Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Jawaban Alexa


__ADS_3

"Mas, kamu kan tau dalam agama kita. Kita di larang pacaran. Dan jujur saat ini, aku sedang tertarik dengan laki-laki lain. Hanya saja saat ini, dia akan pergi jauh dan mungkin kami gak akan bisa bersatu.


Dan jika memang kamu serius, kamu bisa datang bersama orang tua kamu ke rumahku untuk melamarku. Aku mau bertunangan denganmu tapi hanya tunangan saja karena kalau nikah, aku masih belum siap." ucap Alexa. Yah, mungkin hanya dengan cara ini, Alexa bisa melupakan Edwin. Dan Alexa harap Andi bisa menggantikan posisi Edwin di hatinya.


Bagaimanapun selama ini Andi begitu baik, walaupun Alexa selalu mengacuhkannya namun Andi tetap saja baik. Alexa juga melihat kesungguhan cinta Andi dari kedua matanya dan dari sikapnya selama ini.


"Kamu serius?" tanya Andi tak percaya dengan jawaban yang di berikan Alexa tadi.


"Iya aku serius." jawab Alexa tersenyum.

__ADS_1


"Alhamdulillah, Allah sudah mengabulkan doaku. InsyaAllah, aku berjanji aku akan menjadi laki-laki yang baik dan tidak akan menyia-nyiakan kamu. Aku janji." ujar Andi tersenyum bahagia. Alexa juga senang melihat Andi yang begitu terlihat sangat bahagia sekali.


"Aku akan menelfon kedua orang tua aku dan menyuruhnya ke sini bersama keluarga besarku yang ada di kampung. Nanti lamarannya gak usah terlalu mewah ya, cukup mengundang anak yatim aja. Dan nanti aku juga akan melamar kamu seorang diri saat aby dan umy kamu pulang dari luar negeri. Biar orang tua aku dan keluargaku datang saat lamarannya aja, gak papakan? Kalau bolak balek kasihan mereka." ujar Andi dengan sangat antusiasnya.


"Iya gak papa, terserah kamu aja. Yang penting kamu harus menunjukkan keseriusan kamu di hadapan aby dan umy nantinya dan jangan sampai mengecewakan mereka. Karena walaupun aku setuju tapi jika aby atau umy menolak, maka aku gak bisa meneruskannya karena bagaimanapun aku ingin semuanya merestuinya. Gak boleh sampai ada yang menolak." jawab Alexa.


"Iya aku mengerti. InsyaAllah aku akan meyakinkan kedua orang tua kamu agar mereka merestui hubungan kita agar kita bisa secepatnya tunangan." ujar Andi yang terus saja terus saja tersenyum. Yah Andi tidak menyangka bahwa saat ini ia akan mendapatkan kebahagiaan yang tiada tara. Kebahagiaan yang ia tunggu tunggu selama beberapa bulan terakhir ini. Selama ini Andi hanya bisa menyebut nama Alexa di setiap doanya dan sekarang Allah mengijabah apa yang Andi inginkan.


"Aku harap Vita jangan sampai tau dulu masalah ini." ujar Alexa.

__ADS_1


"Iya." ucap Andi yang gak mau membantahnya karena ia akan melakukan apapun agar Alexa bisa nyaman dan bahagia saat di dekatnya dan Andi harap kelak Alexa bisa mencintai dirinya juga seperti dirinya yang begitu sangat menyayangi dan mencintai Alexa.


Saat mereka asyik ngobrol, Vita datang dengan membawa beberapa tas di tangan kanan dan kirinya yang berisi baju dan sepatu.


"Ayo pulang," ucap Vita yang gak tau apa-apa masalah Alexa dan juga Andi.


"Ayo." ujar Andi dan Alexa berbarengan.


"Kita langsung ke rumah sakit kan? Soalnya ini sudah jam setengah 8 lewat 5 menit." ucap Alexa.

__ADS_1


"Iya, kita langsung ke rumah sakit. Aku ada jadwal operasi juga jam 8." ujar Andi


Padahal tadinya Vita masih mau mengajak mereka makan di resto sekedar minum atau makan makanan ringan. Tapi ya sudahlah, bagaimanapun mereka juga harus segera pergi ke rumah sakit untuk bekerja.


__ADS_2