. ?? " ( Kayla )
" aku tau sayang, tapi aku juga engga mau ke hilangan kamu, apa lagi sekarang udah jagoan aku jadi aku engga sanggup untuk kehilangan kamu. "( bagas)
" lebih baik aku, ke hilangan satu, ke timbang, harus mengorban kan dua, entah lah semenjak ke tahuan kalau jelita bukan anak aku, rasa sayang ku ke pada nya, sedikit berkurang, berdasarkan dengan jelita dan juga dede kianu, tapi aku harus berusaha tuk baik baik saja, dan menyayangi jelita, walaupun di hati, sedikit tak rela.. ?? " ( bagas) sambil tersenyum masam.
" iya mas, lagian yg jahat kan bukan anak nya, tapi orang tua nya.
__ADS_1
" aku tau itu sayang, makan nya semaksimal mungkin aku berusaha untuk nya, makan nya aku menetap kan jelita di rumah mamah, biar mamah ada teman, dan ia juga tidak ke kurang ngan kasih sayang. " ( bagas)
Kayla hanya mengangguk kan kepala nya, ia hanya bisa menjadi pendengar yg baik.
" kenapa kamu engga pecat pengasuh nya aja, biar jelita bisa tinggal di sini, selama proses persidangan kamu selesai, a ku takut kalau dia di rumah mamah, Ada Siska yg mengambil jelita dari keluarga kita. " ( Kayla) dengan tatapan sendu.
" aku yakin, itu engga akan terjadi, karena semenjak itu, Siska engga pernah menghubungi aku lagi. " ( bagas)
Kayla hanya mengangguk kan kepala nya saja.
" dan satu lagi sayang, kalau aku pecat duta, siapa yg akan mengurus jelita, karena jelita walaupun dia masih bayi, dia orang nya pilihan,masa di usia nya mau dua tahun, udah hampir 5x ganti suster.. ?? " ( bagas).
" apa mas ko bisa.. ?? " ( Kayla) ia sedikit kaget, dengan ucapan sang suami.
" iya makan nya, mas juga aneh, padahal usia nya masih terbilang balita. " ( bagas )
" jadi bingung ya mas, kalau gitu.. ?? " ( kayla)
" iya makan nya sayang, mas juga bingung. " ( bagas).
" iya udah, gimana baik nya aja, lebih baik dita tinggal di rumah mamah, biar ada yg memperhati kan jelita juga, kalau di sini aku takut kamu hilap.. ?? " ( kayla)
ha.. ha.. ha..
" ada yg cemburu nih. .?? " ( bagas ) sambil tersenyum ke arah Kayla, dan tidak lupa menaik turun kan alis nya..
" iya kah, aku cemburu , karena kamu itu suami aku, kenapa emang engga boleh. " ( Kayla )
" iya boleh lah sayang, aku senang kamu cemburu. " ( bagas ) sambil mengecup pipi sang istri .
" mas, sudah sana kamu siap siap, untuk pergi ke kantor, ini sudah siang mas. ?? " ( Kayla ) sambil sedikit mendorong tubuh bagas, karena bagas, terus memeluk tubuh nya.
" iya udah, aku siap siap dulu.. ?? " ( bagas ) sebelum beranjak ia mengecup bibir sang istri, membuat kayla mendengus kesal, dan memanyun kan bibir nya.
__ADS_1