Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Bersama Keanu


__ADS_3

Siang itu Keara dan Keanu sedang mengobrol di galeri lukis milik Keanu. sudah lama keduanya tak bertemu. mereka mengobrol mengenai lukisan hingga buku dan artikel terbaru yang di muat di majalah Keara. Keanu cukup menyenangkan, ia memikiki pengetahuan yang juga luas.


"Apa kabar dengannya?". Keanu menanyakan kabar Hyuk, ia tahu Keara dekat dengan lelaki itu.


"Aku sudah tidak dengannya". Pandangan Keara menerawang jauh. matanya berkaca, ia masih belum bisa menghilangkan bayangan itu dari hati dan pikirannya.


"Sayang sekali aku dengar kalian akan menikah". Keara tersenyum getir mendengar ucapan Keanu.


"Ku mohon berhenti membicarakannya, mari kita jalan-jalan".


"Baiklah, ayo kita jalan. aku akan menghibur sahabat ku yang sedang patah hati ini". Kata Keanu sembari memeluk bahu Keara. keduanya berjalan menyusuri bazar makanan cepat saji. Keara mengajak Keanu untuk mencicipi makann disana. lumayan enak dan harganya juga terjangkau. Keara terlihat tertawa karena Keanu sering bercerita lucu untuk menghiburnya. dan itu cukup berhasil. sesekali Keara mencomot makanan Keanu. keduanya terlihat akrab. meski bayangan Hyuk tak pernah pergi dari pikiran Keara tapi ia cukup terhibur dan merasa sedikit lega.


***


"Nona Keara pergi ke sebuah galeri tuan". Seorang lelaki terlihat melaporkan yang ia lihat pada Hyuk.


"Apa galeri lukis milik Keanu?".


"Benar tuan, nona dan tuan Keanu sempat pergi ke stand makanan kecil tuan".


"Kau boleh pergi".

__ADS_1


Hyuk menyuruh orang untuk mengawasi kegiatan Keara. ia masih khawatir dengan gadis itu. tapi kekhawatiran Hyuk tak terbukti, Keara bahkan sudah benar-benar berpaling darinya. Hyuk mengepalkan tangannya.


"Kau masih disini?". Bram tiba-tiba muncul dan masuk keruang kerja Hyuk. Hyuk langsung berdiri dari kursinya, Bram menduduki kursi kerja Hyuk.


"Kita ada meeting jam berapa?".Tanya Bram sembari memainkan jam pasir di meja kerja Hyuk. Bram tak pernah tahu apa maksud Hyuk menaruh jam pasir itu di sana.


"Sebentar lagi tuan, saya sudah menyiapkan materinya".


Bram berdiri dari kursi, sebelum beranjak ia sempat mengatakan sesuatu pada Hyuk.


"Hyuk sebenarnya aku tidak berniat ikut campur masalah pribadi mu, tapi Ariani membuatku gila dengan tinggkahnya. apa kau dan gadis itu tidak berhubungan lagi?".


"Jika kau masih menginginkannya kenapa tak kau kejar dia?". Hyuk terdiam, Bram melangkah menepuk bahu Hyuk lalu pergi meninggalkan ruang kerja Hyuk.


***


"Seberapa besar kau mencintainya?". Kenau bertanya disela-sela makan camilan bersama Keara. gadis itu makan seperti tidak normal, ia menghabiskan porsi besar makanan dan masih memakan beberapa camilan. Keanu tidak bisa mencegahnya, orang bilang jika patah hati lampiaskan saja dengan makan makanan yang banyak. Keara bahkan tak menjawab pertanyaan Keanu barusan, tapi Keanu tahu seberapa besar Keara menyukai Hyuk. itu terlihat dari rasa sakit yang di tanggungnya.


"Hentikan". Keanu menarik pelan lengan Keara agar gadis itu berhenti menyuapkan makanan ke mulutnya. Keanu yakin Keara sebenarnya sudah kenyang.


"Perlukah aku berbicara dengannya?". Kata Keanu sambil menatap lekat mata Keara yang sudah berair.

__ADS_1


"Tidak perlu, ku mohon".


"Aku antar kau pulang". Keanu menggandeng tanga Keara mengajaknya berjalan menuju mobil. di sepanjang perjalanan pulang Keara hanya terdiam sembari memandang keluar melalui kaca mobil. sesekali Keanu yang sedang mengemudi menoleh melihat wajah Keara yang murung. akhirnya mobil sampai di pelataran parkir apartemen Keara. Keanu mengantar Keara menuju apartemennya.


"Bisakah kau membatuku mencari rumah?". Keara ingin melupakan bayangan Hyuk. di apartemen itu terlalu banyak kenangannya bersama Hyuk. Keanu mengangguk menyanggupi permintaan Keara.


Keara terdiam, menghentikan langkahnya dan mematung. Keanu ikut berhenti dan memandang seseorang yang sedang berdiri di depan pintu apartemen Keara. di jam malam pun Hyuk masih terlihat rapi dengan jasnya. sesaat suasana menjadi hening. tidak ada yang bersuara. Keara lebih memilih menunduk.


"Apa kabar tuan Hyuk?". Keanu mendekat kearah Hyuk dan berjabat tangan dengan lelaki itu.


"Baik, aku hanya ingin mengambil barangku yang tertinggal". Pandangan Hyuk menatap Keara tanpa berkedip. gadis itu hanya mematung tidak berani menatap balik pada Hyuk.


"Apakah barang itu penting?".


"Sangat penting".


"Kalau begitu baiklah, Keara tuan Hyuk ingin mengbil barang di dalam".


Keara melangkah pelan, membuka pintu apartemennya ia menyalakan lampu. Tanpa aba-aba Hyuk langsung masuk menuju kamar Keara. Keara tersentak kaget dan berusaha mengejar Hyuk ke kamarnya. Hyuk tercekat saat melihat fotonya di cetak dalam ukuran besar dan ada coretan lipstik di sana sini. sepertinya Keara sengaja melampiaskan marahnya pada foto Hyuk. Keara mengejar dari luar dan menutup foto Hyuk di atas kasur dengan cara membalik bingkainya. Hyuk keluar dari kamar itu.


"Sudah kau dapatkan barangnya?". Keanu menunggu di depan pintu kamar Keara. Hyuk menunjukan sebuah flashdisk berwarna hitam. ia lalu berjalan keluar tanpa pamit. Keara memandang Hyuk yang berjalan dan berlalu di balik pintu apartemennya. Keara terduduk di lantai bersandar pada tembok dan ia mulai menangis.

__ADS_1


__ADS_2